5 merek mie instan dengan kualitas terbaik dan terburuk ini penting bagi kamu pencinta mie ketahui. Mie instan adalah makanan favorit banyak orang karena kelezatannya dan kemudahan dalam penyajiannya. Namun, tidak semua mie instan memiliki kualitas yang sama. Beberapa merek menawarkan produk berkualitas tinggi, sementara yang lain mungkin kurang memadai.
5 Merek Mie Instan dengan Kualitas Terbaik dan Terburuk
Mie Terbaik
1. MILA Ramen

Mila merupakan merek mie instan yang dikenal memiliki kualitas tinggi. Merek ini awalnya didirikan oleh generasi kedua warga China-Amerika yang ingin menunjukkan cita rasa asli dari warisan kuliner keluarga mereka.
Mie instan ini juga merupakan sentuhan baru dari ramen biasa. Memerlukan waktu 8-10 menit untuk disiapkan dan dilengkapi dengan saus rasa, seperti Spicy Dan Dan, Caramelized Scallion Oil dan Sweet & Savory.
Mienya terbuat dari gandum, sedangkan sausnya terbuat dari bahan-bahan yang dimasak dengan metode penjemuran tradisional dari Guanmiao, Taiwan. Setelah dijemur, saus tersebut dibekukan dengan cepat, sehingga pelanggan bisa mendapat saus yang kualitasnya segar.
Merek mie instan ini juga memerhatikan rempah-rempahan yang dipakai, mulai dari sichuan, minyak cabai, China mustard greens, dan topping kacang tanah renyah. Banyak orang memuji mie instan ini karena cita rasa dan kualitasnya yang disebut seperti mie dari restoran. Harganya pun tidak murah. MILA masuk ke dalam daftar mie instan termahal dimana satu pack isi 4 harganya sekitar $38,99 atau setara dengan Rp 637.521.
2. La Mian Laksa dari Prima Taste

Laksa telah menjadi makanan populer di Asia Tenggara, terutama di negara, seperti Singapura, Malaysia, dan Indonesia. Merek Prima Taste inipun menghadirkan versi mie laksa Singapura yang terbuat dari bahan-bahan laksa asli, seperti pasta cabai, lengkuas, serai, terasi, udang kering, dan kunyit. Bumbu kuahnya pun menggunakan bubuk santan, menciptakan kuah kaldu yang kaya, dengan sedikit rasa jahe dan lengkuas dan aroma tajam dari udang.
La mian atau mie nya juga dikeringkan dengan metode pengeringan dengan udara (air-dried), sehingga teksturnya padat dan kenyal. Harganya dibanderol $11,45 (Rp 187.000) untuk satu bungkus isi empat. Per bungkusnya kurang lebih dibanderol seharga $2,86 (Rp 41.000).
3. Chef Woo Ramen

Chef Woo ramen masuk ke dalam daftar ramen berkualitas tinggi. Namun, ramen ini cukup berbeda dari ramen lainnya karena menghadirkan sentuhan vegetarian. Ramen ini juga tersedia dalam berbagai variasi rasa, seperti ayam, daging sapi, lemon Thailand, dan cabai manis.
Setiap ramen pun disajikan dengan aneka campuran sayuran, seperti wortel kering, paprika, kacang polong, dan jagung, yang memberi ramen rasa dan tekstur melimpah. Konsumen juga menyukai ramen ini karena kuah kaldunya yang umami. Mie nya juga dibuat menggunakan ragi autolisis dan ekstrak ragi untuk kandungan proteinnya. Menjadi sumber vitamin B yang baik.
Sayangnya, tetap saja ramen ini tinggi natrium, sekitar 1220 kilogram untuk satu porsi. Sehingga, kamu perlu memerhatikan asupannya. Tekstur mie nya juga disukai karena padat, tidak lembek atau licin, bahkan setelah didiamkan beberapa lama dalam kuah. Mie ini biasanya terjual seharga $32 (Rp 523.000) untuk 12 bungkus atau per bungkusnya dibanderol sekitar $2,66 (Rp 43.000).
Mie Terburuk
4. Samyang Ramen

Mie instan asal Korea dari merek Samyang pastinya sudah dikenal banyak orang. Mie ini dikenal punya rasa pedas yang bikin nagih. Bumbu samyang sebenarnya memiliki saus dasar gochujang dan gochugaru yang pedas. Namun, ada banyak variasi Samyang yang hadir saat ini. Sejumlah versi pun menjadi favoritnya banyak orang. Misalnya veri Lini Buldak yang sampai-sampai menginspirasi tren viral makan Fire Noodle Challenge.
Dari segi rasa, bukan rahasia lagi bahwa Samyang favorit banyak konsumen. Tidak sekadar pedas, tetapi ada rempah-rempahan yang mencolok dalam bumbunya. Sayangnya, dari segi kualitas, merek ini sama seperti merek mie instan produksi massal lainnya. Samyang mengandung 1920 miligram natrium per bungkus, yang hampir memenuhi batasan sodium harian.
Tidak hanya garam, tetapi tambahan gula di dalamnya juga perlu diperhatikan. Dari segi harga, mie instan ini lebih mahal daripada merk setara lainnya, seperti Nissin’s Top Ramen. Samyang dijual dengan harga $13,27 (Rp 216.000) untuk 5 bungkus.
5. NongShim Shin Ramen

Merek ramen ini juga sangat populer di Korea dan di beberapa negara lain, seperti Indonesia. Jika disandingkan dengan berbagai macam merek mie instan Korea lainnya, NongShim menjadi salah satu yang terdepan. Shin ramen originalnya yang paling memikat penggemar. Memiliki rasa kaldu sapi pedas yang terbuat dari ekstrak tulang sapi, disajikan dengan jamur shitake kering, dan mie yang lembut tipis.
Ramen ini memang lezat dan pedas, tetapi jangan lupa memeriksa bahan-bahan yang sebenarnya ada di dalam mie instan tersebut. Misalnya kandungan rasa daging sapinya yang ternyata hanya sebesar 2%. Sisanya adalah rasa buatan, pengawet, dan tepung protein olahan lainnya.
Konsumsinya tidak akan merusak kesehatan jika dikonsumsi hanya sekali. Namun, beda cerita ketika dikonsumsi lebih sering. Di dalamnya terkandung 1960 natrium dan 8 gram lemak jenuh yang harus dibatasi. Dari segi harga cukup terjangkau. Satu paket isi 1 harganya dibanderol sekitar $3,66 atau setara dengan Rp 59.000.
Itu dia deretan 5 merek mie instan dengan kualitas terbaik dan terburuk. Kamu pernah mencoba yang mana?
