7 artis Hollywood berbagi kisah hadapi pelecehan seksual ini menjadi inspirasi banyak orang terutama bagi yang pernah menjadi korban. Pelecehan seksual merupakan salah satu masalah sosial yang sulit untuk diatasi. Tidak hanya terjadi pada orang biasa, tetapi juga bisa menimpa para tokoh publik yang terkenal memiliki pengamanan ketat dalam kehidupan sehari-harinya.
Kejadian pelecehan seksual bisa terjadi dalam berbagai bentuk tindakan yang tidak pernah terduga. Menurut laporan dari Everyday Health, beberapa artis Hollywood telah berbagi pengalaman mereka dalam menghadapi pelecehan seksual dan bagaimana mereka mengatasinya.
7 Artis Hollywood Berbagi Kisah Hadapi Pelecehan Seksual
1. Evan Rachel Wood

Dalam sebuah wawancara dengan Rolling Stone, Evan Rachel Wood mengaku mengalami dua kali tindak perkosaan. Kejadian pertama ternyata justru dilakukan oleh pasangannya sendiri saat keduanya masih bersama, sedangkan kekerasan seksual kedua dilakukan oleh pemilik sebuah bar. Karena kejadian ini, dia mengaku tak bisa tinggal diam lagi dengan kasus pelecehan yang terus terjadi.
2. Viola Davis

Pemenang Academy Award, Viola Davis, memberikan pertanyaan bahwa dirinya adalah penyintas kekerasan seksual saat membuka acara makan siang tahunan Rape Foundation. Melansir People, dia tidak menjelaskan dengan detail pengalamannya, namun dia mengungkap bahwa dirinya memiliki kesamaan dengan sejumlah orang di sekitarnya, yaitu menjadi penyintas kekerasan seksual dalam beberapa cara dan bentuk.
3. Lady Gaga

Pengalaman menjadi korban pelecehan seksual dituangkan Lady Gaga dalam lirik lagunya yang berjudul “Till It Happens to You”. Selain itu, Vanity Fair juga melaporkan perempuan berjuluk Mother Monster ini mengalami kekerasan seksual pada usia 19 tahun. Bukan hal mudah, Lady Gaga butuh waktu bertahun-tahun untuk sembuh, dan hal ini juga yang diketahuinya juga dialami oleh banyak penyintas lainnya. Salah satu penyebab banyak korban terpuruk, menurut Lady Gaga, adalah banyaknya pihak yang justru menyalahkan dan tak memberikan dukungan pada korban.
4. Lucy Hale

Bintang “Pretty Little Liars” ini mengunggah postingan yang cukup mengejutkan pada tahun 2018 dengan kata-kata berbunyi “Saya tidak pernah memahami apa itu pelecehan seksual, sampai malam ini tiba,” sebagaimana dilansir daei People.
Postingan tersebut ia hapus setelahnya, namun kemudian Lucy Hale menjelaskan dalam sebuah wawancara bahwa hal ini berkaitan dengan pelecehan seksual yang dialaminya. Kejadian itu membuatnya sadar bahwa ada banyak orang yang dimanfaatkan, termasuk dirinya. Meski demikian, dia mengaku beruntung karena hal itu tak terlalu membuatnya terpuruk.
5. Brooke Shields

Populer berkat perannya dalam film “Pretty Baby” dan “Blue Lagoon”, Brooke Shield mengungkapkan pada Maret 2023 bahwa dirinya juga menjadi korban pelecehan seksual saat masih remaja. Melansir Everyday Health, dia mengaku bahwa pelakunya adalah seorang produser Hollywood. Namun saat itu dia hanya bisa menyalahkan dirinya dan bahkan tidak bisa melapor kepada siapapun. Trauma dalam dirinya itu baru mulai membaik 30 tahun kemudian, setelah dia menyemangati banyak penyintas kekerasan seksual di sekitarnya.
6. Brendan Fraser

Bukan hanya perempuan, pria pun juga tak luput dari tindak kekerasan seksual. Seperti halnya yang pernah dialami Brendan Fraser pada tahun 2003. Di mana saat itu dia menduga telah diraba-raba oleh Philip Berk, mantan presiden Hollywood Foreign Press Association. Bicara pada GQ tahun 2018, Fraser mengaku merasa syok dan terpuruk dengan kejadian itu sehingga enggan membicarakannya lebih banyak pada publik. Berk sendiri membantah kabar ini namun Fraser tidak memberikan ralat atau mencabut dugaannya.
7. Alyssa Milano

Menjadi salah satu artis yang mendukung gerakan #MeToo di media sosial, Alyssa Milano ternyata juga memiliki pengalaman buruk di masa lalu. Melansir ABC News, bintang Charmed ini sempat mengalami pelecehan seksual saat masih remaja. Pada masa itu, dia memang lebih banyak mendapat peran dewasa sehingga ada lawan main yang rupanya ingin mengambil kesempatan saat berakting.
Namun walau merasa tidak nyaman, Alyssa Milano memilih diam, dan baru berani speak up 30 tahun kemudian. Dia mengaku butuh waktu bertahun-tahun untuk menenangkan diri dan selama 3 dekade dia hanya diam tanpa memberitahukannya dengan orangtua, polisi, dan pihak lain. Alasannya, dia benar-benar ingin melupakan kejadian buruk itu dan tak ingin membicarakannya. Hingga pada tahun 2019 akhirnya dia berani bangkit dan bicara karena tak ingin ketidakadilan ini terus membayanginya.
Kekerasan seksual masih terjadi di sekitar kita dan bisa menimpa siapa pun tanpa kecuali. Kejadian ini bisa meninggalkan trauma berat dan krisis mental yang kemungkinan baru bisa sembuh setelah bertahun-tahun. Karenanya, semua orang harus mulai membuka mata dan aware dengan kejadian ini. Cari bantuan dari orang terdekat dan profesional, jangan takut melapor agar para pelaku bisa bertindak tegas dan tak lagi merajalela.
