By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Benarkah Tidur di Ubin Tanpa Alas Bisa Picu Paru-paru Basah?
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Benarkah Tidur di Ubin Tanpa Alas Bisa Picu Paru-paru Basah?

Nisrina
Last updated: 2024/07/01 at 9:14 AM
Nisrina
Share
2 Min Read
Benarkah Tidur di Ubin Tanpa Alas Bisa Picu Paru-paru Basah?
Credit: Pinterest/Prime Women
SHARE

Benarkah tidur di ubin tanpa alas bisa picu paru-paru basah? Pertanyaan tersebut seringkali beberapa orang tanyakan. Dr. Astri Indah Prameswari, dokter spesialis paru di Eka Hospital BSD, membenarkan hal tersebut. Namun, bukan ubin yang memicu paru-paru basah, melainkan kuman atau bakteri yang menempel di ubin tersebut.

“Bisa, [tidur di ubin] tentu saja bisa [memicu paru-paru basah]. Tapi, ini disebabkan oleh kuman atau bakteri yang terhirup langsung dari ubin, bukan ubinnya yang jadi penyebab penyakit ini,” kata Dr. Astri saat ditemui di kawasan BSD, Tangerang, Kamis (27/6).

Menurut Dr. Astri, ubin adalah benda mati yang tidak bisa menularkan penyakit. Namun, ubin bisa menjadi tempat kuman atau bakteri berkembang biak. Hal ini bisa terjadi, misalnya, saat ada orang yang batuk sembarangan dan dropletnya tertinggal di ubin.

Tak lama kemudian, ada orang lain yang tidur di atas ubin tanpa alas. Dengan begitu, secara tidak sadar ia bisa menghirup kuman dan bakteri dari droplet orang yang batuk dan mengandung penyakit.

Benarkah Tidur di Ubin Tanpa Alas Bisa Picu Paru-paru Basah?

“Jadi prosesnya, ya, tetap karena dihirup, apalagi posisinya sangat dekat tiduran di lantai guling-guling, ya, mudah sekali bakteri masuk. Didukung juga dengan misalnya imun dia sedang lemah. Alhasil bakteri lebih mudah berkembang biak,” jelasnya.

Paru-paru basah adalah kondisi peradangan pada paru-paru yang menyebabkan penumpukan cairan di kantung udara. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur. Paru-paru basah dapat memicu gejala seperti demam, batuk, sesak napas, dan nyeri dada.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: CNN Indonesia
Nisrina Juli 1, 2024 Juli 1, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article 3 Ciri Pasangan dengan Tipe Golden Retriever, Yuk Pahami! 3 Ciri Pasangan dengan Tipe Golden Retriever, Yuk Pahami!
Next Article Fakta Side Stitch, Nyeri di Bawah Tulang Iga saat Olahraga Fakta Side Stitch, Nyeri di Bawah Tulang Iga saat Olahraga
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?