By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Apakah Buta Warna Bisa Sembuh? Ini Penjelasannya!
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Apakah Buta Warna Bisa Sembuh? Ini Penjelasannya!

Nisrina
Last updated: 2024/06/24 at 9:12 AM
Nisrina
Share
5 Min Read
Apakah Buta Warna Bisa Sembuh? Ini Penjelasannya!
Credit: Pinterest/assileye
SHARE

Apakah buta warna bisa sembuh dan hilang? Pertanyaan tersebut beberapa di antara kamu mungkin pernah memikirkannya. Mungkin kamu kenal dengan seseorang yang mengalami kesulitan membedakan beberapa warna dengan baik. Hal ini bisa disebabkan oleh kelainan pada mata yang mengakibatkan kemampuan melihat warna tidak optimal.

Contents
Apakah Buta Warna Bisa Sembuh?Jenis-jenis Buta WarnaButa Warna Merah-HijauButa Warna Biru-KuningButa Warna LengkapPenyebab Buta Warna1. Penyakit2. Obat-obatan Tertentu3. Penuaan4. Bahan Kimia

Menurut Cleveland Clinic, orang yang mengalami buta warna tidak mampu membedakan warna dengan baik karena ada kerusakan atau ketidakberfungsiannya beberapa kon (sel saraf) di mata. Kondisi buta warna kadang menjadi hambatan dalam mendaftar pekerjaan tertentu bagi sebagian orang. Muncul pertanyaan apakah buta warna dapat sembuh? Untuk menjawab pertanyaan ini, simak artikel di bawah ini.

Apakah Buta Warna Bisa Sembuh?

Mengutip dari Colour Blind Awareness untuk saat ini buta warna yang diwariskan belum ada obatnya dan tidak bisa disembuhkan. Akan tetapi melansir dari ColorBlind Guide, pada 2017 para peneliti di Jerman mencoba mengembangkan sebuah terapi bernama Luxturna untuk menyembuhkan pasien buta warna. Tetapi terapi ini masih hanya efektif untuk anak-anak, karena otaknya masih mampu melakukan perubahan koneksi saraf.

Itu pun harganya sangat mahal dan mungkin sulit terjangkau. Pada saat itu di Amerika biaya terapi Luxturna sebesar $425.000-$850.000. Mungkin jika dirupiahkan sekitar Rp 7-14 miliar. Sebagai alternatif terdapat filter berwarna dan lensa kacamata tertentu yang bisa membantu orang buta warna untuk membedakan warna. Kaca mata ‘buta warna’ ini bisa digunakan saat kerja, sekolah atau situasi apapun yang berdampak pada keselamatan, saat mengemudi misalnya.

 

Jenis-jenis Buta Warna

Buta warna bukan bukan berarti seseorang tidak bisa melihat warna sama sekali. Mengutip dari National Eye Institute (20/6/2024), sebagian besar orang yang mengalami buta warna masih bisa melihat berbagai warna, tetapi mereka melihat beberapa warna dengan cara yang berbeda dari orang lain.

Mereka juga mungkin mengalami kesulitan membedakan antara warna atau nuansa tertentu. Tetapi dalam beberapa kasus yang langka, buta warna memang ada yang menyebabkan seseorang sama sekali tidak bisa melihat warna. Lebih lengkapnya berikut jenis-jenis buta warna.

Buta Warna Merah-Hijau

Buta warna ini membuat seseorang sulit untuk membedakan warna hijau dan merah. Berdasarkan jenisnya, buta warna ini dibagi menjadi 4 jenis yaitu

1. Deuteranomali adalah jenis yang paling umum dari defisiensi penglihatan warna merah-hijau. Ini membuat beberapa nuansa hijau terlihat lebih merah. Jenis ini ringan dan biasanya tidak mengganggu aktivitas normal.

2. Protanomali membuat beberapa nuansa merah terlihat lebih hijau dan kurang terang. Jenis ini juga ringan dan biasanya tidak mengganggu aktivitas normal.

3. Protanopia dan deuteranopia membuat seseorang tidak dapat membedakan antara merah dan hijau sama sekali.

Buta Warna Biru-Kuning

Jenis defisiensi penglihatan warna biru-kuning yang kurang umum membuat sulit untuk membedakan antara beberapa kombinasi warna yang berbeda. Berikut 2 jenis buta warna biru kuning.

1. Tritanomali membuat sulit untuk membedakan antara biru dan hijau, serta antara kuning dan merah.

2. Tritanopia membuat seseorang tidak dapat membedakan antara biru dan hijau, ungu dan merah, serta kuning dan merah muda. Ini juga membuat warna terlihat kurang terang.

Buta Warna Lengkap

Jika kamu mengalami kurangnya penglihatan warna lengkap, kamu tidak dapat melihat warna sama sekali. Ini juga disebut monokromasi atau akromatopsia, dan jarang terjadi. Penderita buta warna lengkap juga mungkin memiliki masalah dalam melihat dengan jelas dan memiliki sensitivitas lebih tinggi terhadap cahaya.

 

Penyebab Buta Warna

Merangkum dari Mayo Clinic (20/6/2024) buta warna umumnya disebabkan karena keturunan. Dan ini lebih sering diwariskan kepada pria daripada wanita. Adapun lebih sering orang mengalami buta warna merah-hijau.

Buta warna biru-kuning lebih jarang terjadi, apalagi buta warna lengkap. Tetapi buta warna memang bisa disebabkan oleh beberapa hal yaitu:

1. Penyakit

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan defisiensi warna adalah anemia sel sabit, diabetes, degenerasi makula, penyakit Alzheimer, sclerosis ganda, glaukoma, penyakit Parkinson, alkoholisme kronis, dan leukemia. Satu mata mungkin lebih berpengaruh daripada yang lain, dan defisiensi warna mungkin membaik jika penyakit sembuh.

2. Obat-obatan Tertentu

Beberapa obat dapat mengubah penglihatan warna, seperti beberapa obat yang mengobati penyakit autoimun tertentu, masalah jantung, tekanan darah tinggi, disfungsi ereksi, infeksi, gangguan saraf, dan masalah psikologis.

3. Penuaan

Kemampuan untuk melihat warna akan memburuk perlahan seiring bertambahnya usia. Ini bisa menyebabkan buta warna.

4. Bahan Kimia

Paparan terhadap beberapa bahan kimia di tempat kerja, seperti karbon disulfida dan pupuk dapat menyebabkan hilangnya penglihatan warna.

Itu dia ulasan mengenai penyembuhan buta warna yang sampai saat ini belum ada penawarnya. Semoga bermanfaat.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: detikhealth
Nisrina Juni 24, 2024 Juni 24, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Perbedaan Imunisasi dan Vaksinasi yang Wajib Kamu Tahu! Perbedaan Imunisasi dan Vaksinasi yang Wajib Kamu Tahu!
Next Article Daftar Tensi Normal Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin Daftar Tensi Normal Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?