By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Alasan Wajib Vaksin Meningitis Sebelum Haji dan Umrah
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Alasan Wajib Vaksin Meningitis Sebelum Haji dan Umrah

Nisrina
Last updated: 2024/05/16 at 9:55 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Alasan Wajib Vaksin Meningitis Sebelum Haji dan Umrah
Credit: Pinterest
SHARE

Alasan wajib vaksin meningitis sebelum haji dan umrah penting untuk kita ketahui. Pemeriksaan kesehatan dan vaksin lengkap adalah salah satu syarat yang harus terpenuhi sebelum beribadah ke Tanah Suci. Kegiatan ini wajib oleh semua calon jemaah haji dan umrah.

Contents
Alasan Wajib Vaksin Meningitis Sebelum Haji dan UmrahMeningitis merupakan Penyakit EndemisWaktu Melakukan Vaksin Meningitis

Setelah memenuhi syarat tersebut, mereka akan menerima sertifikat vaksin internasional sebagai bukti bahwa mereka telah menjalani vaksinasi meningitis. Tujuan vaksinasi ini adalah untuk mencegah penyakit yang menyebabkan peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang.

Gejala meningitis meliputi pusing, demam, dan kekakuan otot di sekitar leher. Penyakit ini penyebabnya oleh bakteri meningokokus yang dapat menyebar dari satu peserta ke peserta lainnya.

Alasan Wajib Vaksin Meningitis Sebelum Haji dan Umrah

Meningitis merupakan Penyakit Endemis

Meningitis atau peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang masih menjadi ancaman para peserta haji dan umroh. Di Arab Saudi, penyakit ini masih menjadi endemis dan berkembang dengan pesat.

Risiko penularan semakin tinggi jika banyak peserta berdatangan dari negara endemis lain di Benua Afrika. Wilayahnya membentang dari Senegal di bagian barat hingga Ethiopia di bagian timur dengan total 26 negara.

Gejala meningitis pada tiap orang dapat bervariasi. Ini tergantung pada jenis, usia dan tingkat keparahan penyakit. Adapun tanda umum yang dialami oleh  pengidap, yakni:

  • Demam tinggi.
  • Kaku di area leher.
  • Napas menjadi lebih cepat.
  • Keringat dingin.
  • Nyeri sendi dan otot.
  • Sakit kepala hebat.
  • Mual atau muntah.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Sensitif terhadap cahaya.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Mudah mengantuk.
  • Linglung atau kebingungan.
  • Kejang-kejang.
  • Ruam kulit.

Waktu Melakukan Vaksin Meningitis

Prosedur vaksin meningitis dilakukan maksimal dua minggu sebelum keberangkatan peserta haji dan umrah. Alasannya, efektivitas vaksin baru akan terbentuk dalam 10 hingga 14 hari setelah vaksinasi. Adapun, jenis vaksin yang direkomendasikan oleh pemerintah Arab Saudi yakni Meningococcal ACWY-135. Vaksin ini efektif membentuk kekebalan alami tubuh terhadap paparan bakteri Neisseria meningitidis kelompok A, C, W dan Y.

Peserta bisa melakukan prosedur di rumah sakit, puskesmas atau Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Setelah mendapatkan vaksin meningitis, peserta akan diberikan kartu International Certificate of Vaccination (ICV).

Adapun syarat dan ketentuan yang berlaku, yakni:

  • Peserta wajib menerima satu dosis vaksin kuadrivalen polisakarida (MPSV4) atau vaksin meningitis konjugasi (MCV4), yakni Meningococcal ACW-135.
  • Pemberian dilakukan dalam waktu 2 hingga 3 minggu sebelum keberangkatan. Jika pernah melakukan vaksinasi, pastikan waktunya tidak lebih dari tiga tahun sebelumnya.
  • Vaksin meningitis bisa memberikan perlindungan selama 5 tahun pada orang dewasa dan anak-anak yang berusia di atas 5 tahun.
  • Untuk anak-anak di bawah usia 5 tahun, vaksin meningitis dapat memberikan perlindungan selama 2 hingga 3 tahun. Diikuti dengan pemberian dosis kedua dalam tiga bulan setelahnya.
  • Vaksin meningitis tidak disarankan untuk bayi yang berusia kurang dari 2 bulan. Sebab, ini dapat meningkatkan risiko efek samping.

Pasca vaksin, peserta akan mengalami nyeri dan kemerahan di permukaan kulit, tetap di area suntikan. Masalah ini umumnya akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 1 sampai 2 hari. Pada anak-anak, efek samping terkadang diikuti dengan demam.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina Mei 16, 2024 Mei 16, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article 4 Zodiak Suka Mencoba Makanan Aneh 4 Zodiak Suka Mencoba Makanan Aneh
Next Article Hal yang Dapat Menyebabkan Infeksi Ginjal, Wajib Kamu Tahu! Hal yang Dapat Menyebabkan Infeksi Ginjal, Wajib Kamu Tahu!
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?