4 hal yang menjadi penilaian rekruter dalam dunia kerja selain IPK ini penting untuk kita tahu. IPK tinggi memang merupakan salah satu prestasi yang mahasiswa banggakan di perguruan tinggi. Namun, dalam dunia kerja, IPK bukanlah satu-satunya patokan yang rekruter gunakan untuk menilai dan merekrut calon karyawan.
Jika begitu, apa saja hal-hal yang ternilai penting oleh rekruter saat menyeleksi calon karyawan? Berikut beberapa faktor utama yang sering jadi penilaian.
4 Hal yang Menjadi Penilaian Rekruter dalam Dunia Kerja
1. Kepribadian

Melansir dari LinkedIn, sikap burukmu dapat membuatmu menjadi tidak diterima bekerja di suatu perusahaan. Maka, tunjukkanlah kepribadian baikmu melalui kontak mata, senyum, dan komunikasi yang baik dengan pihak rekruter saat wawancara kerja.
2. Pengalaman Magang

Kegiatan magang dapat membantumu lebih siap menghadapi dunia kerja jauh lebih baik daripada kelas mana pun. Lakukan magang di bidang yang kamu senangi dan pelajari apa pun yang kamu lakukan di sana. Pengusaha mencari kandidat yang sudah memiliki pengalaman relevan dalam peran pekerjaan serupa sebelum lulus kuliah. Seorang kandidat dengan dua atau tiga magang yang relevan hampir selalu mendapatkan pekerjaan dibandingkan pelamar dengan 4.0 tapi tidak memiliki pengalaman.
3. Portofolio

Penting untuk menyimpan contoh tugas kuliah, hasil kerja magang, dan karya terbaikmu di CV. Banyak perusahaan ingin melihat bukti nyata pekerjaanmu sebelum mempekerjakanmu. Lebih mudah untuk mengetahui seberapa cocok seseorang pada suatu posisi ketika seorang rekruter dapat melihat contoh pekerjaan dan keterampilan orang tersebut dan membandingkannya dengan orang lain.
4. Kegiatan Ekstrakurikuler yang Pernah Diikuti

Partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler dapat membantumu mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di tempat kerja. Kegiatan ekstrakurikuler yang berkaitan dengan bidang studimu memberimu pengetahuan berharga tentang kegiatan perusahaan incaranmu.
Pihak perusahaan akan mencatat keterlibatan ekstrakurikulermu dan dapat mengetahui bagaimana hal itu membuatmu menjadi dewasa secara sosial dan menjadi karyawan yang berpengetahuan luas.
Jadi, jika kamu merasa stres karena IPK-mu yang mungkin kurang tinggi, jangan berputus asa ya! Berfokuslah pada apa kontribusi yang dapat kamu berikan untuk perusahaan incaranmu, apa yang membuatmu lebih menonjol daripada pelamar lainnya, dan ha-hal lain yang menentukan apa yang membuatmu istimewa di mata calon perekrutmu. Semangat!
