By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Hubungan Antara Leukimia dan Anemia
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Hubungan Antara Leukimia dan Anemia

Nisrina
Last updated: 2023/08/30 at 9:13 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
SHARE

Apabila seseorang mengalami leukemia dan menunjukkan tanda-tanda kelelahan berlebih, pusing, atau pucat, ada kemungkinan bahwa mereka juga menderita anemia. Anemia adalah suatu kondisi di mana tubuh memiliki kadar sel darah merah yang sangat rendah. Ternyata, terdapat hubungan yang saling terkait antara leukemia dan anemia.

Contents
Leukemia Bisa Menyebabkan AnemiaPenanganan Anemia dan Leukemia

Sumsum tulang, yang mirip dengan struktur spons, terdapat di dalam beberapa tulang manusia. Fungsinya adalah untuk memproduksi sel-sel induk yang nantinya akan berkembang menjadi sel-sel darah. Leukemia terjadi ketika sel-sel darah kanker mulai tumbuh di dalam sumsum tulang dan menggantikan peran sel-sel darah sehat yang seharusnya diproduksi.

Leukemia Bisa Menyebabkan Anemia

Ada beberapa cara kanker bisa menyebabkan anemia. Beberapa jenis kanker mengakibatkan kehilangan darah, yang bisa mengurangi jumlah sel darah merah sehat, sehingga menyebabkan anemia. Darah terbentuk di sumsum tulang. Ketika masalah pada sumsum tulang, terjadi berkurangnya kemampuan tubuh untuk memproduksi sel darah merah baru yang menyebabkan anemia. Karena sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit dibuat di sumsum tulang, sel darah lain pun terpengaruh.

Pada leukemia yang terjadi di sumsum tulang, sel kanker yang tumbuh cepat mengeluarkan sel-sel pembuat darah normal yang sehat, yang menyebabkan jumlah darah rendah atau anemia.

Selain penyakit leukemia, pengobatan leukemia pun bisa menyebabkan anemia. Misalnya saja kemoterapi, bisa menyebabkan anemia dengan merusak hematopoiesis atau pertumbuhan dan produksi sel darah baru. Hal ini juga terjadi di sumsum tulang. Kemoterapi berbasis platinum menyebabkan anemia bertahan melalui penurunan produksi eritropoietin oleh ginjal. Ini adalah hormon yang diproduksi oleh ginjal yang membantu tubuh membuat sel darah merah.

Selain itu, terapi radiasi pada bagian yang lebar dari kerangka juga bisa menyebabkan anemia, seperti halnya kemoterapi penekan sumsum tulang dan penyakit inflamasi kronis yang berdampingan dengan leukemia.

Jenis sel darah yang terlibat menentukan jenis leukemia. Beberapa jenis leukemia bersifat akut dan berkembang dengan cepat. Sementara jenis lainnya bersifat kronis dan tumbuh secara lambat.

Jenis anemia yang paling umum dialami adalah anemia defisiensi besi. Kadar zat besi yang rendah dalam tubuhlah yang menyebabkannya. Anemia aplastik merupakan bentuk anemia parah yang bisa terjadi karena paparan:

  • berbagai macam obat dan bahan kimia;
  • radiasi;
  • beberapa virus;
  • gangguan autoimun.

Hal ini bisa terjadi berkaitan dengan leukemia dan perawatan kanker.

Penanganan Anemia dan Leukemia

Jika kamu mengalami anemia, penting untuk berdiskusi dengan dokter, agar bisa ditinjau lebih lanjut mengenai pengobatan dan pemeriksaan. Hindari mendiagnosis diri sendiri atau mengobati anemia sendiri, terutama jika memang sudah memiliki leukemia atau kondisi medis lainnya. Gejala serius akan terjadi jika kamu mengabaikan pengobatan yang tepat.

Gejala anemia yang umum terjadi yaitu kelelahan dan kelemahan. Gejala akan membaik jika segera mendapatkan pengobatan. Untuk bisa mengatasi gejala anemia, kamu perlu melakukan beberapa hal, seperti:

  • Mendengarkan sinyal tubuh dan istirahat saat lelah atau tidak enak badan.
  • Patuhi jadwal tidur yang teratur.
  • Makan makanan yang sehat dan kaya nutrisi.
  • Hindari aktivitas yang meningkatkan risiko pendarahan.

Jika kamu mengalami leukemia dan anemia sekaligus, dokter akan memberikan pengobatan yang dapat meredakan gejala keduanya. Perawatan anemia tergantung pada jenis anemia yang kamu alami dan faktor-faktor seperti penyebab pasti dan tingkat keparahan anemia.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

Nisrina Agustus 30, 2023 Agustus 30, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Mengenal Gejala dan Penyebab Leukimia pada Orang Dewasa
Next Article Tahapan Pertumbuhan Gigi pada Balita
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?