4 tindakan yang kru kapal pesiar benci ini jangan sampai kamu lakukan. Perjalanan dengan kapal pesiar ke berbagai destinasi semakin populer sebagai tren liburan. Namun, ada beberapa hal yang perlu kamu hindari agar liburanmu tetap nyaman.
Melansir dari Daily Mail pada Rabu (3/4/2024), Lucy Southern (28), yang telah bekerja di kapal pesiar selama sembilan tahun. Sering berbagi tips dan informasi seputar pengalaman bekerja di kapal pesiar melalui kanal YouTube miliknya.
Baru-baru ini, Lucy mewawancarai beberapa rekannya untuk mengetahui hal-hal yang paling tidak disukai dari penumpang kapal pesiar menurut kru kapal itu sendiri. Berikut adalah empat hal yang biasanya membuat penumpang kurang kru kapal pesiar sukai.
4 Tindakan yang Kru Kapal Pesiar Benci
1. Kabin berantakan
Rekan-rekan Lucy bercerita bahwa mereka sangat sebal kalau penumpang kapal jorok. Layaknya kamar hotel, kabin penumpang pesawat juga harus dibersihkan oleh staff setiap hari.
“Mereka benci jika kabin dibiarkan berantakan karena tugas kami adalah membersihkan, bukan merapikan,” kata dia.
Salah satu anggota kru bercerita bahwa kabin yang sedikit berantakan itu biasa. Yang parah jika semua barang berserakan di mana-mana.
“Bagaimana kita bisa membersihkan kabin jika ada barang di mana-mana? Mereka mengira kami punya waktu untuk memindahkan semua barang-barang itu,” ujar dia.
Sebagai contoh bila ada tumpukan pakaian di tempat tidur, petugas tidak bisa memindahkan tumbukan itu di lantai. Mereka wajib melipat kain itu jika ingin memindakannya demi membereskan kasur.
“Itu bukan tugas kami, tapi tidak akan terlihat bagus jika mereka hanya memindahkan tumpukan pakaian ke lantai,” kata dia.
Lucy menasihatkan wisatawan untuk mengurus kabin, tugas pengurus housekeeper adalah membersihkan dan mensterilkan kabin.
2. Menggoda kru kapal
Lucy mengatakan bahwa penumpang pria kerap melakukan pelecehan seksual secara verbal pada kru wanita. Tapi bukan berarti penumpang wanita tidak usil. Saat pesta usai, penumpang wanita biasanya lebih mabuk. Mereka biasanya akan lebih menyebalkan dan mengganggu staf laki-laki.
“Terutama jika mereka adalah sekelompok besar wanita yang datang untuk berlayar, saat mereka mabuk mereka akan berpikir bahwa menggoda pelayan bar adalah hal yang lucu. Padaal mungkin pelayan itu tidak menginginkannya,” kata Lucy.
3. Tidak sopan
Lucy berkata bahwa sepanjang karirnya, ia kerap melihat penumpang berbuat seenaknya pada kru kapal. Penumpang tak mau bertegur sapa.
“Beberapa anggota sering diperlakukan seolah-olah mereka bukan manusia. Jika ingin bantuan cukup katakan ‘Hai, apa kabar? Bisakah Anda membantu saya dalam hal ini?’,” ujar dia.
Kata Lucy, penumpang yang tidak sopan akan bertanya hanya dengan melontarkan satu kalimat, misalnya saat mencari toilet.
“Kadang-kadang ketika saya berdiri di luar, seseorang berjalan melewati saya dan berkata ‘toilet?’. Padahal menambahkan beberapa kata lagi pada kalimat Anda akan membuat perbedaan besar.
4. Pamer
Selain bersikap tidak sopan, kru kapal juga sebal pada penumpang yang sombong. Apalagi, penumpang yang suka memamerkan uang pada orang lain.
“Saya merasa sangat ngeri ketika penumpang yang sangat kaya membual tentang mobil atau jam tangan mewah mereka,” katanya.
Ada banyak penumpang yang suka pamer tentang harta pada kru kapal. Padahal kru tersebut mungkin sedang berusaha keras untuk mengumpulkan uang untuk mencapai mimpinya.
“Jangan pamer soal Mercedez-Benz baru Anda kepada kru yang membayar per jam. Uang yang mereka dapat dikirimkan ke rumah untuk menghidupi kelima anggota keluarga mereka,” ujar Lucy.
