By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Waspada Bahaya Toxic Masculinity pada Anak
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Waspada Bahaya Toxic Masculinity pada Anak

Nisrina
Last updated: 2023/10/11 at 8:52 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Credit: Nicole Imperfect Families
SHARE

Tugas penting orang tua adalah mendidik anak-anak mereka untuk masa depan yang lebih baik. Dalam proses ini, penting untuk diingat bahwa sikap dan disiplin yang diajarkan kepada anak perempuan dan anak laki-laki mungkin berbeda. Meskipun begitu, perlu memastikan bahwa pendekatan ini tetap seimbang agar kesehatan mental anak tetap terjaga.

Contents
Waspada Bahaya Toxic Masculinity1. Stres2. Kesepian3. Emosi yang Mudah MeledakWaspada Tanda Anak dengan Toxic Masculinity

Ketika mendidik anak laki-laki, banyak orang tua mengharapkan mereka tumbuh menjadi individu yang kuat, mandiri, tangguh, dan bertanggung jawab. Namun, penting untuk memahami bagaimana mendidik anak laki-laki dengan benar, tanpa mengesampingkan pentingnya menghindari konsep “toxic masculinity“. Mengingat bahwa pola asuh yang tidak tepat dapat berkontribusi pada masalah kesehatan mental pada remaja laki-laki, penting untuk menjalani pendekatan yang tepat dalam mendidik mereka.

Waspada Bahaya Toxic Masculinity

Toxic masculinity adalah istilah yang mengacu pada tekanan terkait dengan peran pria dan sifatnya pada lingkungan sosial. Bukan hanya berperan seperti pria, tetapi kondisi ini melibatkan tekanan ekstrem untuk melakukan berbagai hal yang membahayakan.

Orang dengan sifat ini akan berpikir bahwa perawatan tubuh hanya untuk wanita. Padahal, pria juga perlu merawat dirinya untuk menghindari berbagai gangguan kesehatan. Pria dengan sifat toxic masulinity ini mungkin akan memperlakukan tubuh mereka layaknya mesin, tanpa perawatan dan istirahat.

Selain itu, sifat maskulin biasanya erat dengan tindakan kekerasan, agresif, kerap menutupi emosi yang dirasakan, dan enggan melakukan hal yang berkaitan dengan citra wanita.  Padahal, jika anak dibiarkan tumbuh dengan pola asuh yang salah, tentunya ini dapat berbahaya bagi kesehatan mental.

Berikut ini beberapa risikonya:

1. Stres

Anak-anak yang diasuh dengan maskulintas yang toksik dapat mengalami kondisi stres. Pasalnya, mereka berpikir bahwa pria tidak boleh mengungkapkan emosi dan perasaannya.  Hasilnya mereka akan terus memendam perasaannya dan rentan mengalami kondisi stres. Bahkan, stres yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu depresi ke depannya.

2. Kesepian

Sifat ini juga bisa memicu anak mengalami kesepian di masa pertumbuhannya karena merasa bisa melakukan semuanya sendiri.

3. Emosi yang Mudah Meledak

Para pria dengan maskulinitas yang toksik akan kesulitan untuk mengelola emosi mereka. Pasalnya mereka merasa bahwa mereka tidak boleh bersedih atau bahkan mengeluarkan air mata. Mereka merasa harus tetap tegar, apapun yang terjadi.

Akibatnya, mereka akan kesulitan untuk mengelola perasaan atau emosi negatif yang mereka miliki. Hasilnya, emosi mereka akan meledak-ledak dan sulit untuk dikendalikan.

Itulah beberapa dampak negatif ketika anak laki-laki dibesarkan dengan pola asuh toxic masculinity. Sebaiknya pastikan orang tua memberikan pendidikan dan membimbing anak secara tepat agar anak bisa berinteraksi dalam sosial dengan lebih baik.

Waspada Tanda Anak dengan Toxic Masculinity

Toxic masculinity bisa terlihat dari beberapa perilaku anak baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan bermainnya. Berikut tanda yang perlu diketahui, seperti:

  • Merasa bahwa anak laki-laki tidak boleh menangis.
  • Tidak mau membantu mengerjakan pekerjaan rumah, seperti memasak, menyapu atau mencuci. Sebab mereka merasa pekerjaan ini identik dengan kegiatan para wanita.
  • Lebih banyak melakukan tindakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah.
  • Tidak pernah mengungkapkan perasaannya.
  • Kesulitan menunjukkan kasih sayang pada keluarga maupun teman.

Jika anak laki-laki ibu mengalami beberapa tanda tersebut, tidak ada salahnya untuk melakukan pendekatan pada anak dengan berbagai kegiatan yang positif. Setelah itu, ajarkan anak untuk mengelola emosi mereka secara sehat agar kesehatan mentalnya terjaga dengan baik.

 

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina Oktober 11, 2023 Oktober 11, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Mengenal Sikap Toxic dan Cara Menghilangkannya
Next Article Jangan Diabaikan! 5 Hal Ini Bisa Memicu Depresi pada Remaja
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?