By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: 7 Tanda Rekan Kerjamu Pasif-Agresif yang Perlu Diwaspadai
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

7 Tanda Rekan Kerjamu Pasif-Agresif yang Perlu Diwaspadai

Nisrina
Last updated: 2023/09/26 at 9:49 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
SHARE

Kehadiran rekan kerja yang kurang menunjukkan etos kerja atau kurang inisiatif dapat mengganggu suasana di kantor. Namun, biasanya situasi semacam ini tidak akan berlangsung lama, karena atasan memiliki kemampuan untuk mendeteksi dan mengatasi orang-orang yang tidak dapat berkontribusi secara efektif dalam tim.

Contents
Mementingkan Diri SendiriMenginginkan PengikutMemanipulasi Orang LainMemikirkan Hal Lain yang Bahkan Tidak MemengaruhinyaTidak Menyukai PekerjaannyaMencari Sesama HatersBenci Ide Baru

Namun, terkadang ada individu dengan perilaku pasif-agresif yang pandai bermain taktik sehingga sulit untuk mengidentifikasi ketidakinisiatifan mereka secara langsung. Untungnya, Anda masih dapat mengenali individu-individu yang membawa dampak negatif dalam tim dengan memperhatikan tanda-tanda berikut, sebagaimana dilansir oleh CNBC.

Mementingkan Diri Sendiri

Ilustrasi mengobrol
Seseorang yang cenderung pasif-agresif selalu berusaha mencari persetujuan atau validasi dari orang lain. Ketika mereka menyelesaikan sebuah tugas, alih-alih berpikir mengenai dampaknya pada organisasi tempatnya berada, mereka lebih fokus pada cara orang lain memandang dirinya.

Sekilas, mereka mungkin terlihat sebagai sosok yang kompetitif dan berorientasi terhadap hasil. Namun, jika melihat lebih jauh, hasil akhir yang mereka inginkan adalah untuk kepentingannya diri sendiri alih-alih kelompok.

Menginginkan Pengikut

Daripada menjadi pengikut atau bagian dari suatu tim yang bahkan tidak sejalan dengan prinsipnya, seseorang yang punya perilaku pasif-agresif cenderung mencari pengikut. Bahkan meskipun mereka sudah berada di dalam sebuah kelompok, mereka akan merasa perlu untuk menciptakan kelompoknya sendiri.

Memanipulasi Orang Lain

Ilustrasi/Foto: Unsplash/Tim Gouw
Orang dengan kecenderungan pasif-agresif akan menggunakan wawasannya yang luas agar bisa menarik perhatian orang-orang yang menurutnya dapat bermanfaat bagi kariernya. Mereka kemudian akan memanipulasi dan membentuk sekutu demi melancarkan tujuannya, tak peduli meskipun hal itu harus merusak agenda orang lain dan memberikan dampak buruk terhadap organisasi secara keseluruhan.

ilustrasi dua rekan kerja perempuan di kantor 

Memikirkan Hal Lain yang Bahkan Tidak Memengaruhinya

Karena terlalu fokus pada hal yang dilakukan orang lain dan bagaimana hal itu bisa memengaruhi dinamika kekuasaan dalam organisasi, orang dengan perilaku pasif-agresif cenderung tidak fokus pada pekerjaannya sendiri. Terutama jika hal yang dilakukan oleh orang lain itu berpengaruh buruk pada masa depannya.

Mereka cenderung menghabiskan waktu bekerja untuk mengurusi sesuatu yang berada di luar tanggung jawabnya atau melakukan aktivitas yang tidak bernilai bagi perusahaan. Bahkan ketika mereka terlihat sibuk, mereka biasanya tidak mengerjakan sesuatu yang bisa memajukan perusahaan.

Tidak Menyukai Pekerjaannya

Ilustrasi/Foto: Unsplash/Thought Catalog
Orang dengan kecenderungan pasif-agresif tidak menikmati pekerjaannya. Mereka bahkan mungkin berkhayal untuk meninggalkan pekerjaan atau keluar dari perusahaan tempat mereka bekerja saat ini.

Ironisnya, rasa kurang percaya diri yang mereka miliki biasanya membuat mereka tidak berani mencari kesempatan lain. Alasan yang mereka berikan atas perilaku itu biasanya adalah karena mereka tahu kemampuan mereka, apa yang bisa mereka dapatkan, dan bahwa ada kemungkinan mereka akan mendapatkan yang lebih buruk.

Mencari Sesama Haters

Ilustrasi/Foto: Unsplash/Magnet.me
Orang yang punya perilaku pasif-agresif gemar mencari kolega lain yang sama-sama memiliki keluhan serupa dengannya. Namun, mereka tidak pernah berusaha menemukan solusi yang bisa mengatasi hal yang mereka anggap tidak adil atau tidak efektif itu.

Jadi, alih-alih menyatukan kekuatan dengan koleganya untuk meningkatkan pengalaman kerja, orang dengan perilaku pasif-agresif mengumpulkan massa atau haters untuk menyebarkan energi negatif dan bersikap memusuhi terhadap organisasi.

Benci Ide Baru

Ilustrasi/Foto: Unsplash/JESHOOTS.COM
Karena rasa rendah dirinya, orang dengan perilaku pasif-agresif membenci ide dan informasi baru karena merasa terancam. Ketika menghadapi inisiatif demi kemajuan yang digaungkan oleh orang lain, mereka akan melihat hal ini sebagai ancaman bagi sumber kekuasaannya di lingkungan kerja.

Argumen yang mereka sampaikan untuk mengonfrontasi ide atau inisiatif dari orang lain biasanya adalah bahwa sudah pernah mencoba hal itu tetapi gagal. Pada akhirnya, hal ini membuat mereka tidak punya keinginan untuk membantu orang lain mewujudkan idenya tersebut.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: beautinesia
Nisrina September 26, 2023 September 26, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Ikuti 4 Cara Ini untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis
Next Article Waspada! Ini 4 Tanda Quiet Firing yang Dilakukan Perusahaan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?