By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Sejarah Resep Asli Kimchi Asal Korea
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Sejarah Resep Asli Kimchi Asal Korea

Nisrina
Last updated: 2023/09/05 at 11:00 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
SHARE

Kimchi adalah salah satu makanan khas Korea yang telah meraih popularitas internasional, termasuk di Indonesia. Keunikan rasa Kimchi datang dari proses fermentasinya yang menghasilkan cita rasa yang sangat kaya. Anda akan menemukan sentuhan asam, asin, dan dalam beberapa varian, ada nuansa manis yang terasa. Kimchi tidak hanya berfungsi sebagai makanan utama, tetapi lebih sebagai hidangan pendamping yang sering dinikmati bersama nasi, mie, dan hidangan lainnya. Di Korea, Kimchi dikenal sebagai banchan, yang merupakan hidangan pendamping yang sempurna.

Tidak hanya enak, Kimchi juga mengandung sejumlah manfaat kesehatan yang luar biasa. Proses fermentasinya membantu meningkatkan pencernaan, memperkuat sistem kekebalan tubuh, memperlambat penuaan, mendukung kesehatan jantung, dan bahkan dapat membantu melawan infeksi. Yang lebih menarik, Kimchi dibuat dari bahan dasar sayuran, menjadikannya pilihan makanan yang sehat dan lezat.

Selama ini kita selalu mengenal kimchi yang terbuat dari sawi putih sebagai kimchi klasik yang keberadaannya sudah ada sejak awal. Tapi tahukah kamu kalau sejarah resep asli kimchi khas Korea ini bukanlah menggunakan sawi putih. Menurut sejarah resep asli kimchi khas Korea, ini awalnya hanya menggunakan lobak putih yang difermentasikan dan dinamakan dengan kimchi. Ditambah lagi, kimchi lobak tersebut tidaklah menggunakan bubuk cabai sehingga warnanya justru putih kekuningan. Kimchi dibuat oleh masyarakat Korea awalnya dengan tujuan untuk mengawetkan hasil panen sayuran mereka agar tak mudah busuk, terutama pada saat panen musim dingin. Masyarakat Korea pada saat Tiga Periode Kerajaan atau sekitar tahun 57 SM-668 M. Resep asli kimchi khas Korea menggunakan bahan dasar lobak yang difermentasikan dengan cara yang sangat sederhana, yakni diberi garam untuk mengawetkannya. Cara ini memang sangat efektif digunakan dalam periode waktu yang lama.

Mengapa sejarah resep asli kimchi ini tidak menggunakan sawi putih? Ternyata di tahun tersebut, sawi putih masih belum dikenal oleh masyarakat Korea. Barulah di tahun 1392-an perdagangan di Korea sedang tumbuh pesat dan dari sinilah masyarakat Korea mengenal sawi putih atau kubis China dan mulai menanamnya di ladang mereka. Meski demikian, resep asli kimchi khas Korea bukanlah yang seperti saat ini. Meski sudah sama-sama dibuat dari bahan dasar sawi putih, tapi warnanya masih belum kemerahan karena masih belum menggunakan bubuk cabai. Hanya saja, kimchi tersebut sudah mengalami inovasi dari segi bumbu yang digunakan. Jika awalnya proses fermentasi hanya menggunakan garam saja, kali ini bumbu yang digunakan sudah menggunakan bawang putih, bawang bombay, daun bawang, dan lain sebagainya. Selain itu, jenis sayuran yang digunakan tak lagi hanya lobak dan sawi putih melainkan ada mentimun, rebung, dan lain sebagainya.


Barulah di tahun 1392-1910, yakni pada zaman Dinasti Joseon, perdagangan antar negara dan kerajaan di Korea semakin berkembang dan rempah-rempah dari luar Korea pun mulai masuk, salah satunya adalah cabai. Penambaham cabai pada kimchi membuat rasanya berubah drastis karena memiliki rasa yang agak pedas. Perpaduan rasa pedas, asam, dan asin ini sangatlah disukai oleh masyarakat Korea. Resep asli kimchi khas Korea inilah yang saat ini masih digunakan. Tercatat pada tahun 1872, tercatat ada lebih dari 80-an jenis kimchi khas Korea yang dibuat dari beragam jenis sayuran dan bahan campuran. Jumlahnya semakin bertambah hingga sekarang terdapat sekitar 200-an jenis kimchi yang berbeda.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: pergikuliner
Nisrina September 5, 2023 September 5, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Sering Keliru, Ini Perbedaan Agar-agar, Jeli dan Puding
Next Article Perbedaan E-Bussiness dan E-Commerce yang Harus Diketahui
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?