By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: 6 Jenis Pola Asuh Anak yang Bisa Diterapkan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

6 Jenis Pola Asuh Anak yang Bisa Diterapkan

Nisrina
Last updated: 2023/10/16 at 9:44 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Credit: 30 second mom
SHARE

Bagi para orangtua dan calon orangtua, konsep mengasuh anak melibatkan lebih dari sekadar memberikan makanan, menyediakan tempat tinggal yang nyaman, dan memenuhi kebutuhan dasar Si Kecil. Dalam upaya mendidik anak, setiap orangtua memiliki pendekatan yang unik, dengan tujuan utama yang sama, yaitu untuk memastikan kesejahteraan dan perkembangan yang baik bagi anak mereka.

Contents
Nurturant Parenting atau Pola Asuh PendampinganPermissive Parenting atau Pola Asuh PermisifNeglectful Parenting atau Pola Asuh LalaiNatural Parenting atau Pola Asuh dengan Kasih SayangPositive Parenting atau Pola Asuh PositifAuthoritative Parenting atau Pola Asuh Otoritatif

Namun, menjaga dan mendidik anak hingga mereka dewasa bukanlah tugas yang mudah. Banyak orangtua menghadapi tantangan dalam menentukan pola asuh yang sesuai untuk membimbing anak-anak dengan sifat dan karakter yang beragam. Di bawah ini, kami akan mengulas beberapa jenis pola asuh yang dapat diterapkan oleh orangtua untuk mendukung perkembangan anak mereka.

Pola asuh adalah kumpulan perilaku dan pendekatan yang diterapkan oleh orangtua dalam mendidik anak. Pola asuh ini merupakan proses panjang yang bertujuan untuk membantu anak tumbuh dan berkembang secara emosional, fisik, sosial, dan intelektual, sehingga mereka dapat menjadi individu mandiri ketika dewasa nanti. Penerapan pola asuh mencakup berbagai aspek, termasuk cara orangtua berinteraksi dengan anak, penerapan aturan di rumah, serta penggunaan sistem penghargaan dan hukuman.

Nurturant Parenting atau Pola Asuh Pendampingan

Pola asuh yang satu ini termasuk pola asuh yang baik bagi anak karena orangtua selalu membebaskan anak untuk mengeksplorasi lingkungan sekitarnya, sehingga mereka bisa belajar. Meski demikian, anak masih tetap dalam pengawasan orangtua. Selain itu, orangtua akan menerapkan batasan yang jelas dan sudah dibiasakan kepada anak. Dengan ini anak akan bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain, serta lebih percaya diri.

Permissive Parenting atau Pola Asuh Permisif

Orangtua dengan pola asuh permisif cenderung perhatian terhadap anak-anak mereka, tetapi longgar terhadap aturan dan disiplin. Orangtua juga sangat jarang memberi tuntutan dan harapan kepada anak. Dengan pola asuh ini anak cenderung tumbuh tanpa sikap disiplin.

Neglectful Parenting atau Pola Asuh Lalai

Orangtua dengan pola asuh anak ini lebih mengabaikan emosi dan pendapat dari anak mereka. Anak yang dibesarkan dengan pola asuh ini akan memiliki kedisiplinan yang kurang, tidak peduli terhadap lingkungan sekitarnya, berkembang menjadi dewasa sebelum waktunya, bahkan anak akan sering mengalami pertengkaran dengan orangtua.

Natural Parenting atau Pola Asuh dengan Kasih Sayang

Pola asuh ini merupakan pola asuh yang baik karena adanya keterikatan emosional yang dipupuk dengan baik oleh orangtua. Orangtua dengan pola asuh ini biasanya akan menghindari hukuman fisik pada anak. Orangtua juga akan mengajarkan sikap disiplin melalui interaksi antara orangtua dan anak. Jeleknya, dengan pola asuh ini anak menjadi manja dan terlalu tergantung kepada orangtuanya.

Positive Parenting atau Pola Asuh Positif

Pada pola asuh ini, orangtua akan membimbing dan menasehati anak tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, serta orangtua juga akan mengajarkan dan menjelaskan bahwa setiap pilihan mempunyai konsekuensi tersendiri. Pola asuh ini mengajarkan anak untuk mempertimbangkan pilihan yang ada dan lebih bertanggung jawab pada setiap pilihannya.

Authoritative Parenting atau Pola Asuh Otoritatif

Pada pola asuh ini, orangtua akan mengatur batas, memberi pemahaman kepada anak-anak, dan menekankan alasan diberlakukannya suatu aturan. Dengan begini, anak-anak bisa menjadi lebih mandiri, diterima secara sosial, sukses dalam akademis dan juga berperilaku.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina Oktober 16, 2023 Oktober 16, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Ini Cara Mencegah Gangguan Kepribadian Antisosial
Next Article 13 Manfaat Air Rebusan Kayu Manis untuk Tubuh
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?