By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Cara Mengatasi Infeksi Kulit Kepala Berdasarkan Penyebabnya
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Cara Mengatasi Infeksi Kulit Kepala Berdasarkan Penyebabnya

Nisrina
Last updated: 2023/08/02 at 9:13 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
SHARE

Kulit biasanya terserang jamur, tetapi tidak menyebabkan masalah besar. Namun, apabila terlalu banyak jenis jamur tumbuh, bisa menyebabkan infeksi. Ini dapat terjadi di area tubuh tertentu yang sangat lembap dan tidak terpapar udara bebas.

Contents
Mengatasi Infeksi Kulit Kepala Berdasarkan Penyebabnya1.Folikulitis2.Dermatitis Seboroik3. Scalp Psoriasis4. Infeksi Jamur

Bisa terjadi penumpukan serpihan dan kulit mati jika infeksi kulit kepala bertahan lama. Jika Anda sering menggaruk atau menggunakan bahan kimia untuk mengeringkan kulit kepala yang terkena infeksi, Anda dapat mengakibatkan kerusakan pada folikel rambut. Hal ini dapat mengakibatkan kehilangan rambut. Bagaimana cara mengatasi infeksi kulit kepala?

Mengatasi Infeksi Kulit Kepala Berdasarkan Penyebabnya

Sebagian besar infeksi kulit kepala menyebabkan rambut rontok atau ruam kulit. Kondisi ini bisa terjadi akibat keturunan atau malnutrisi. Perawatan bisa dilakukan tergantung pada kondisi yang menyebabkan infeksi kulit kepala.

1.Folikulitis

Rambut di tubuh dan kulit kepala tumbuh dari folikel rambut. Bakteri dapat masuk ke kulit melalui folikel rambut yang rusak, sehingga menyebabkan infeksi yang disebut folikulitis. Seseorang bisa mengalami folikulitis di kulit kepala jika sering mencukur atau mencabut rambut di kulit kepala, sering menyentuh kulit kepala, dan memakai topi atau penutup kepala lainnya.

Infeksi kulit kepala ini bisa diatasi dengan mengoleskan waslap hangat ke kulit. Pada beberapa kondisi, seseorang mungkin perlu minum obat untuk infeksi, tapi biasanya sembuh dengan sendirinya. Jika kamu mengetahui penyebab folikulitis, kamu sebaiknya cegah sebelum terjadi. Misalnya, sering keramas atau mengganti penutup kepala secara rutin.

2.Dermatitis Seboroik

Kondisi kulit ini menyebabkan kulit kering dan mengelupas. Dermatitis seboroik bisa menyebabkan kemerahan dan gatal di kulit kepala. Pada bayi, kondisi ini disebut cradle cap. Sedangkan pada orang dewasa, dermatitis seboroik adalah penyebab ketombe yang paling umum.

Untuk mengatasinya, kamu perlu keramas dan menyikat lembut sisik ketombe saat lunak. Atau oleskan obat yang diberikan dokter ke kulit kepala. Cara ini bisa dilakukan pada kulit kepala bayi yang kering, kemerahan, dan terasa gatal. Namun, cradle cap yang biasa terjadi pada bayi bisa menghilang dengan sendirinya.

Untuk mengatasi ketombe, gunakan sampo anti-ketombe untuk menghilangkan serpihan kulit mati dan ketombe. Jika kondisinya parah dan mengganggu, tanyakan pada dokter agar diberikan resep obat yang tepat.

3. Scalp Psoriasis

Psoriasis adalah kondisi kulit jangka panjang yang disebabkan oleh masalah pada sistem kekebalan tubuh. Hampir sebagian orang berpotensi mengalami psoriasis di kulit kepala. Kulit tampak lebih tebal, muncul bercak berwarna merah, dan mungkin terasa bersisik.

Penanganan yang dapat dilakukan yaitu menggunakan krim kulit topikal, terapi cahaya, dan obat yang diminum. Hindari pemicu psoriasis, seperti cedera kulit, stres, dan merokok untuk membantu mengurangi gejala psoriasis.

4. Infeksi Jamur

Pada kondisi yang jarang terjadi, seseorang bisa mengalami infeksi jamur di kulit kepala yang disebabkan jamur yang ada di lingkungan sekitar. Salah satu contohnya adalah mukormikosis, infeksi langka yang disebabkan oleh jamur yang ditemukan di tanah.

Orang yang memiliki sistem imun lemah berisiko tinggi mengalami infeksi jamur. Risiko bisa dikurangi dengan menjaga luka atau kulit yang rusak tetap bersih dan tertutup. Sedangkan penanganan, sebaiknya bicarakan pada dokter agar diresepkan obat anti-jamur. Pada kasus yang parah, mungkin perlu menyuntikkan anti-jamur ke dalam darah.

Itulah beberapa cara mengatasi infeksi kulit kepala berdasarkan penyebabnya. Meskipun beberapa infeksi bisa sembuh dengan sendirinya, ada baiknya tetap memastikan kondisi dengan bertanya pada dokter.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina Agustus 2, 2023 Agustus 2, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article 8 Cara Agar Kaki Mulus Bebas Kapalan
Next Article Ketombe Tak Kunjung Sembuh, Hati-hati Gejala Psoriasis
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?