By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Alasan Tak Boleh Minum Dingin saat Anak Batuk-Pilek
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Alasan Tak Boleh Minum Dingin saat Anak Batuk-Pilek

Nisrina
Last updated: 2024/02/28 at 8:51 AM
Nisrina
Share
2 Min Read
SHARE

Alasan tak boleh minum dingin saat anak batuk pilek ini bukan hanya sekedar mitos dan sudah terbukti secara ilmiah. Minuman dingin kerap disarankan dikonsumsi saat batuk dan pilek. Benarkah minuman dingin memengaruhi kondisi batuk-pilek? Dokter spesialis anak-konsultan Rina Triasih mengatakan, anak memang tak menyarankan mengonsumsi minuman dingin selama sakit.

Pasalnya, lanjut Rina, minuman dingin dapat memengaruhi saluran napas. Suhu dingin disebut bakal mengganggu gerakan ‘rambut getar’ yang memicu batuk dan memperbanyak produksi lendir.

Alasan Tak Boleh Minum Dingin saat Anak Batuk-Pilek

“Reflek batuk itu [terjadi] karena rambut getar. Rambut getar bergerak ke luar, menyapu kalau ada kotoran atau lendir,” jelas Rina dalam webinar bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) beberapa waktu lalu.

“Suhu dingin akan mengganggu gerakan rambut getar dan produksi lendir malah lebih banyak,” tambah Rina menjelaskan.

Sebaliknya, anak yang sedang selesma disarankan untuk mengonsumsi makanan dan minuman hangat. Selain membuat tubuh lebih nyaman, minuman hangat membantu mengencerkan dahak atau lendir. Rina juga menyarankan orang tua untuk tidak terlalu khawatir dan tak perlu buru-buru memberi si kecil obat. Pasalnya, selesma sendiri merupakan self limited disease alias penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya.

“Enggak ada obat yang efektif untuk menyembuhkan selesma,” ujar Rina.

Biasanya, gejala berupa batuk dan pilek hilang setelah hari ke-7 hingga ke-10. Rina menyarankan agar anak banyak mendapatkan asupan cairan serta nutrisi yang tepat, dan memperbanyak istirahat.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: CNN
Nisrina Februari 28, 2024 Februari 28, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Kadar Gula Darah yang Normal Berdasarkan Usia Kadar Gula Darah yang Normal Berdasarkan Usia
Next Article Hari Penyakit Langka Sedunia, Sejarah, dan Tujuannya Hari Penyakit Langka Sedunia, Sejarah, dan Tujuannya
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?