By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: 5 Hal Menarik dari Film Air Mata di Ujung Sajadah
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

5 Hal Menarik dari Film Air Mata di Ujung Sajadah

Nisrina
Last updated: 2023/10/17 at 1:22 PM
Nisrina
Share
4 Min Read
Credit: Beehave Pictures
SHARE

Film “Air Mata di Ujung Sajadah” mencatat pencapaian yang mengesankan sejak dirilis di bioskop pada awal September. Dalam waktu 18 hari penayangan, film ini berhasil menarik lebih dari 1,9 juta penonton.

Contents
1. Skenario digarap sejak 20172. Berlatar di Solo3. Comeback Jenny Rachman4. 5 besar film Indonesia terlaris 20235. Yuni Shara isi soundtrack

Prestasi ini menjadikan “Air Mata di Ujung Sajadah” sebagai salah satu film tersukses tahun ini. Dengan masih banyak bioskop yang terus memutar film ini, jumlah penontonnya berpotensi untuk terus bertambah.

Film ini mengisahkan perjalanan seorang ibu bernama Aqilla (Titi Kamal) yang telah terpisah dari anak kandungnya sejak lahir. Tujuh tahun setelah perpisahan itu, ia berusaha untuk mendapatkan kembali anaknya yang ternyata telah diasuh oleh pasangan Arif (Fedi Nuril) dan Yumna (Citra Kirana).

Namun di balik semua itu, terdapat sejumlah fakta yang berhubungan dengan cerita hingga produksi film. Berikut lima hal menarik di balik Air Mata di Ujung Sajadah.

1. Skenario digarap sejak 2017

Meski tayang pada 2023, cerita film ini sudah dikembangkan sejak enam tahun lalu oleh Ronny Irawan. Ia berkolaborasi dengan Titien Wattimena mengembangkan cerita menjadi skenario film sejak 2017. Titien kemudian menggarap skenario film itu bersama sejumlah penulis pendamping, termasuk Key Mangunsong yang didapuk sebagai sutradara. Sementara itu, Ronny menempati kursi produser bersama Nafa Urbach. Air Mata di Ujung Sajadah sekaligus menandai debut Nafa Urbach sebagai produser.

2. Berlatar di Solo

Cerita film ini mengambil latar di Solo. Pemilihan latar itu menyesuaikan plot cerita yang menampilkan Arif dan Yumna pindah dari Jakarta ke Solo untuk membesarkan Baskara (Faqih Alaydrus). Mereka diminta pindah oleh Ibu Halimah (Tutie Kirana) sehingga Aqilla tak bisa bertemu sang anak. Solo akhirnya menjadi tempat yang dituju Aqilla saat pertama kali tahu bahwa anaknya masih hidup. Kota itu juga menjadi saksi bisu Aqilla mulai menjalin kedekatan dengan Baskara, mulai dari mengunjungi sekolah hingga bermain ke tempat-tempat ikonis di Solo.

3. Comeback Jenny Rachman

Air Mata di Ujung Sajadah juga menjadi ajang comeback aktris senior Jenny Rachman setelah vakum 12 tahun. Aktris peraih dua Piala FFI terakhir kali bermain film berjudul Di Bawah Lindungan Ka’bah (2011) sebagai Mak Hamid. Dalam film terbaru ini, Jenny memerankan Eyang Murni, orang tua Arif sekaligus nenek Baskara. Ia merupakan sosok yang begitu sayang dengan cucunya, tetapi juga menghadapi dilema berat ketika tahu Baskara bukan anak kandung Arif. Sementara itu, Jenny Rachman selama sedekade terakhir disibukkan dengan aktivitas di luar industri film, yakni sebagai politikus.

4. 5 besar film Indonesia terlaris 2023

Air Mata di Ujung Sajadah meraih respons yang positif dari penonton. Film ini memiliki tren impresif selama nyaris tiga minggu tayang di bioskop. Per Senin (25/9), film tersebut sudah meraih 1,96 juta penonton. Angka itu menempatkan Air Mata di Ujung Sajadah sebagai film Indonesia terlaris keempat pada tahun ini, menggeser Ketika Berhenti di Sini. Film itu juga berpotensi melampaui perolehan Waktu Maghrib hingga Suzzanna: Malam Jumat Kliwon di peringkat kedua dan ketiga.

5. Yuni Shara isi soundtrack

Yuni Shara menjadi salah satu pengisi official soundtrack Air Mata di Ujung Sajadah. Penyanyi itu melantunkan lagu berjudul Sepi ciptaan Melly Goeslaw. Film ini juga memiliki soundtrack lain, yakni lagu berjudul Dawai yang dibawakan Fadhilah Intan serta single hit Cinta Untuk Mama yang dipopulerkan oleh Kenny.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: CNN
Nisrina Oktober 17, 2023 Oktober 17, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Sinopsis Film The Fall of the House of Usher
Next Article Baju Astronot NASA Akan Menjadi Stylish pada 2025
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?