By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: 7 Bahan Masakan khas Korea yang Sudah Hampir Punah
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

7 Bahan Masakan khas Korea yang Sudah Hampir Punah

Nisrina
Last updated: 2023/10/02 at 8:19 AM
Nisrina
Share
3 Min Read
Credit: Pinterest
SHARE

Jika diminta untuk menyebutkan makanan khas Korea Selatan, banyak yang akan segera menyebutkan kimchi, bulgogi, tteokpokki, dan bibimbap. Namun, mungkin tidak semua orang tahu bahwa ada beberapa bahan makanan khas Korea yang mulai terlupakan oleh masyarakatnya. Keterbatasan pasokan bahan-bahan ini dapat mengancam kepunahan dan mengakibatkan sulitnya menemukan mereka lagi. Berikut adalah tujuh bahan makanan khas Korea yang hampir punah:

Contents
1. Garam Jayeom2. Teh Doncha3. Sapi Hitam4. Pasta dan Saus Kedelai Hijau5. Gandum Anjeunbaengi6. Ayam Aogye7. Lili Hanson

1. Garam Jayeom

Sebelum garam diproduksi, biasanya garam akan dijemur terlebih dahulu. Berbeda dengan garam pada umumnya, garam Jayeom dibuat dengan secara tradisional dengan merebus air laut dalam kuali. Rasanya yang kurang asin dan pahit serta tekstur yang halus adalah ciri khas dari garam Jayeom. Produksi garam ini berhenti pada tahun 1950 dan baru dilanjutkan belum lama di ini di Taean, Provinsi Chungcheong Selatan dan Gochang, Provinsi Jeolla Utara.

2. Teh Doncha

 

Teh Doncha didapat dari daun teh asli dari daerah bagian selatan Korea, seperti di provinsi Jeolla Selatan. Daun teh Doncha dikumpulkan setiap bulan Mei untuk dibuat bola-bola lalu dikukus baru kemudian dihancurkan. Setelah itu akan didiamkan selama enam bulan sampai matang dan bisa bertahan hingga 20 tahun. Untuk mengkonsumsi daun tersebut sebagai teh, daun harus dipanggang ringan lalu kemudian direbus. Konsumsi teh tersebut biasanya digunakan sebagai penangkal atau antifebrile serta mencegah sembelit.

3. Sapi Hitam

 

Sapi hitam hanya dapat ditemukan di pulau Jeju. Daging dari sapi hitam Jeju sangat kaya akan kandungan asam folat. Permintaan yang terus naik akan daging sapi yang gurih ini membuat pemerintah provinsi setempat melakukan upaya untuk melestarikan dan meningkatkan populasinya, dan sekarang jumlahnya sudah sekitar 1500 ekor.

4. Pasta dan Saus Kedelai Hijau

 

Pasta dan saus kacang kedelai memang menjadi bahan makanan penting dalam setiap masakan berkuah khas Korea. Tapi kedelai hijau hanya tumbuh di pulau selatan Jeju sehingga sangat susah didapatnya. Saat direbus, kacang ini mengeluarkan rasa yang lebih manis dari jenis kedelai lainnya.

5. Gandum Anjeunbaengi

 

Gandum kerdil ini hanya tumbuh dengan tinggi 50-80 cm. Sejak tahun 1984 ketika pemerintah berhenti membeli gandum untuk menstabilkan harga, masyarakat Korea pada masa itu melihat jatuhnya produksi gandum dan mulai berhenti menanam gandum kerdil ini sehingga sekarang sangat susah mencari gandum Anjeunbaengi ini.

6. Ayam Aogye

 

Jika di Indonesia ada ayam Cemani, maka Korea juga punya ayam Aogye. Ayam ini seluruh tubuhnya berwarna hitam bahkan tulangnya. Ayam ini sulit dikembangbiakkan karena sulit diatur. Di Korea, hanya ada satu peternakan yang terus mengembangbiakkan ayam ini yaitu di Yeonsan, Provinsi Chungcheong Selatan.

7. Lili Hanson

 
Bunga lili ini tumbuh di lereng hutan lebat di Pulau Ulleng. Kecambahnya yang masih muda biasa digunakan untuk disajikan sebagai lauk, pemerintah setempat tengah mengembangkan resep baru yang menggunakan tanaman tersebut dalam campuran makanan bibimbap.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: pergikuliner
Nisrina Oktober 2, 2023 Oktober 1, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Ternyata Ini Perbedaan Es Teler, Es Campur dan Es Oyen
Next Article Selain Cantik, Ini Sisi Lain Bali yang Jarang Diketahui Wisatawan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?