By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Mengenal Batu Akik, Perhiasan yang Ngetren Sejak Zaman Purba
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Space iklan tersedia di Ruangriang
Ad imageAd image

Mengenal Batu Akik, Perhiasan yang Ngetren Sejak Zaman Purba

Nisrina
Last updated: 2023/09/04 at 11:27 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Credit: Plimbi
SHARE

Beberapa tahun yang lalu, batu akik menjadi sangat populer di Indonesia. Masyarakat banyak yang mendiskusikan, mengenakan, atau bahkan memamerkan cincin dengan batu akik yang dipasang di jari-jari mereka. Bahkan, trotoar di pinggir jalan pun digunakan sebagai tempat untuk berdagang batu akik yang unik ini. Baik orang tua maupun anak muda ikut serta dalam demam batu mulia ini.

Contents
Sejarah batu akik sudah dipakai manusia purba sejak ribuan tahunTerbentuk dari magma yang naik ke permukaan tanah dalam waktu sangat lamaSejarah batu akik di Indonesia pernah disakralkan sejak era kerajaan Hindu BuddhaMasih tetap diburu dan dikoleksi oleh para peminatnya

Namun, sebelum menjadi tren di masyarakat, batu akik telah memiliki sejarah panjang. Mereka tidak muncul begitu saja, melainkan terbentuk melalui proses yang memakan jutaan tahun.

Sejarah batu akik sudah dipakai manusia purba sejak ribuan tahun

Sejarah Batu Akik, Perhiasan yang Ngetren sejak Zaman Purba

Di zaman logam, sekitar tahun 3000-2000 SM, manusia purba telah menggunakan batu mulia ini sebagai perhiasan. Kabarnya, mereka biasa membuat perhiasan jenis kalung menggunakan berbagai macam bahan seperti batu akik dan tanah liat yang dibakar.

Menurut beberapa sumber, batu ini berasal dari magma cair di dalam perut bumi yang ada di kedalaman sekitar 160 km dari pemukaan tanah. Magma cair dengan panas 1.000-1.300 derajat Celcius terdorong naik ke permukaan saat proses vulkanik. Jika magma berhasil keluar, maka menjadi erupsi gunung api. Sementara itu, jika magma terdorong ke permukaan secara perlahan-lahan melalui retakan, maka menjadi lapisan mineral dan batuan.

- Advertisement -
Space iklan tersedia di RuangriangSpace iklan tersedia di Ruangriang

Terbentuk dari magma yang naik ke permukaan tanah dalam waktu sangat lama

Sejarah Batu Akik, Perhiasan yang Ngetren sejak Zaman Purba

Dalam proses naik ke permukaan tanah, magma cair mengalami proses pendinginan dan hidrotermal sehingga terbentuk menjadi batuan dan mineral. Jika menjadi mineral, maka nantinya dapat berubah kembali menjadi nikel, emas, tembaga, besi, dan lain sebagainya. Jika menjadi batuan, maka dapat berubah menjadi intan, batu koral, batu sungai, atau batu akik.

Menurut ahli geologi, batuan yang terbentuk pertama kali adalah intan dengan tingkat kekerasan yang mencapai 10 MOHS dan menjadikannya batuan terkeras di bumi ini. Proses naiknya magma ke permukaan tanah ini berlangsung sangat lama, setidaknya memerlukan waktu jutaan sampai miliaran tahun sebelum akhirnya terbentuk menjadi batu akik. Karena itu, batu mulia ini juga tidak berada di kedalaman yang cukup dalam. Sebaliknya, dia justru lebih banyak berada di permukaan tanah, bahkan dapat tersebar oleh arus sungai.

Sejarah batu akik di Indonesia pernah disakralkan sejak era kerajaan Hindu Buddha

Di Indonesia, batu ini sempat menjadi benda yang dikuburkan dalam candi pada masa Hindu-Buddha. Pada saat itu, yang dikubukan bukan hanya mayat atau jenazah, melainkan macam-macam benda seperti potongan berbagai jenis logam, saji-sajian, dan batu akik.

Selain itu, pada masa kerajaan, batu ini sempat dijadikan salah satu komoditas perdagangan. Salah satunya adalah kerajaan aceh yang mengekspor perhiasan bebatuan seperti hablur, batu ambar, batu akik, dan batu mulia. Sejak tahun 1930-an, masyarakat Nusantara sudah mulai menjadikannya sebagai perhiasan.

Hal ini dibuktikan dengan temuan yang ada di naskah Kawruh Makelar Barang Kina, sebuah naskah berbahasa Jawa karya P. Rubadi Wangsadimeja. Dalam naskah tersebut dikisahkan berbagai cerita mengenai benda-benda yang umum diperjualbelikan di sekitar daerah Kedu, Jawa Tengah.

Masih tetap diburu dan dikoleksi oleh para peminatnya

Batu akik, bersama keris atau kulit binatang juga sempat dipercaya sebagai benda yang memiliki kekuatan magis sehingga diburu dan digemari oleh peminatnya. Pada saat itu, banyak pedagang yang mencari benda-benda magis seperti itu batu akik dari masyarakat untuk dijual kembali dengan harga yang tinggi.

Menurut Sekretaris Jenderal Masyarakat Batu Mulia Indonesia, Sujatmiko, kabarnya batuan ini dapat ditemukan hampir di semua wilayah Indonesia. Dari 34 provinsi yang ada, hanya Jakarta saja yang tidak memiliki batuan akik. Melihat proses pembentukan dan sejarah yang panjang tersebut, tidak berlebihan rasanya jika batu mulia ini disebut sebagai perhiasan yang ngetren sejak Zaman Purba. Meskipun saat ini, batu akik tidak lagi populer di semua kalangan masyarakat Indonesia, namun masih sangat digemari oleh para kolektor.

You Might Also Like

7 Aturan Bagasi Kereta Api dari KAI Biar Gak Boncos, Yuk Catat!

Resep QQ Ball Viral ala Taiwan, Kenyal dan Gampang! Yuk Catat!

5 Aturan Paylater Terbaru dari OJK Sebelum 11.11, Biar Gak Boncos!

IVE Rilis Looks Can Kill Hari Ini, Sudah Dengerin Belum?

7 Ide Outfit Cuaca Panas Biar Tetap Adem dan Kece, Yuk Catat!

SOURCES: dailysia
Nisrina September 4, 2023 September 4, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Tips Mewarnai Rambut tanpa Bleaching
Next Article The Equalizer 3 Sukses Merajai Puncak Box Office
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
Space iklan tersedia di Ruangriang
Ad imageAd image

Berita Terbaru

Aturan bagasi kereta api: koper oranye, koper kecil ungu, dan tote bag di dalam kabin kereta dengan kursi pink dan jendela berpemandangan bukit hijau
7 Aturan Bagasi Kereta Api dari KAI Biar Gak Boncos, Yuk Catat!
Travel Oktober 20, 2026
Resep QQ ball ala Taiwan: segelas susu dingin dengan bola ubi warna oranye, ungu, dan kuning, sirup gula aren, es batu, semangkuk QQ ball, dan ubi jalar di meja .
Resep QQ Ball Viral ala Taiwan, Kenyal dan Gampang! Yuk Catat!
Food Oktober 19, 2026
Ilustrasi aturan paylater: ponsel berisi checklist cicilan, tas belanja, kartu pembayaran, celengan, koin, dan kalender pengingat jatuh tempo dengan nuansa pink
5 Aturan Paylater Terbaru dari OJK Sebelum 11.11, Biar Gak Boncos!
Finance Oktober 19, 2026
Ilustrasi editorial IVE Looks Can Kill: siluet group girl-hero di panggung neon ungu-pink tanpa wajah identifiable
IVE Rilis Looks Can Kill Hari Ini, Sudah Dengerin Belum?
Hiburan Oktober 19, 2026

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?