By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Mengenal Cacar Alaska, Gejala hingga Penyebabnya
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Space iklan tersedia di Ruangriang
Ad imageAd image

Mengenal Cacar Alaska, Gejala hingga Penyebabnya

Nisrina
Last updated: 2024/02/16 at 9:14 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Mengenal Cacar Alaska, Gejala hingga Penyebabnya
Credit: Healthline
SHARE

Mengenal cacar Alaska ini penting untuk kita ketahui mulai dari gejala hingga penyebabnya. Meskipun mungkin belum banyak orang kenali, virus Cacar Alaska atau Alaskapox telah menarik perhatian. Sejak kemunculannya pertama kali pada tahun 2015 di Fairbanks, Alaska. Sejak kejadian tersebut, beberapa laporan kasus infeksi telah muncul, menimbulkan kekhawatiran terkait potensi penyebaran virus ini dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Mari kita eksplorasi lebih lanjut tentang penyakit yang satu ini!

Contents
Mengenal Cacar AlaskaPenyebab Cacar AlaskaGejala Cacar Alaska

Mengenal Cacar Alaska

Alaskapox virus adalah penyebab cacar Alaska adalah kelompok Orthopoxvirus. Virus ini pertama kali ditemukan pada tahun 2015 setelah seorang wanita yang tinggal di sekitar Fairbanks terinfeksi. Sejak penemuan itu, ada beberapa kasus infeksi yang muncul, terutama di daerah Fairbanks North Star Borough (FNSB) dan Kenai Peninsula Borough.

Virus ini menyebabkan terbentuknya lesi pada kulit manusia dan gejala lain seperti pembengkakan kelenjar getah bening dan nyeri pada sendi atau otot. Meskipun gejalanya dapat bervariasi dari ringan hingga sedang, sebagian besar pasien melaporkan bahwa virus ini bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu tanpa penanganan khusus.

Walaupun baru terdeteksi, cacar Alaska telah menarik perhatian para ilmuwan dan tenaga medis karena potensi penyebarannya dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Studi dan penelitian lebih lanjut terus ilmuwan lakukan untuk memahami lebih dalam tentang sifat-sifat virus ini, cara penularannya, serta upaya-upaya pencegahannya.

- Advertisement -
Space iklan tersedia di RuangriangSpace iklan tersedia di Ruangriang

Penyebab Cacar Alaska

Penyebab utama dari cacar alaska adalah paparan terhadap virus orthopox yang tersebar di kalangan mamalia kecil, seperti tikus dan musang. Keberadaan virus ini telah terkonfirmasi pada beberapa spesies mamalia kecil seperti tikus punggung merah dan tikus kecil. Namun, virus ini kemungkinan juga tersebar luas pada mamalia kecil di Alaska sehingga kemungkinan ada lebih banyak kasus lagi yang belum terdeteksi.

Meskipun cara penularan virus dari hewan ke manusia belum sepenuhnya jelas, kemungkinan besar penyebabnya adalah kontak langsung dengan mamalia kecil atau hewan peliharaan yang berinteraksi dengan mamalia liar. Itulah mengapa, penting untuk menjaga kebersihan dan menghindari kontak langsung dengan hewan liar atau yang berpotensi menjadi pembawa virus untuk mengurangi risiko terinfeksi.

Bagi masyarakat Indonesia, mungkin lebih familiar dengan cacar air atau cacar monyet yang sudah cukup banyak kasusnya. Namun, tidak menutup kemungkinan jika cacar Alaska  juga bisa terjadi di kemudian hari. Itu sebabnya, kamu harus tetap waspada dan lakukan tindak pencegahan. Terutama untuk kelompok rentan, seperti anak dan lansia.

Gejala Cacar Alaska

Gejala yang timbul akibat infeksi cacar alaska meliputi terbentuknya lesi pada kulit. Pembengkakan kelenjar getah bening, serta nyeri pada sendi atau otot. Lesi yang muncul dapat bervariasi dalam ukuran dan jumlahnya. Namun sering kali dikira sebagai gigitan serangga atau luka ringan pada awalnya. Mayoritas pasien mengalami sakit ringan yang dapat sembuh dengan sendirinya setelah beberapa minggu tanpa memerlukan penanganan khusus.

Namun, perlu kamu ketahui bahwa terdapat risiko komplikasi yang lebih serius, terutama pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang melemah. Kasus yang melibatkan pasien dengan kondisi imunokompromisasi dapat berkembang menjadi penyakit yang parah dan berujung pada kematian. Walau belum terkenal luas, cacar alaska tetap membutuhkan sebuah perhatian serius dalam kesehatan masyarakat.

Penting untuk mendapatkan pengetahuan tentang virus ini untuk mencegah penyebarannya sekaligus memberikan penanganan yang tepat bagi individu yang terinfeksi.

You Might Also Like

7 Aturan Bagasi Kereta Api dari KAI Biar Gak Boncos, Yuk Catat!

Resep QQ Ball Viral ala Taiwan, Kenyal dan Gampang! Yuk Catat!

5 Aturan Paylater Terbaru dari OJK Sebelum 11.11, Biar Gak Boncos!

IVE Rilis Looks Can Kill Hari Ini, Sudah Dengerin Belum?

7 Ide Outfit Cuaca Panas Biar Tetap Adem dan Kece, Yuk Catat!

SOURCES: halodoc
Nisrina Februari 16, 2024 Februari 16, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article 6 Zodiak Tidak Memiliki Selera Humor, Hidupnya Terlalu Serius! 6 Zodiak Tidak Memiliki Selera Humor, Hidupnya Terlalu Serius!
Next Article Mengenal GERD Anxiety yang Rentan Terjadi di Usia Muda Mengenal GERD Anxiety yang Rentan Terjadi di Usia Muda
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
Space iklan tersedia di Ruangriang
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Aturan bagasi kereta api: koper oranye, koper kecil ungu, dan tote bag di dalam kabin kereta dengan kursi pink dan jendela berpemandangan bukit hijau
7 Aturan Bagasi Kereta Api dari KAI Biar Gak Boncos, Yuk Catat!
Travel Oktober 20, 2026
Resep QQ ball ala Taiwan: segelas susu dingin dengan bola ubi warna oranye, ungu, dan kuning, sirup gula aren, es batu, semangkuk QQ ball, dan ubi jalar di meja .
Resep QQ Ball Viral ala Taiwan, Kenyal dan Gampang! Yuk Catat!
Food Oktober 19, 2026
Ilustrasi aturan paylater: ponsel berisi checklist cicilan, tas belanja, kartu pembayaran, celengan, koin, dan kalender pengingat jatuh tempo dengan nuansa pink
5 Aturan Paylater Terbaru dari OJK Sebelum 11.11, Biar Gak Boncos!
Finance Oktober 19, 2026
Ilustrasi editorial IVE Looks Can Kill: siluet group girl-hero di panggung neon ungu-pink tanpa wajah identifiable
IVE Rilis Looks Can Kill Hari Ini, Sudah Dengerin Belum?
Hiburan Oktober 19, 2026

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?