4 artis hollywood ceritakan masa kelamnya melalui sebuah dokumenter dan buku. Dalam beberapa tahun belakangan, gerakan feminis internasional telah mengajukan tantangan yang signifikan terhadap seksisme, fatphobia, dan rasisme. Hal ini menciptakan lingkungan di mana pelaku kekerasan sulit untuk menyelinap dari pertanggungjawaban dan konsekuensinya. Pergeseran ini juga memberikan peluang besar bagi para korban untuk bersuara.
Banyak tokoh terkenal yang pernah menjadi korban kekerasan telah mengambil langkah berani untuk berbicara tentang pengalaman traumatis mereka, baik melalui dokumenter maupun buku. Seperti melansir dari Tatler Asia, berikut adalah empat contoh di antaranya.
4 Artis Hollywood Ceritakan Masa Kelamnya lewat Dokumenter
1. Britney Spears

Mulai dari dilecehkan oleh paparazzi hingga menjadi hiperseksual saat remaja, serta peran sebagai perempuan dan ibu yang dijelek-jelekkan oleh media dan opini publik, Britney menceritakan gangguan kesehatan mental yang dia alami selama bertahun-tahun.
Dalam memoarnya yang berjudul The Woman in Me, Britney juga mengungkapkan masa konservatori selama 14 tahun di mana dia tidak mempunyai otonomi sama sekali atas karier, keuangan, dan bahkan tubuhnya sendiri.
The Woman in Me yang dirilis tahun 2023 menyoroti pentingnya seorang perempuan menceritakan kisahnya sendiri dengan caran mereka sendiri. Selain memoar, Britney Spears juga telah merilis beberapa film dokumenter berjudul Britney VS Spears (2021), Framing Britney Spears (2021), dan Britney Spears: The Price of Freedom (2023).
2. Janet Jackson

Pada tanggal 1 Februari 2004, Justin Timberlake merobek sebagian kostum Janet Jackson selama penampilan bersama mereka di Super Bowl dan memperlihatkan bagian privasinya kepada 143,6 juta penonton dalam apa yang dianggap sebagai wardrobe malfunction. Insiden yang mendapat julukan nipplegate tersebut sangat memalukan bagi Janet dan terlebih lagi dia menerima fitnah yang tak ada habisnya akibat kejadian nahas tersebut.
Selanjutnya, dia tidak boleh tampil di Grammy pada tahun itu, masuk daftar hitam MTV, dan dilaporkan kehilangan beberapa peran akting. Kejadian nahas yang menimpa Janet Jackson diungkapkan Janet sendiri dalam film dokumenter biografinya berjudul Janet Jackson dan memberitahu penonton dampak apa yang dia dapatkan terhadap kariernya.
3. Pamela Anderson

Dalam film dokumenter berjudul Pamela, A Love Story. Pamela mengungkapkan bagaimana perburuan media tanpa henti membentuk hidupnya dan memengaruhi kesehatan mental serta fisiknya. Melalui video pribadi, entri buku harian, dan percakapan dengan orang-orang terdekat. Pamela mengontekstualisasikan kembali hubungannya dengan media dan membuka diri tentang bagaimana dia selamat dari pelecehan saat masih di bawah umur.
Selain itu, bagaimana citra seksual Pamela yang oleh media bangun memengaruhi hasil persidangannya terhadap Internet Entertainment Group. Mereka memiliki rekaman video tak senonoh Pamela yang dicuri dengan suaminya saat itu, Tommy Lee, dan menjual salinannya secara online.
4. Paris Hilton

This is Paris adalah film dokumenter orisinal YouTube tahun 2020 yang menampilkan sisi lain dari sosok Paris Hilton. Salah satu pengungkapan terbesar dalam film dokumenter ini mencakup pengalamannya diculik dan secara tidak sengaja terkirim ke pusat perawatan perilaku. Tempat bagi remaja yang dianggap bermasalah dan dianiaya secara emosional, verbal, dan fisik saat dia berada di sana.
“Saya mengubur kebenaran begitu lama,” kata Paris dalam wawancara dengan People sebelum film dokumenter tersebut dirilis. “Namun, saya bangga dengan diri saya yang menjadi perempuan kuat. Orang-orang mungkin menganggap segala sesuatu dalam hidup saya terasa mudah, tapi saya ingin menunjukkan kepada dunia siapa saya sebenarnya.”
Itulah beberapa selebriti Hollywood yang berani mengungkapkan sisi kelam masa lalu mereka melalui film dokumenter dan buku. Ada yang sudah pernah kamu tonton atau baca?
