By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Kondisi Ini Sebabkan Penebalan Dinding Rahim
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Kondisi Ini Sebabkan Penebalan Dinding Rahim

Nisrina
Last updated: 2023/12/08 at 9:16 AM
Nisrina
Share
3 Min Read
Kondisi Ini Sebabkan Penebalan Dinding Rahim
Credit: Margriet
SHARE

Kondisi ini sebabkan penebalan dinding rahim pada wanita dan harus waspada. Hiperplasia endometrium merujuk pada peningkatan ketebalan dinding rahim yang terjadi akibat pertumbuhan sel yang tidak normal. Pertumbuhan yang tidak terkendali dari sel-sel ini menyebabkan penambahan lapisan pada dinding rahim atau endometrium. Akibatnya, pengidap hiperplasia endometrium dapat mengalami perdarahan menstruasi yang sangat berat.

Contents
Kondisi Ini Sebabkan Penebalan Dinding RahimGejala Penebalan Dinding Rahim

Biasanya, ovarium menghasilkan hormon estrogen selama fase awal siklus menstruasi. Hormon ini bertanggung jawab dalam membuat dinding rahim menjadi lebih tebal untuk mempersiapkannya untuk kemungkinan kehamilan. Namun, peningkatan kadar hormon estrogen dapat mengakibatkan pertumbuhan berlebihan pada dinding rahim. Proses selanjutnya melibatkan penggabungan dan transformasi sel-sel pembentuk endometrium menjadi bentuk yang tidak normal, sehingga terjadi peningkatan ketebalan dinding rahim.

Kondisi Ini Sebabkan Penebalan Dinding Rahim

Meningkatnya kadar hormon estrogen bersama dengan pelepasan hormon progesteron menjadi penyebab paling utama wanita mengalami hiperplasia endometrium. Sel pada dinding rahim akan terus bertumbuh sebagai respons dari meningkatnya kadar hormon estrogen.

Kemudian, sel yang membentuk lapisan akan menjadi satu dan berkembang tanpa bisa terkendali. Inilah sebabnya, hiperplasia endometrium bisa berkembang menjadi kanker. Umumnya, gangguan kesehatan ini terjadi pada wanita setelah mengalami menopause, saat proses ovulasi berhenti dan tidak lagi terbentuk progesteron.

Kendati demikian, penebalan pada dinding rahim juga bisa terjadi selama fase perimenopause atau saat proses ovulasi tidak beraturan. Beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko wanita mengalami hiperplasia endometrium, antara lain:

  • Mengalami gangguan kesuburan.
  • Berat badan berlebihan atau obesitas.
  • Mendapatkan menstruasi pada usia yang begitu muda.
  • Mengidap masalah kesehatan lain, seperti tiroid, diabetes, atau PCOS (Polycystic ovary syndrome).
  • Sudah berusia 35 tahun atau lebih.
  • Ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron.
  • Sistem kekebalan tubuh terganggu karena penyakit autoimun atau obat-obatan.
  • Riwayat panjang menstruasi yang tidak teratur atau tidak ada sama sekali.
  • Pernah menjalani terapi radiasi pada area panggul.
  • Riwayat keluarga memiliki kondisi sama.

Gejala Penebalan Dinding Rahim

Beberapa gejala yang umum terjadi saat wanita mengalami hiperplasia endometrium, antara lain:

  • Mengalami perdarahan pada rahim yang berlebihan.
  • Tetap mengalami perdarahan meski sudah memasuki masa menopause.
  • Perdarahan yang lebih berat dan lama saat menstruasi. Selain penebalan dinding rahim, ada kondisi lain yang menyebabkan perdarahan berat saat haid.
  • Menunjukkan gejala menstruasi yang tidak normal. Misalnya perdarahan dalam durasi yang lebih lama, siklus yang lebih singkat, bahkan tidak mengalami menstruasi.

Kamu perlu segera melakukan pemeriksaan apabila menunjukkan gejala tersebut, sehingga penanganan bisa segera kamu dapatkan. Terutama apabila kamu merasakan gejala, seperti:

  • Perdarahan yang tidak normal.
  • Keputihan yang berbeda dari biasanya. Misalnya terlalu banyak, berubah warna, tekstur, dan bau.
  • Mengalami nyeri pada bagian panggul.
  • Terasa sakit ketika buang air kecil dan melakukan hubungan seksual.
  • Mengalami kram perut.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina Desember 8, 2023 Desember 8, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Alasan Anak Jadi Pelaku Bullying Alasan Anak Jadi Pelaku Bullying
Next Article Perbedaan Tingkatan Stadium dalam Penyakit Kanker Perbedaan Tingkatan Stadium dalam Penyakit Kanker
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?