By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Mengenal Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Space iklan tersedia di Ruangriang
Ad imageAd image

Mengenal Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)

Nisrina
Last updated: 2024/02/29 at 9:04 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Mengenal Dengue Hemorrhagic Fever
Credit: Pinterest
SHARE

Mengenal Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) atau terkenal sebagai penyakit demam berdarah yang parah. Perbedaan antara Demam Berdarah (DBD) dan Dengue Hemoragik Fever (DHF) terletak pada tingkat keparahan serta dampaknya pada tubuh.

Contents
Mengenal Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)Penyebab Dengue Hemorrhagic FeverGejala Dengue Hemorrhagic FeverCara Mengatasi Dengue Hemorrhagic Fever1. Perawatan di rumah sakit2. Pemberian cairan intravena3. Pemantauan tanda-tanda vital4. Transfusi darah5. Mengatasi nyeri dan demam6. Cek laboratorium rutin7. Mencukupi kebutuhan nutrisi dan istirahat

DBD umumnya menunjukkan gejala seperti demam, sakit kepala, dan nyeri sendi. Namun, ketika telah memasuki fase DHF, kondisinya dapat berkembang menjadi lebih serius dengan potensi pendarahan dan bahkan kerusakan organ, terutama jika tidak segera mendapatkan penanganan medis.

Mengenal Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)

Penyebab Dengue Hemorrhagic Fever

Sama seperti DBD, dengue hemorrhagic fever disebabkan oleh infeksi virus dengue yang menular lewat gigitan nyamuk Aedes aegypti. Proses infeksi bermula ketika nyamuk yang terinfeksi virus menggigit seseorang untuk mencari darah sebagai sumber makanan. Virus dengue kemudian masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk tersebut.

Setelah itu, virus berkembang biak di dalam sel-sel manusia, terutama di sel-sel yang terlibat dalam sistem kekebalan tubuh. Sejumlah faktor seperti faktor genetik, kondisi kesehatan dan tipe virus dengue yang menyebabkan infeksi juga dapat memengaruhi tingkat keparahan DBD sehingga berkembang menjadi kondisi ini.

- Advertisement -
Space iklan tersedia di RuangriangSpace iklan tersedia di Ruangriang

Gejala Dengue Hemorrhagic Fever

DHF sering kali dimulai dengan demam mendadak dan sakit kepala dan awalnya tidak dapat dibedakan dengan DBD.

Namun, kamu perlu waspada apabila gejala tersebut berkembang menjadi:

  • Sakit perut yang parah dan nyeri tekan
  • Muntah terus-menerus bahkan mengalami muntah darah (hematemesis)
  • Epistaksis atau pendarahan pada gusi
  • Kotoran berwarna hitam dan lengket (melena)
  • Perut terlihat busung
  • Kelesuan, kebingungan, atau kegelisahan
  • Hepatomegali, efusi pleura, atau asites
  • Perubahan suhu secara mendadak, dari demam menjadi hipotermia

Gejala di atas bisa menjadi pertanda bahwa DBD telah berkembang menjadi DHF.  Sindrom syok dengue dapat berkembang dengan cepat 2-6 hari setelah timbulnya penyakit.

Cara Mengatasi Dengue Hemorrhagic Fever

Karena berpotensi mengancam nyawa, berikut cara mengatasi DHF yang perlu kamu ketahui:

1. Perawatan di rumah sakit

Pasien DHF membutuhkan perawatan di rumah sakit sesegera mungkin. Sebab, DHF dapat berkembang dengan cepat dan dapat menyebabkan komplikasi serius. Di rumah sakit, pasien dapat menerima perawatan yang lebih intensif dan pemantauan yang ketat.

2. Pemberian cairan intravena

Dehidrasi adalah komplikasi yang paling umum dari DHF. Penyebabnya karena pengidap mengalami muntah terus menerus dan demam tinggi. Pemberian cairan intravena berfungsi menggantikan cairan tubuh yang hilang dan menjaga keseimbangan elektrolit.

3. Pemantauan tanda-tanda vital

Dokter juga akan memantau tanda-tanda vital seperti tekanan darah, denyut nadi, dan tingkat kelembaban kulit. Pemantauan yang cermat membantu mengidentifikasi tanda-tanda pendarahan dan memastikan respons cepat terhadap perubahan kondisi.

4. Transfusi darah

Pada kasus-kasus yang parah, pasien membutuhkan transfusi darah untuk menggantikan volume darah yang hilang akibat pendarahan. Tujuannya untuk menjaga kadar trombosit dan mencegah kehilangan darah yang berlebihan.

5. Mengatasi nyeri dan demam

Untuk mengatasi nyeri dan demam, dokter dapat memberikan obat-obatan analgesik dan antipiretik. Obat ini bisa mengurangi nyeri otot, sendi, dan sakit kepala, serta menurunkan demam.

6. Cek laboratorium rutin

Pemeriksaan laboratorium seperti hitung darah lengkap dan pengukuran kadar trombosit juga perlu dokter lakukan secara teratur untuk memantau perkembangan penyakit dan respons terhadap perawatan.

7. Mencukupi kebutuhan nutrisi dan istirahat

Istirahat yang cukup dan asupan nutrisi yang baik sangat penting dalam membantu tubuh pulih dari infeksi. Pastikan pasien mendapatkan makanan yang mudah dicerna dan tinggi nutrisi . Ketika pasien DHF beshasil pulih, mereka tetap membutuhkan pemantauan jangka panjang untuk memastikan tidak adanya komplikasi atau kambuhnya penyakit.

Itulah informasi seputar dengue hemoragic fever yang perlu kamu ketahui. Lakukan vaksinasi sebagai upaya pencegahan terjangkit penyakit DBD yang parah.

You Might Also Like

7 Sifat Zodiak Scorpio yang Bikin Penasaran, Kamu Salah Satunya?

BTS The City Arirang Singapura Digelar Sebulan, Ini Daftar Spotnya!

7 Aturan Membawa Cairan di Pesawat Biar Skincare Aman, Yuk Catat!

7 Cara Menyimpan Sayur agar Awet di Kulkas, Biar Gak Boncos!

Maudy Ayunda Hamil Anak Pertama, Sudah 7 Bulan! Yuk Simak Faktanya

SOURCES: halodoc
Nisrina Februari 29, 2024 Februari 29, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Benarkah Belerang Mampu Mengatasi Masalah Kulit? Benarkah Belerang Mampu Mengatasi Masalah Kulit?
Next Article 5 Cara Mengatasi Luka Lecet Anak agar Tidak Infeksi 5 Cara Mengatasi Luka Lecet Anak agar Tidak Infeksi
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
Space iklan tersedia di Ruangriang
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Sifat zodiak Scorpio: kalung liontin kalajengking perak di atas kain beludru merah marun dengan lilin, kristal, dan cermin langit berbintang
7 Sifat Zodiak Scorpio yang Bikin Penasaran, Kamu Salah Satunya?
Zodiak Oktober 19, 2026
Ilustrasi BTS The City Arirang Singapura: kota tepi teluk menyala merah di malam hari dan siluet fans membawa lightstick
BTS The City Arirang Singapura Digelar Sebulan, Ini Daftar Spotnya!
Hiburan Oktober 19, 2026
Aturan membawa cairan di pesawat: kantong plastik transparan berisi botol skincare travel size di samping koper kabin pink
7 Aturan Membawa Cairan di Pesawat Biar Skincare Aman, Yuk Catat!
Travel Oktober 19, 2026
Cara menyimpan sayur agar awet: laci kulkas berisi sayur daun berbungkus tisu, brokoli, wortel, timun, dan buncis dalam wadah kaca
7 Cara Menyimpan Sayur agar Awet di Kulkas, Biar Gak Boncos!
Food Oktober 19, 2026

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?