By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Bahaya Jarang Mengganti Pembalut saat Menstruasi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Bahaya Jarang Mengganti Pembalut saat Menstruasi

Nisrina
Last updated: 2023/09/06 at 9:46 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Credit: Women Health's
SHARE

Sebagian besar wanita di Indonesia memilih pembalut sebagai alat penampung selama menstruasi, meskipun ada berbagai pilihan lain seperti menstrual cup dan tampon. Namun, apapun jenis penampung yang kamu pilih, menjaga kebersihannya adalah hal yang sangat penting. Ini berlaku juga untuk penggunaan pembalut. Jika kamu tidak sering mengganti pembalut, ada risiko yang harus diwaspadai.

Contents
Harus Ganti Pembalut Berapa Kali dalam Sehari?Pentingnya Jaga Kebersihan Organ Intim saat Menstruasi

Salah satu dampak negatif yang sering muncul ketika jarang mengganti pembalut adalah munculnya ruam kulit. Kondisi ini terjadi karena pembalut terlalu lama menampung darah menstruasi, menyebabkan gesekan dengan kulit paha, dan mengakibatkan iritasi. Jika tidak diatasi, ruam ini dapat menyebabkan gejala seperti rasa gatal, perih, bahkan infeksi. Untuk menghindari masalah ini, sangat penting untuk secara teratur mengganti pembalut selama menstruasi dan menjaga kebersihan organ intim dengan baik.

Harus Ganti Pembalut Berapa Kali dalam Sehari?

Pembalut adalah alat yang bisa membantu kamu menampung dan menyerap darah yang keluar dari Miss V saat menstruasi. Namun, setiap orang tentu memiliki kederasan aliran darah menstruasi yang berbeda setiap harinya, sehingga hal ini bisa memengaruhi pemilihan pembalut yang perlu pakai. Meski begitu, bagaimanapun bentuk dan ketebalan pembalut yang digunakan, kamu tetap harus menggantinya secara teratur.

Jarang ganti pembalut bisa menyebabkan timbulnya bau dan infeksi bakteri dari darah menstruasi. Selain itu, jika aliran darah sangat banyak, sedangkan pembalut sudah tidak mampu menampungnya, hal ini dapat menyebabkan kebocoran. Tentunya, kamu tidak ingin jika tiba-tiba ada noda darah yang menembus ke luar saat sedang beraktivitas, bukan?

Lalu, berapa kali sebaiknya harus ganti pembalut dalam sehari? Ini hanya bisa ditentukan jika kamu mengenali seberapa deras aliran darah menstruasimu. Jika aliran darah deras dan pembalut yang dipakai tidak cukup banyak menyerap darah, kamu mungkin harus ganti pembalut lebih sering. Sementara itu, waktu yang ideal untuk ganti pembalut adalah setiap 4-6 jam sekali. Artinya, dalam sehari sebaiknya kamu ganti pembalut sebanyak 4-6 kali.

Pentingnya Jaga Kebersihan Organ Intim saat Menstruasi

Tidak hanya mengganti pembalut secara rutin, menjaga kebersihan Miss V saat menstruasi juga tak kalah penting. Namun, jangan sembarangan juga dalam membersihkan Miss V. Cukup bersihkan dengan sabun polos (bukan sabun antibakteri) dan air saat mandi atau selesai buang air.

Pilihlah sabun untuk membersihkan Miss V yang tidak mengandung pewangi dan antiseptik. Dua kandungan tersebut dapat memengaruhi keseimbangan bakteri dan tingkat pH dalam Miss V, bahkan bisa menyebabkan iritasi pada beberapa orang.

Sabun wangi untuk mengharumkan Miss V sebenarnya tidak diperlukan. Aroma tidak sedap dari Miss V bisa dihindari cukup dengan membersihkannya secara rutin. Bahkan, membersihkan Miss V dengan air hangat saja sebenarnya sudah cukup. Perlu diketahui bahwa Miss V sebenarnya bisa membersihkan dirinya sendiri dengan cairan alami yang dihasilkannya. Jadi, sabun dengan antiseptik juga tidak diperlukan.

Saat sedang menstruasi, bersihkan Miss V dengan baik sebelum ganti pembalut. Darah biasanya juga bisa masuk ke ruang-ruang kecil di sekitar area Miss V, sehingga penting untuk membersihkan Miss V dan labia. Bersihkan juga area perineum, yaitu area sekitar vagina dan anus.

Jangan sampai salah, bersihkan Miss V dari arah depan ke belakang, yaitu dari Miss V ke anus. Jika kamu membersihkan dari arah sebaliknya, bakteri dari anus bisa masuk ke dalam Miss V dan uretra. Hal ini dapat memicu timbulnya infeksi.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina September 6, 2023 September 6, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Tips Mengatasi Ruam Popok pada Bayi
Next Article Kenali 5 Fakta Menstrual Cup Sebelum Mengguakannya
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?