By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Berapa Jumlah Rakaat Salat Tarawih yang Benar?
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Berapa Jumlah Rakaat Salat Tarawih yang Benar?

Nisrina
Last updated: 2024/03/18 at 8:16 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Berapa Jumlah Rakaat Salat Tarawih yang Benar?
Credit: menatapaceh
SHARE

Berapa jumlah rakaat salat tarawih yang benar? Perbedaan rakaat ini kita pelajari bersama-sama di sini. Bulan Ramadan merupakan bulan suci yang ternantikan umat Islam karena pada bulan tersebut setiap ibadah akan berlipat ganda pahalanya. Muslim menghidupkan malam-malam Ramadan, salah satunya dengan salat Tarawih.

Salat Tarawih merupakan salat sunah muakkadah dan ini telah oleh ulama salaf maupun khalaf sepakati. Namun, tidak asing jika ada perbedaan mengenai jumlah rakaat pada salat Tarawih. Sebagian orang berkeyakinan dengan melaksanakan 8 rakaat salat Tarawih dengan 3 rakaat salat witir, sehingga menjadi 11 rakaat. Sebagian lainnya berkeyakinan melaksanakan 20 rakaat salat Tarawih dengan 3 rakaat salat witir, sehingga menjadi 23 rakaat.

Ini terjadi karena tidak ada batasan jumlah rakaat dalam salat Tarawih. Sebagaimana yang Nabi SAW jawab ketika ada pertanyaan, yaitu sebagai berikut:

“Salat malam itu dua rakaat-dua rakaat. Jika seseorang dari kalian takut masuk waktu Subuh, maka kerjakanlah satu rakaat. Dengan itu berarti kalian menutup salat tadi dengan witir.” (HR Bukhari no. 990 dan Muslim no. 749, dari Ibnu ‘Umar)

Berapa Jumlah Rakaat Salat Tarawih yang Benar?

Perbedaan pendapat mengenai jumlah rakaat salat Tarawih sudah terjadi semenjak zaman para sahabat dan tabi’in. Hal ini karena terdapat banyak riwayat hadits yang berkenaan mengenai pelaksanaan salat Tarawih Rasulullah SAW.

Menurut buku Tuntunan Ibadah Ramadan dan Hari Raya oleh R. Syamsul B. dan M. Nielda, jumlah rakaat salat Tarawih apabila melihat dari tinjauan sejarah. Secara umum, mayoritas muslim seluruh dunia mengikuti pendapat jumhur ulama dari empat mazhab, yaitu 20 rakaat salat Tarawih tambah 3 rakaat salat witir. Namun, Mazhab Maliki memiliki pendapat berbeda.

Pengikut Mazhab Maliki mengikuti salah satu pendapat Imam Malik yang menyebutkan bahwa jumlah rakaat salat Tarawih adalah 36 rakaat tambah 3 rakaat salat witir. Pendapat Imam Malik ini merupakan amaliyah penduduk Madinah pada zaman dahulu.

Selain 20 dan 36 rakaat, ada pendapat lain dari sebagian pengikut Mazhab Hanafi seperti Imam Al-Kamal Ibnu al-Humam mengatakan, salat Tarawih berjumlah 8 rakaat. Imam Al-Kamal Ibnu al-Humam dalam kitab Fathul Qadir menuliskan:

أَنَّ قِيَامَ رَمَضَانَ سُنَّةٌ إحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً بِالْوِتْرِ فِي جَمَاعَةٍ فَعَلَهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ تَرَكَهُ لِعُذْرٍ… وَظَاهِرُ كَلَامِ الْمَشَايِخِ أَنَّ السُّنَّةَ عِشْرُونَ، وَمُقْتَضَى الدَّلِيلِ مَا قُلْنَا

“Sesungguhnya Qiyamul Lail di Bulan Ramadan hukumnya sunah, yaitu 11 rakaat dengan witir, secara berjamaah. Hal itu oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam kerjakan, lalu meninggalkannya karena ada uzur… Dan zahir pendapat masyayikh bahwa sunnahnya 20 rakaat. Sedangkan, menurut dalil adalah apa yang kami katakan (8 rakaat tanpa witir).”

Meskipun terdapat perbedaan pendapat, umat Islam dapat melaksanakan ibadah Tarawih dengan jumlah rakaat yang sesuai dengan pendapat ulama yang kamu ikuti. Ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW yang Abu Hurairah RA riwayatkan, yang menyatakan:

كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَغِّبُ فِي قِيَامِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَأْمُرَهُمْ فِيهِ بِعَزِيمَةٍ، فَيَقُولُ: مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Rasulullah SAW memberikan motivasi untuk mengerjakan salat pada malam Ramadan tanpa mewajibkannya kepada para sahabat. Beliau bersabda, ‘Barang siapa yang mendirikan salat malam di bulan Ramadan dengan iman dan mengharap pahala maka akan terampuni dosa-dosanya yang telah lalu’,” (HR Muslim No. 759)

Wallahu a’lam.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: detikhikmah
Nisrina Maret 18, 2024 Maret 17, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article 5 Keutamaan Salat Tarawih di Bulan Ramadan 5 Keutamaan Salat Tarawih di Bulan Ramadan
Next Article Bukan Imsak, Ternyata Ini Batas Akhir Makan Sahur! Bukan Imsak, Ternyata Ini Batas Akhir Makan Sahur!
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?