Cara cerdas mengatasi drama politik kantor yang melelahkan ini bisa kamu coba terapkan. Terkadang, tantangan dalam bekerja tidak hanya terletak pada kesulitan menyelesaikan tugas-tugas yang ia kerjakan. Drama politik di kantor atau konflik yang terjadi di lingkungan kerja juga bisa membuat kita merasa enggan pergi ke tempat kerja.
Meskipun bekerja sangat penting untuk memperoleh pendapatan yang memenuhi kebutuhan hidup, namun drama politik di kantor bisa mengurangi produktivitas kita. Menurut Rosalind Wiseman yang sering memberikan konsultasi tentang budaya dan konflik di perusahaan. Drama di tempat kerja tidak terlalu berbeda dengan drama yang terjadi di kalangan remaja di sekolah menengah. Meskipun remaja bisa lebih kasar, dampak konfliknya serupa dengan yang teralami orang dewasa di tempat kerja.
Beberapa contoh drama di kantor termasuk tidak mengundang dalam acara bersama tim lainnya. Atau seseorang mengambil kredit atas pekerjaan yang sebenarnya oleh rekan kerja lain lakukan. Selain itu, seseorang mungkin menyalahkanmu atau rekan kerja lain atas kesalahan yang sebenarnya mereka lakukan, dan bahkan membicarakan hal buruk tentangmu kepada atasan.
Situasi ini tentu sangat melelahkan. Lalu, apa yang harus dilakukan ketika drama politik di kantor terjadi?
Cara Cerdas Mengatasi Drama Politik Kantor yang Melelahkan
Menerima dan Mengakui

Menurut Wiseman, langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan menerima dan mengakui bahwa merasa terkucilkan atau remeh adalah hal yang normal. Hal itu juga bukan kekanak-kanakan dan bahwa situasi seperti itu memang dapat berdampak sangat nyata pada kariermu.
Tetaplah Berempati

Mungkin rapat atau meeting lewat Zoom atau Google Meet mempersulitmu untuk memahami rekan kerja. Akan tetapi, kamu bisa mencoba mengajukan lebih banyak pertanyaan agar mampu memahami teman-teman yang bekerja denganmu. Setiap orang tentu dapat melewati tantangannya masing-masing. Oleh karena itu, jangan menyerah dalam mengerahkan kekuatan kebaikanmu. Jika kamu pernah melihat politik kantor yang tidak biasa, ambillah jalan yang benar. Kamu tentu ingin dikenang sebagai seseorang yang mampu memimpin dengan integritas.
Menjadi Pribadi yang Autentik

Aset terbesarmu adalah dengan selalu menjadi diri sendiri. Bersungguh-sungguhlah dengan apa yang kamu katakan, tindak lanjuti komitmenmu dan jangan menjadi tipe orang yang selalu mengukur opini publik sebelum bertindak. Keaslian atau autentik adalah suatu keharusan yang terjadi di kantor atau perusahaan. Adanya keaslian atau menjadi autentik, akan menempatkanmu jadi sosok terpercaya bersama teman kerjamu.
Pelajari Cara Mendengarkan Secara Aktif

Menavigasi politik kantor memerlukan kemampuan mendengarkan secara aktif. Mungkin kamu kesulitan memahami rekan kerjamu karena adanya email dan meeting online. Namun, hal itu sebetulnya bisa diatasi. Kamu bisa merekam atau mencatat poin-poin meeting, lalu putar ulang atau baca lagi catatan tersebut untuk memahami lebih dalam tugas yang sedang dilakukan untuk menghindari potensi masalah.
Tetap Netral dalam Situasi Negatif

Saat ini tentu menavigasi politik kantor telah menjadi keterampilan penting bagi setiap profesional yang sukses. Politik kantor tampaknya memang seperti hal yang biasa muncul dalam keseharian kita, bahkan dalam lingkungan kerja remote. Salah satu strategi sukses dalam menavigasi politik kantor adalah selalu bersikap netral dalam situasi negatif. Dengan melakukan tips ini, kamu bisa terbantu terhindar dari konflik tambahan serta meredakan situasi dengan tidak menambah bahan bakar ke dalam konflik yang ada.
Fokus pada Kolaborasi

Kesediaan untuk berbagi ide, menyampaikan ide kepada orang lain, dan meminta pendapat orang lain cenderung dapat menghasilkan politik yang tidak terlalu merugikan. Kamu bisa mencoba melibatkan orang-orang penting dari departemen-departemen utama dalam pekerjaan yang kamu lakukan. Hal itu seringkali memiliki banyak pengaruh dan nilai saat kamu menavigasi politik perusahaan.
Cobalah untuk Tetap Berhubungan Baik dengan Semua Orang

Tidak ada yang dapat merusak keterlibatan karyawan seperti politik kantor. Satu-satunya cara untuk bisa memenangkan itu semua adalah dengan tidak bermain politik sama sekali. Meski begitu, kamu bisa mencoba untuk tetap berhubungan baik dengan semua orang. Tetaplah bersikap positif, dan menghindari bersikap negatif atau selalu mengeluh. Kamu bisa tetap terhubung dengan rekan kerja, tapi hanya berfokus pada kolaborasi dan solusi.
Ciptakan Sistem Pertemanan untuk Karyawan Baru

Strategi menciptakan sistem pertemanan dipercaya cukup efektif untuk mencegah munculnya politik kantor. Pihak berwenang di kantor seperti atasan atau manajer mungkin bisa memasangkan karyawan baru dengan staf yang lebih berbakat dan berdedikasi untuk membantu orang baru mengenali lingkungan kerja.
Perkenalan tersebut tidak hanya seputar tugas-tugas yang nanti akan dilaksanakan, tapi juga berdiskusi soal politik kantor baik yang sudah nyata ada maupun yang dirasakan. Hal ini karena penting untuk segera mengatasi masalah yang nyata dan memberikan strategi untuk menangani apa yang dirasakan.
Tetap Berhubungan dengan Tulus

Politik kantor bisa jadi muncul akibat motif dan niat yang mencurigakan. Oleh karena itu, kamu bisa mencegahnya dengan memberikan obrolan, email, telepon, atau pertemuan virtual yang dapat menunjukkan keinginan tulus untuk mendukung orang lain dalam suatu organisasi.
Kamu bisa memberikan sesuatu yang sederhana seperti pesan chat atau email yang mengatakan harapan bahwa rekan kerja tetap bersemangat dan baik-baik saja seperti,” Halo! Aku harap kamu baik-baik saja!” dapat membantu menyebarkan emosi positif yang lebih baik di lingkungan kerja.
Itu tadi beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah atau mengatasi drama politik kantor yang melelahkan. Selamat mencoba!
