By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: 5 Kebiasaan Pemicu Penyakit Asam Lambung Kambuh
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

5 Kebiasaan Pemicu Penyakit Asam Lambung Kambuh

Nisrina
Last updated: 2024/02/26 at 10:10 AM
Nisrina
Share
3 Min Read
5 Kebiasaan Pemicu Penyakit Asam Lambung Kambuh
Credit: Pinterest
SHARE

5 kebiasaan pemicu penyakit asam lambung ini penting bagi kamu yang memiliki riwayat penyakit ini ketahui. Peningkatan kadar asam lambung dapat mengganggu keseharian penderitanya. Meskipun kadang-kadang terasa muncul tanpa sebab yang jelas, ternyata rutinitas sehari-hari memiliki potensi besar untuk memicu refluks asam.

Contents
5 Kebiasaan Pemicu Penyakit Asam Lambung Kambuh1. Berbaring setelah makan2. Merokok3. Terlalu sering konsumsi makanan berlemak 4. Sering minum kopi5. Minum alkohol 

Kebiasaan makan yang tidak teratur karena kesibukan atau stres, serta pola hidup yang tidak sehat, dapat menjadi pemicu utama naiknya asam lambung hingga mencapai kerongkongan. Dampaknya, muncul gejala seperti rasa mulas, mual, nyeri di bagian atas perut, dan keluhan-keluhan lainnya. Pertanyaannya kemudian, apa saja kebiasaan yang dapat menjadi pemicu naiknya asam lambung?

5 Kebiasaan Pemicu Penyakit Asam Lambung Kambuh

Berikut beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari jika tak ingin penyakit asam lambung kambuh:

1. Berbaring setelah makan

Kadang kantuk bisa datang setelah makan, tapi sebisa mungkin kita harus melawannya dan jangan biarkan tubuh kita ada di posisi berbaring. Sebab perut bisa tertekan sehingga menyebabkan asam dari lambung naik ke kerongkongan. Asam lambung yang meningkat  bisa menimbulkan rasa kembung dan gangguan pencernaan lainnya. Sebaiknya duduk dahulu  lalu tunggu 2-3 jam sebelum berbaring,  atau hindari langsung tidur siang setelah makan. Sesudah berhenti melakukan kebiasaan-kebiasaan ini, maksimalkan juga penanganan penyakit asam lambung dengan konsumsi obat.

2. Merokok

Kebiasaan selanjutnya yang harus dihentikan pengidap penyakit asam lambung adalah merokok. Asap dengan kandungan tembakau bisa melemahkan sfingter esofagus bagian bawah (katup di bawah kerongkongan yang mencegah cairan asam naik). Merokok juga memperlambat pencernaan dan menyebabkan perut memproduksi lebih banyak asam. Ini juga membahayakan orang lain yang menghirup asapnya (second hand smoker). Tak hanya itu, asap rokok cenderung mengurangi sifat penetral asam pada liur yang membuat esofagus bisa mengalami iritasi.

3. Terlalu sering konsumsi makanan berlemak 

Meskipun menggiurkan, sudah saatnya kita mengurangi asupan makanan sejenis gorengan yang punya banyak kandungan lemak. Tahukah kenapa? Karena makanan berlemak lebih lambat dicerna dan menghabiskan waktu yang lama di perut dibandingkan makanan-makanan lain. Bahayanya lagi, makanan berlemak bisa menyebabkan sfingter esofagus mengendur, dan membuat asam lambung masuk ke kerongkongan lalu membuat perut jadi mulas.

4. Sering minum kopi

Kopi memang sudah jadi kebutuhan wajib yang harus dipenuhi bagi banyak orang. Tapi, jika sudah terdiagnosis dengan penyakit asam lambung, sebaiknya mulai hentikan konsumsi minuman yang satu. Sebab kafein di dalamnya bisa meningkatkan keasaman sekresi lambung. Di samping itu, kafein bisa mengendurkan sfingter esofagus bagian bawah, sehingga bisa memicu naiknya asam lambung. Jika merasa sulit untuk langsung berhenti minum kopi, kamu bisa pelan-pelan mengurangi porsinya menjadi lebih sedikit. Tapi, perlu diingat juga untuk menurunkan frekuensi minumnya.

5. Minum alkohol 

Kebiasaan terakhir yang harus kamu hindari adalah konsumsi minuman beralkohol. Orang yang rutin minum alkohol punya risiko sebesar 48 persen mengalami kenaikan asam lambung, dibandingkan dengan mereka yang tidak minum atau hanya sesekali minum. Alkohol bisa menyebabkan kerusakan langsung pada lapisan esofagus dan lambung, lalu membuat katup di antara keduanya melemas. Hal inilah yang mendorong lambung memproduksi lebih banyak asam.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina Februari 26, 2024 Februari 26, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Anak Tak Nafsu Makan, Bisa Jadi Gejala Cacingan! Anak Tak Nafsu Makan, Bisa Jadi Gejala Cacingan!
Next Article 5 Hal yang Memperparah Radang Tenggorokan, Wajib Tahu! 5 Hal yang Memperparah Radang Tenggorokan, Wajib Tahu!
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?