By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: 6 Dampak Orang Tua Sering Berteriak dan Menyalahkan Anak
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

6 Dampak Orang Tua Sering Berteriak dan Menyalahkan Anak

Nisrina
Last updated: 2024/03/08 at 5:34 PM
Nisrina
Share
3 Min Read
6 Dampak Orang Tua Sering Berteriak dan Menyalahkan Anak
Credit: Pinterest
SHARE

6 dampak orang tua sering berteriak dan menyalahkan anak ini penting bagi kita ketahui. Saat anak melakukan kesalahan atau ketika emosi sedang memuncak, keinginan untuk berteriak dan mengekspresikan kekesalan pada mereka mungkin muncul begitu kuat. Apakah kamu termasuk orang yang kerap melakukan hal tersebut?

Contents
6 Dampak Orang Tua Sering Berteriak dan Menyalahkan Anak1. Pesan Tidak Tersampaikan dengan Jelas2. Anak Menjadi Agresif3. Merupakan Pelecehan Emosional4. Kurangnya Rasa Percaya Diri5. Sulit Menerima Informasi6. Sulit Memutuskan Sesuatu

Ternyata, seringkali berteriak dan menggunakan kata-kata kasar di depan anak dapat membawa dampak yang kurang baik bagi mereka. Berikut adalah beberapa dampak negatif yang mungkin timbul jika anak seringkali meneriaki dan menegur secara kasar oleh orang tua. Yuk, simak!

6 Dampak Orang Tua Sering Berteriak dan Menyalahkan Anak

1. Pesan Tidak Tersampaikan dengan Jelas

Mengutip dari Healthline, ternyata suara keras belum tentu membuat pesan menjadi lebih jelas dan tersampaikan dengan tepat. Teriakan orangtua dapat membuat mereka menjadi tidak mendengarkan dan sulit menjadi disiplin. Sebab, ada rasa ketidakterimaan di hati anak saat mendengarkan orang tuanya meninggikan suara saat menegur kesalahannya.

2. Anak Menjadi Agresif

6 Dampak Orang Tua Sering Berteriak dan Menyalahkan Anak

Penelitian terbaru menemukan bahwa berteriak dapat membuat anak menjadi lebih agresif, baik secara fisik maupun verbal. Berteriak yang merupakan ekspresi kemarahan dapat membuat anak menjadi takut dan merasa tidak aman denganmu. Sebaliknya, menasihatinya dengan penuh ketenangan dapat memberikan rasa ketentraman dan membuat anak merasa dicintai dan diterima meskipun telah berbuat kesalahan.

3. Merupakan Pelecehan Emosional

Membentak dengan berteriak pada anak termasuk pelecehan emosional. Hal ini terbukti karena memiliki efek jangka panjang seperti rendahnya harga diri dan kecemasan pada jiwa anak. Anakmu juga dapat menjadi lebih rentan terhadap penindasan.

 

4. Kurangnya Rasa Percaya Diri

6 Dampak Orang Tua Sering Berteriak dan Menyalahkan Anak

Melansir Sun Life, berfokus pada kesalahan anak dan berteriak pada anak bisa membuatnya menjadi orang yang kurang percaya diri. Ini penyebabnya oleh rasa takut yang dialaminya karena saat orang tua memarahinya, dia tidak diizinkan untuk mengungkapkan alasannya melakukan kesalahan. Anak juga menjadi enggan mengambil inisiatif karena selalu disalahkan.

5. Sulit Menerima Informasi

Dampak selanjutnya adalah sambungan neuron di otak anak dapat putus. Akibatnya, kelancaran penerimaan dan penyimpanan informasi yang diterima olehnya menjadi terganggu.

6. Sulit Memutuskan Sesuatu

6 Dampak Orang Tua Sering Berteriak dan Menyalahkan Anak

Anak akan selalu ragu untuk membuat atau menyelesaikan sesuatu hingga berhasil karena selalu takut kena marah atau tersalahkan. Mereka takut berbuat sesuatu karena tidak ingin nantinya akan dimarahi.

Jika kamu berbicara secara agresif pada anak, kecil kemungkinan anakmu mendapatkan hasil yang baik. Bahkan, hubunganmu dengannya bisa hancur. Anak-anak pun belajar dari perilaku orang tuanya. Jika kamu berbicara secara baik dan halus padanya, maka dia pun akan demikian kepadamu  dan orang di sekitarnya. Jika kamu berbicara dengan nada tinggi dan kasar padanya, maka dia pun menirunya.

Oleh karena itu, saat anak melakukan kesalahan, berikanlah pengertian tanpa membentaknya. Nasihat lembut lebih dapat menerimanya dengan maksimal. Anakmu juga tidak akan merasa tertekan dan kecewa karenamu.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: beautinesia
Nisrina Maret 8, 2024 Maret 10, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article 7 Buah dan Sayur yang Sebaiknya Tidak Mengupas Kulitnya 7 Buah dan Sayur yang Sebaiknya Tidak Mengupas Kulitnya
Next Article 10 Tanaman Hias Ini Ternyata Beracun, Sudah Tahu? 10 Tanaman Hias Ini Ternyata Beracun, Sudah Tahu?
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?