By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: 3 Jenis Buta Warna yang Wajib Diketahui
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

3 Jenis Buta Warna yang Wajib Diketahui

Nisrina
Last updated: 2023/07/26 at 9:58 AM
Nisrina
Share
3 Min Read
SHARE

Ketika seseorang tidak dapat membedakan warna tertentu, mereka disebut buta warna. Gangguan ini biasanya dibawa dari orang tua dan lebih umum pada pria daripada wanita.

Contents
Beragam Jenis Buta Warna1. Buta Warna Hijau dan Merah2. Buta Warna Biru dan Kuning3. Buta Warna Total

Ketika fotoreseptor, juga dikenal sebagai sel kerucut, tidak berfungsi dengan benar, hal itu menyebabkan masalah penglihatan ini. Akibatnya, seseorang tidak dapat melihat pelangi atau membedakan beberapa warnanya.

Beberapa jenis buta warna yang umum dialami termasuk buta warna hijau dan merah, buta warna biru dan kuning, dan buta warna total atau abu abu. Tidak ada pengobatan yang tersedia untuk kondisi ini.

Beragam Jenis Buta Warna

1. Buta Warna Hijau dan Merah

Ini merupakan jenis buta warna yang paling sering ditemukan. Penyebabnya adalah hilangnya fungsi dari sel kerucut merah (protan) atau hijau (deutran). Beberapa jenis buta warna ini, antara lain:

  • Protanomaly. Pengidap memiliki beberapa fotoreseptor yang merespons warna merah, tapi tidak dapat berfungsi. Warna merah akan tampak seperti abu-abu tua atau kurang cerah.
  • Protanopia. Fotoreseptor pada pengidap tidak berfungsi dengan normal. Akibatnya, sebagian besar warna pelangi pada penglihatan akan tampak berwarna biru dan emas.
  • Deuteranomaly. Fotoreseptor hijau tidak bisa berfungsi dengan baik. Pengidap akan melihat seluruh warna sebagai warna biru, kuning atau warna asli yang terlihat redup.
  • Deuteranopia. Pengidap memiliki fotoreseptor yang tidak berfungsi total. Semua warna yang dilihat tampak seperti warna biru dan emas.

2. Buta Warna Biru dan Kuning

Jenis ini lebih jarang terjadi ketimbang buta warna hijau dan merah. Penyebabnya adalah fotoreseptor biru (tritan) yang tidak dapat berfungsi atau hanya berfungsi sebagian. Dua jenis yang umum dialami, yaitu:

  • Tritanopia. Pengidap tidak memiliki fotoreseptor yang merespons warna biru. Akibatnya, seluruh warna yang terlihat menjadi warna biru muda, merah, merah muda dan ungu.
  • Tritanomaly. Ini terjadi ketika fotoreseptor bisa merespons warna biru. Tapi, tidak sebaik orang normal. Akibatnya, pengidap akan melihat warna biru mirip dengan hijau atau kuning.

3. Buta Warna Total

Pengidap memiliki kemampuan yang sangat terbatas atau sama sekali tidak bisa bisa membedakan warna karena tampak abu-abu. Jenisnya terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Monokromasi kerucut biru. Pengidap hanya memiliki satu jenis fotoreseptor yang berfungsi. Ini membuat mereka sulit membedakan warna, memiliki kepekaan cahaya yang buruk hingga rabun dekat.
  • Monokromasi batang. Pengidap memiliki fotoreseptor batang renita yang berfungsi. Tapi, semua atau sebagian sel kerucutnya tidak dapat berfungsi. Tak hanya seluruh warna menjadi abu-abu, pengidap juga mengalami gerakan bola mata tak terkendali hingga sensitif terhadap cahaya.

Hingga kini, tidak ada obat yang dapat mengatasi buta warna. Dalam kasus yang ringan, buta warna bisa diatasi dengan menggunakan kacamata atau lensa kontak guna membantu pengidap dalam membedakan warna.

Langkah tersebut hanya dapat membantu pengidap mempermudah penglihatan, tidak mampu menyembuhkan penyakit. Artinya, buta warna ini akan dialami oleh pengidap seumur hidupnya.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina Juli 26, 2023 Juli 26, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Apa Itu Buta Warna Parsial? Ini Penjelasannya
Next Article Anatomi dan Fungsi Mulut Bagi Pencernaan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?