By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Cerita Kota Paling Cerah di Dunia, Gerimis pun Enggan Datang
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Cerita Kota Paling Cerah di Dunia, Gerimis pun Enggan Datang

Nisrina
Last updated: 2024/04/26 at 7:43 PM
Nisrina
Share
4 Min Read
Cerita Kota Paling Cerah di Dunia, Gerimis pun Enggan Datang
Credit: Pinterest/The Crazy Tourist
SHARE

Cerita kota paling cerah di dunia ini menarik untuk kita tahu karena gerimis pun enggan mendatanginya. Pernahkah kamu membayangkan bagaimana rasanya tinggal di kota yang memiliki jumlah cahaya matahari terbanyak di dunia? Di dunia ini, ada sebuah kota di mana sinar matahari bersinar lebih dari 4 ribu jam setiap tahunnya. Kota tersebut adalah Yuma, Arizona, Amerika Serikat. Namun, tinggal di kota yang begitu terang ini juga membawa tantangan tersendiri, di mana penduduknya seringkali harus berlindung di dalam ruangan untuk menghindari kelelahan akibat teriknya matahari.

Penduduk Kota Yuma terbiasa dengan rutinitas membuka tirai setiap pagi dan tersambut oleh sinar matahari yang cerah di bawah langit biru yang sejernih-jernihnya. Yuma, Arizona, tercatat dalam Guinness Book of World Records sebagai kota paling cerah di dunia. Sekitar 91% waktu setiap tahunnya terang oleh sinar matahari, atau sekitar 4.055 jam dari total 4.456 jam yang tersedia.

Sebagai perbandingan, pada tahun yang sama, Inggris hanya menikmati sinar matahari selama sekitar 1.435 jam. Perbedaan ini sangat signifikan. Meskipun terkenal dengan paparan cahaya matahari yang tinggi, Yuma tetap menjadi tempat tinggal bagi penduduknya.

Cerita Kota Paling Cerah di Dunia

Di Yuma, sinar matahari berlangsung selama 11 jam di musim dingin dan hingga 13 jam setiap hari di musim panas. Seorang penduduk sekaligus pemandu operator tur di Arizona, Michiel, menyampaikan pengalamannya tinggal di Yuma, yang tanpa potensi gerimis.

“Saya pernah mengalami suhu yang melebihi 125 derajat Fahrenheit (50 derajat Celsius). Tantangan terbesar adalah saat musim panas, ketika suhu setiap hari berada di atas 100 derajat Fahrenheit. Karena suhu tetap tinggi bahkan di malam hari, sulit untuk tidur dan rasanya tidak nyaman karena suhu di luar lebih tinggi dari suhu tubuh kamu. Kamu terpaksa menghabiskan banyak waktu di area yang beriklim panas,” ungkap Michiel, seperti mengutip dari Mirror, Rabu (24/4).

Menurut Michiel, ‘tidak ada variasi cuaca sama sekali’ di Yuma. Kota ini menerima curah hujan rata-rata tiga inci (89 mm) per tahun, menjadikannya salah satu tempat paling kering di Bumi.

“Saya sering bepergian sehingga saya dapat menemukan pola cuaca yang berbeda, tetapi saya dapat membayangkan jika kamu tinggal di Yuma secara permanen. Akan sulit untuk mengalami perbedaan musim,” jelasnya.

Pada malam hari di musim dingin, penduduk setempat dapat terlihat mengenakan kardigan tipis atau celana panjang saat suhu udara sedikit menurun. Sebagian besar pengunjung yang tidak ingin hidup mereka terpanggang oleh matahari yang tak kenal lelah memilih untuk tetap mengenakan celana pendek dan kaos.

Musim dingin di Yuma memungkinkan sayuran dan buah jeruk tumbuh subur, karena jarang terjadi pembekuan salju yang parah, menjadikannya salah satu penghasil sayuran terbesar di negara ini. Dalam satu tahun, Yuma menyumbangkan 90% dari semua selada yang AS konsumsi.

Selain sayuran berdaun hijau, daya tarik utama kota ini adalah Yuma Territorial Prison State Historic Park. Bekas penjara yang dibuka pada tanggal 1 Juli 1876 dan ditutup pada tanggal 15 September 1909.

Penjara ini sekarang menjadi Taman Negara Bagian dan terbuka untuk umum serta digunakan syuting dalam beberapa film dan acara televisi.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: CNN
Nisrina April 26, 2024 April 28, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Kota-kota Impian Para Traveler, Bikin Ketagihan Balik Lagi! Kota-kota Impian Para Traveler, Bikin Ketagihan Balik Lagi!
Next Article Ramalan Zodiak 29 April: Aquarius Bijaklah Mengambil Langkah Ramalan Zodiak 29 April: Aquarius Bijaklah Mengambil Langkah
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?