By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: 3 Wilayah Pernah Jadi Ibu Kota Indonesia
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

3 Wilayah Pernah Jadi Ibu Kota Indonesia

Nisrina
Last updated: 2024/03/08 at 4:36 PM
Nisrina
Share
4 Min Read
SHARE

3 wilayah pernah jadi Ibu Kota Indonesia ini mungkin beberapa di antara kamu belum mengetahuinya. Belakangan ini, informasi mengenai Jakarta yang tidak lagi berstatus sebagai Ibu Kota menjadi viral di media sosial. Sebagai contoh, Baleg DPR menyebutkan bahwa UU Nomor 29 Tahun 2007. Tentang DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Negara kehilangan statusnya pada 15 Februari lalu. Hal ini merupakan konsekuensi dari UU tentang Ibu Kota Negara (UU IKN) yang telah teratur sejak 15 Februari 2022.

Contents
3 Wilayah Pernah Jadi Ibu Kota IndonesiaYogyakartaBukittinggiBireuen

Meskipun demikian, Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, Dini Shanti Purwono. Beliau menegaskan bahwa DKI Jakarta masih memegang status sebagai Ibu Kota Indonesia hingga saat ini. Dini menjelaskan bahwa terdapat ketentuan peralihan yang menyatakan bahwa fungsi dan peran Ibu Kota Negara akan tetap berada di DKI Jakarta. Hingga menetapkan pemindahan IKN dari DKI Jakarta ke IKN Nusantara melalui Keputusan Presiden (Keppres).

Sebagai catatan, Jakarta telah menjadi ibu kota negara Indonesia sejak 17 Agustus 1945, walaupun dalam perjalanannya mengalami beberapa kali pemindahan ibu kota ke wilayah lain, sebagaimana melansir dari detikEdu.

3 Wilayah Pernah Jadi Ibu Kota Indonesia

Yogyakarta

Setelah Indonesia merdeka, Netherlands Indies Civil Administration (NICA) sudah memasuki Jakarta, tepatnya pada 29 September 1945. Di sisi lain, masih ada sisa-sisa tentara Jepang yang belum ditarik. Kondisi ini membuat Jakarta semakin tak kondusif. Akhirnya pada 2 Januari 1946, Sultan Hamengkubuwono IX saat itu menyarankan agar Ibu kota RI dipindahkan sementara ke Yogyakarta.

Sehari kemudian, rombongan Presiden Soekarno tiba di Yogyakarta untuk proses perpindahan ibu kota. Setelah resmi, pusat pemerintahan untuk sementara dikendalikan dari Gedung Agung Yogyakarta yang berperan menjadi istana kepresidenan. Yogyakarta menjadi ibukota negara hingga 27 Desember 1949.

Bukittinggi

3 Wilayah Pernah Jadi Ibu Kota Indonesia

Pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Yogyakarta tidak serta merta membuat kondisi negara menjadi stabil. Apalagi, Yogyakarta sempat jatuh ke tangan Belanda. Akhirnya, pada 19 Desember 1948, ibu kota dipindahkan dari Yogyakarta ke Bukittingi, Sumatera Barat. Alasannya karena Presiden, Wakil Presiden dan sejumlah petinggi negara ditawan dan diasingkan ke luar Jawa.

Berdasarkan hasil rapat kabinet sebelum serangan tersebut terjadi, Presiden dan Wakil Presiden memberikan mandat kepada Menteri Kemakmuran, Sjafruddin Prawiranegara yang ketika itu berada di Bukittinggi untuk membentuk pemerintahan darurat di Sumatera.

 

Bireuen

Bireuen mendapat julukan sebagai Kota Juang karena perannya dalam mempertahankan kemerdekaan RI. Bahkan menurut keterangan tokoh-tokoh setempat, Bireuen disebut pernah menjadi ibu kota RI yang ketiga meski hanya selama seminggu, setelah Yogyakarta jatuh ke tangan penjajah dalam agresi Belanda.

Melansir dari detikSumut, Bireuen menjadi ibu kota pada tanggal 18 Juni 1948 tepat pada saat Agresi Militer Belanda II (1947-1948). Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang semula menetap di Kota Bukittinggi berpindah lokasi ke Kabupaten Bireuen. Alasan lain mengapa Bireuen mendapat julukan Kota Juang karena daerah Aceh, Bireuen khususnya, diketahui adalah daerah yang sulit dikuasai penjajah. Portugis masuk ke Malaka pada tahun 1511 M, kemudian disusul kedatangan Belanda secara de facto.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: beautinesia
Nisrina Maret 8, 2024 Maret 8, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Tips jadi Perempuan Bahagia dengan Pekerjaanmu Tips jadi Perempuan Bahagia dengan Pekerjaanmu
Next Article 7 Pakaian yang Kamu Hindari Saat Naik Pesawat 7 Pakaian yang Kamu Hindari Saat Naik Pesawat
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?