By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Alasan BKKBN Minta Tiap Pasangan Punya 1 Anak Perempuan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Alasan BKKBN Minta Tiap Pasangan Punya 1 Anak Perempuan

Nisrina
Last updated: 2024/07/05 at 5:59 PM
Nisrina
Share
3 Min Read
Alasan BKKBN Minta Tiap Pasangan Punya 1 Anak Perempuan
Credit: Pinterest/tahlia
SHARE

Alasan BKKBN minta tiap pasangan punya 1 anak perempuan menarik untuk kita ketahui. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, dr. Hasto Wardoyo, mengimbau setiap pasangan di Indonesia untuk memiliki satu anak perempuan. Pernyataan ini menjadi sorotan dan menuai kritik dari netizen di media sosial.

Contents
Alasan BKKBN Minta Tiap Pasangan Punya 1 Anak PerempuanTren 1970: Perempuan Bisa Lahirkan 6-9 AnakPergeseran Persepsi di Masyarakat tentang Pernikahan

Lantas, apa alasan BKKBN meminta setiap pasangan memiliki satu anak perempuan? Menurut Hasto Wardoyo, pernyataan tersebut merupakan upaya untuk menjaga pertumbuhan populasi di tengah angka kelahiran yang terus mengalami penurunan signifikan di Indonesia.

“Karena kalau anaknya dua lebih sedikit, maka hampir satu perempuan akan melahirkan satu anak perempuan.” jelas Hasto kepada wartawan, mengutip dari detikcom.

Alasan BKKBN Minta Tiap Pasangan Punya 1 Anak Perempuan

Tren 1970: Perempuan Bisa Lahirkan 6-9 Anak

Tradisi unik pernikahan di Ceko

Hasto menjelaskan tren pada 1970, ketika perempuan di kala itu bisa melahirkan enam hingga sembilan anak dalam setiap keluarga.

“Jadi selama beberapa puluh tahun terakhir ini penurunannya sangat progresif. Dulu angka kelahiran atau total fertility rate (TFR) itu 5,6 pada tahun 70,” ungkap Hasto.

“Karena waktu itu anaknya ya 6, 7, 8, 9 nah sekarang ini 2,18,” tambahnya.

Menurut Hasto, TFR terpantau menurun di Pulau Jawa, hingga kini berada di 2,0. Berbeda dengan provinsi lain yang masih mencatat TFR sangat tinggi yakni Papua Barat, Maluku, sampai Nusa Tenggara Timur (NTT).

 

Pergeseran Persepsi di Masyarakat tentang Pernikahan

Alasan BKKBN Minta Tiap Pasangan Punya 1 Anak Perempuan

Angka perkawinan di Indonesia merosot tajam dari semula rata-rata 2 juta pernikahan, menjadi ‘hanya’ 1,5 hingga 1,7 juta dalam setahun, mengutip dari detikHealth. Penurunan angka perkawinan ini juga berdampak pada TFR yang secara nasional kini berada di 2,1. Angka tersebut sebenarnya masih terbilang ideal untuk pertumbuhan populasi penduduk, Beauties. Namun, Hasto khawatir TFR akan terus menurun beberapa tahun ke depan.

Menurut Hasto, salah satu penyebab adanya penurunan TFR adalah pergeseran tujuan pernikahan yang awalnya didominasi prokreasi atau memiliki keturunan, kini tidak sedikit yang hanya menjadi rekreasi.

“Ada juga yang rekreasi, supaya hubungan suami-istri sah, ada yang ‘security‘ yaitu supaya bisa mendapatkan perlindungan,” bebernya.

Ilustrasi pernikahan/Foto: pexels.com/Emma BausoTak hanya itu, adanya perubahan persepsi di masyarakat tentang pernikahan tidak lagi wajib juga menyebabkan penurunan TFR.  Ia menegaskan perubahan persepsi di masyarakat tentang menikah tidak lagi wajib juga ikut berperan dalam penurunan TFR. Inilah yang membuat Hasto berharap setiap perempuan bisa melahirkan satu anak perempuan agar tidak terjadi penyusutan populasi penduduk di Indonesia.

“Di Jawa Tengah sendiri, angka kelahiran total bernilai 2,04. Secara nasional saya mempunyai tanggung jawab agar penduduk tumbuh seimbang. Saya berharap adik-adik perempuan nanti punya anak rata-rata 1 perempuan. Kalau di desa ada 1.000 perempuan maka harus ada 1.000 bayi perempuan lahir,” sambungnya.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: beautinesia
Nisrina Juli 5, 2024 Juli 7, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article 5 Tanda Orang yang Pemaaf dan Tidak Pendendam 5 Tanda Orang yang Pemaaf dan Tidak Pendendam
Next Article Deretan Selebriti yang Miliki Book Club, Ada Dua Lipa! Deretan Selebriti yang Miliki Book Club, Ada Dua Lipa!
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?