Ngaku deh, keranjang belanja kamu sudah mulai penuh padahal 11.11 masih tiga mingguan lagi? Skincare yang hampir habis, sepatu incaran, sampai printilan meja kerja, semuanya kelihatan makin menggoda kalau ada tombol “bayar nanti”. Eits, sebelum jempolmu klik checkout, ada kabar penting nih: aturan paylater sekarang jauh lebih ketat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menetapkan syarat baru soal siapa yang boleh pakai paylater dan seberapa besar cicilannya. Yuk, aku jelasin pelan-pelan biar kamu tetap bisa belanja dengan hati tenang!
Aturannya tertuang dalam Peraturan Anggota Dewan Komisioner (PADK) OJK Nomor 2 Tahun 2026 tentang penyelenggaraan Buy Now Pay Later (BNPL) bagi perusahaan pembiayaan, alias multifinance. Aturan ini ditetapkan 4 Mei 2026, dan ketentuan soal batas usia dan penghasilan wajib diterapkan paling lambat 1 Juli 2026 untuk calon pengguna baru maupun perpanjangan pembiayaan. Artinya, aturan ini sudah berlaku sekarang, tepat sebelum musim tanggal kembar.
5 Aturan Paylater Terbaru dari OJK yang Perlu Kamu Tahu
1. Minimal usia 18 tahun atau sudah menikah
Paylater dari perusahaan pembiayaan hanya boleh diberikan ke calon pengguna yang berusia paling rendah 18 tahun atau sudah menikah. Jadi, adik kamu yang masih SMA gak bisa lagi asal daftar paylater buat beli photocard idolanya, ya.
2. Penghasilan minimal Rp3 juta per bulan
Calon pengguna wajib punya penghasilan bruto rata-rata minimal Rp3 juta per bulan, dibuktikan dengan dokumen yang valid seperti slip gaji atau mutasi rekening. Buat kamu yang freelance atau belum punya slip gaji, penyelenggara boleh menghitungnya lewat metode income prediction, yaitu perkiraan penghasilan dari data transaksi.
3. Gak bisa lagi “koleksi” akun paylater
Ini yang paling terasa buat para pemburu promo. Pembiayaan hanya boleh diberikan ke pengguna yang tidak sedang menerima pembiayaan dari lebih dari tiga perusahaan pembiayaan, termasuk perusahaan yang bersangkutan. Jadi, kebiasaan buka akun paylater baru di tiap aplikasi demi voucher cashback sudah gak relevan lagi.
4. Cicilan dibatasi sesuai penghasilan
Penyelenggara wajib menilai kemampuan bayarmu. Perbandingan cicilan paylater dengan penghasilan dibatasi paling tinggi 40% pada 2027 dan 2028, lalu turun jadi 30% mulai 2029. Memang belum berlaku sekarang, tapi angka ini bisa jadi patokan sehat buat dompetmu dari sekarang.
5. Kamu berhak tahu detail cicilannya sejak awal
Lewat POJK Nomor 32 Tahun 2025 tentang BNPL, penyelenggara wajib menampilkan informasi penting di aplikasinya, termasuk jumlah dan frekuensi cicilan. Biasanya, rincian biaya juga dirangkum dalam dokumen Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY). Baca dulu sebelum klik setuju, karena di situ ada bunga, biaya layanan, dan denda keterlambatan.
Kenapa OJK seketat ini? Menurut OJK, aturan ini bagian dari penguatan manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian. Paylater memang lagi naik daun: Kontan melaporkan, berdasarkan data OJK, pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan mencapai Rp13,62 triliun per Juli 2026, tumbuh 54,65% dibanding tahun sebelumnya.

Cara Pakai Paylater di 11.11 Biar Gak Boncos
Aturan paylater yang baru ini sebenarnya kabar baik, karena bikin kita lebih terlindungi dari utang yang menumpuk. Nah, biar makin aman, coba terapkan kebiasaan kecil ini:
- Hitung total bayar, bukan cicilan per bulan. Cicilan “cuma Rp99 ribuan” bisa menipu. Jumlahkan semua cicilan plus bunga dan biaya layanan, lalu bandingkan dengan harga kalau bayar langsung.
- Pakai patokan lebih ketat dari OJK. Kalau nanti OJK membatasi 30% dari penghasilan, kamu boleh banget pasang batas pribadi yang lebih kecil, supaya masih ada ruang buat tabungan dan dana darurat.
- Cukup satu akun yang paling kamu pahami. Makin sedikit akun, makin gampang memantau tagihan.
- Catat tanggal jatuh tempo dan pasang pengingat. Penyedia paylater mencantumkan denda keterlambatan di RIPLAY-nya, dan beberapa juga menyebut riwayat pembayaran dilaporkan ke SLIK OJK. Telat bayar bisa bikin catatan kreditmu jelek.
- Bikin daftar belanja dan catat harga normal dari sekarang. Jadi pas hari H, kamu bisa cek apakah diskonnya beneran hemat atau cuma coretan harga.
- Pastikan penyedianya legal. Cek daftar perusahaan berizin di situs resmi OJK atau tanya Kontak OJK 157.
Kalau kamu sering merasa cemas tiap tagihan datang, itu sinyal untuk rem dulu. Ruangriang pernah bahas soal dampak cicilan terhadap kesehatan mental, dan ternyata efeknya gak main-main. Jangan lupa juga intip pengeluaran kecil yang diam-diam bikin bocor lewat istilah latte factor.
Baca juga: Cara Cerdas Gunakan Kartu Kredit Agar Tidak Terjebak Utang
Belanja Boleh, Asal Dompet Tetap Happy
Paylater itu ibarat teman yang bisa diandalkan, asal kamu yang pegang kendali. Dengan memahami aturan paylater terbaru dari OJK, kamu bisa tetap seru-seruan berburu promo 11.11 tanpa harus pusing di akhir bulan. Ingat, diskon terbaik adalah yang gak bikin kamu berutang di luar kemampuan.
Nah, kamu tim bayar langsung atau tim paylater nih kalau lagi tanggal kembar? Cerita di kolom komentar, yuk! 🛍️

