Kehadiran kerutan seringkali dapat mengurangi rasa percaya diri seseorang terhadap penampilannya. Meskipun kerutan merupakan bagian alami dari proses penuaan, ada beberapa kebiasaan yang dapat kamu untuk mengurangi dan mencegah kerutan di dahi.
Jika kamu mengalami kerutan di wajah, yuk simak lebih lanjut untuk mengetahui kebiasaan apa saja yang bisa kamu terapkan.
6 Kebiasaan untuk Menghilangkan Kerutan di Dahi
Selalu Menggunakan Sunscreen
Menggunakan sunscreen dengan SPF di atas 30 dapat membantu mencegah kanker kulit. Sebuah studi tahun 2013 dalam jurnal Annals of Internal Medicine menemukan, bahwa sunscreen juga membantu menunda tanda-tanda penuaan. Menggunakannya setiap hari adalah kebiasaan yang akan menguntungkan kesehatan kulit dalam jangka panjang.
Mencuci Wajah Secara Teratur
Mencuci wajah secara teratur membantu membersihkan kotoran, minyak, dan sisa-sisa makeup yang dapat menyumbat pori-pori. Pori-pori yang bersih memungkinkan produk perawatan kulit lebih mudah diserap oleh kulit, sehingga membantu meningkatkan efektivitasnya dalam mengurangi kerutan.
Lakukan Chemical Peel
Menurut Sai Demirovic yaitu seorang estetika, chemical peel mengangkat lapisan atas kulit yang terdiri dari sel-sel kulit mati dan rusak. Ini merangsang pertumbuhan sel-sel kulit baru yang lebih sehat dan mengurangi tampilan kerutan serta garis halus.
Kelola Stress
Berdasarkan sebuah studi, stres dapat menyebabkan kerutan karena hormon stres utama yaitu kortisol, dapat mengurangi produksi kolagen. Selain itu, melakukan ekspresi wajah yang terkait dengan stres secara berulang, seperti mengernyitkan kening, menyebabkan kerutan menjadi lebih dalam.
Konsumsi Makanan Kaya Antioksidan
Antioksidan membantu melawan kerusakan yang disebabkan oleh stres oksidatif pada sel-sel dalam tubuh. Mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan seperti blueberry, kacang merah, anggur, kale, dan bayam akan membantu kulit sehat dari dalam dan dapat mengurangi tanda-tanda penuaan dini.
Ubah Posisi Tidur
Melansir Aesthetic Surgery Journal, beberapa kerutan di wajah sebenarnya bisa disebabkan oleh posisi tidur karena posisi tidur tertentu dapat menyebabkan tekanan berlebih pada kulit wajah. Dengan mengubah posisi tidur menjadi telentang, tekanan pada kulit dapat tersebar lebih merata, mengurangi kemungkinan terbentuknya kerutan akibat tekanan yang terlalu berlebihan pada satu area tertentu.