By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Cara Mengatasi dan Mencegah Diare pada Bayi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Cara Mengatasi dan Mencegah Diare pada Bayi

Nisrina
Last updated: 2023/09/05 at 9:31 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Credit: Pinterest
SHARE

Banyak ibu merasa cemas ketika bayi mereka mengalami diare. Kondisi ini memang menjadi perhatian karena dapat berakibat serius, terutama jika mengakibatkan dehidrasi. Jadi, bagaimana seharusnya tindakan yang diambil ketika bayi mengalami diare?

Contents
Penanganan Diare pada Bayi1. Susui Sesering Mungkin2. Waspada Terhadap Dehidrasi3. Praktikkan Kebersihan yang Baik4. Bicaralah dengan DokterCara Mencegah Diare pada Bayi

Tentunya, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko diare pada bayi. Salah satunya adalah menjaga kebersihan dengan lebih ketat. Salah satu penyebab utama diare pada bayi adalah masuknya bakteri, virus, atau parasit ke dalam tubuh mereka. Untuk informasi lebih lanjut, mari kita eksplorasi lebih lanjut dalam pembahasan berikut ini!

Penanganan Diare pada Bayi

Saat bayi mengalami diare, cairan keluar dari tubuh. Jika bayi kehilangan lebih banyak cairan daripada yang ia konsumsi saat menyusu, ia dapat mengalami dehidrasi. Dehidrasi pada bayi, terutama yang baru lahir, bisa terjadi dengan sangat cepat.  Jadi, penting untuk menjaga bayi tetap terhidrasi. Jika diare tergolong ringan, ibu bisa melakukan perawatan rumahan, seperti:

1. Susui Sesering Mungkin

Hal terpenting yang bisa dilakukan untuk mengatasi diare pada bayi adalah dengan terus menyusui bayi. Berikan ASI atau susu formula lebih sering saat bayi mengalami diare, untuk memberikan cairan ekstra. Bayi dapat mengalami dehidrasi dengan sangat cepat saat diare tanpa disusui.

2. Waspada Terhadap Dehidrasi

Perhatikan tanda-tanda dehidrasi seperti:

  • Frekuensi buang air kecil berkurang. Terlihat dari lebih jarang ganti popok dari biasanya.
  • Mulut dan bibir kering.
  • Tidak keluar air mata saat menangis.
  • Mata terlihat cekung.
  • Jadi lebih rewel.

Diare parah yang menyebabkan dehidrasi mungkin memerlukan perawatan dengan cairan intravena di rumah sakit. Jadi, jika bayi mengalami diare parah dan menunjukkan tanda-tanda dehidrasi seperti yang disebutkan tadi, segera bawa ke instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat.

3. Praktikkan Kebersihan yang Baik

Bergantung pada penyebabnya, diare bisa menular dan menyebar ke anggota keluarga lainnya. Jadi, cuci tangan setelah mengganti popok anak atau menggunakan kamar mandi, dan ingatkan anggota keluarga lainnya untuk melakukan hal yang sama.

4. Bicaralah dengan Dokter

Jika ibu menyusui eksklusif dan bayi menyusu dengan baik, ibu tidak perlu memberi cairan rehidrasi oral seperti Pedialyte kecuali jika dokter menginstruksikannya. Sebab, ASI mengandung cairan dan nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk menggantikan apa yang hilang karena diare.

Ada juga antibodi dalam ASI yang membantu bayi melawan infeksi dan penyakit. Jika ibu memberikan susu formula, jangan encerkan susu formula bayi untuk memberinya cairan ekstra. Berikan susu seperti biasa.

Cara Mencegah Diare pada Bayi

Ada banyak hal yang bisa jadi penyebab diare pada bayi. Mulai dari infeksi bakteri, virus, atau parasit, alergi makanan atau susu formula, hingga sensitivitas terhadap obat-obatan tertentu. Memahami penyebab diare pada bayi dapat membantu mencegahnya.

Berikut ini upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah diare pada bayi, atau setidaknya menurunkan risikonya:

  • Pastikan kebersihan botol susu dan peralatan bayi terjaga.
  • Selalu cuci tangan setelah mengganti popok bayi dan sebelum menyiapkan makanan bayi.
  • Bersihkan teether dan mainan yang sering disentuh bayi secara berkala.
  • Simpan susu formula bayi dalam wadah kedap udara dan steril, untuk mencegah kontaminasi.
  • Saat bayi mulai MPASI, perkenalkan aneka jenis makanan satu persatu dan lihat apakah ada reaksi alergi, seperti diare.
  • Perhatikan apa yang ibu konsumsi, terutama obat-obatan. Pastikan berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu sebelum minum obat apapun selama menyusui.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina September 5, 2023 September 5, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Area yang Sering Disentuh Ini Mengandung Banyak Kuman
Next Article Mengenal Pengertian sampai Pencegahan Diare
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?