Cara menyimpan kacang agar tidak cepat tengik ini penting kita tahu agak bisa mengonsumsinya hingga habis. Kacang umumnya menjadi camilan favorit bagi banyak orang karena memiliki rasa gurih dan lezat, tidak peduli bagaimana cara mengolahnya. Ketika mendekati hari raya, banyak yang menyiapkan stok kacang dalam stoples untuk dinikmati bersama keluarga.
Mulai dari kacang bawang, kacang goreng, kacang sangrai, hingga kacang panggang, ada berbagai jenis olahan kacang yang tersaji. Setelah momen hari raya berlalu, seringkali beberapa stoples kacang masih tersimpan di rumah.
Meskipun tidak ada masalah dengan menyimpan kacang, hal ini dapat menjadi masalah jika cara penyimpanannya tidak tepat. Kacang mengandung minyak yang rentan teroksidasi dan menjadi tengik seiring berjalannya waktu jika tidak menyimpan dengan benar.
Lalu, bagaimana cara menyimpan kacang agar tidak cepat tengik? Berdasarkan informasi dari Martha Stewart dan Food and Wine, ada cara sederhana yang dapat dilakukan untuk memperpanjang umur simpan kacang tanpa memerlukan peralatan khusus. Yuk, simak cara menyimpan kacang agar tetap segar!
Cara Menyimpan Kacang agar Tidak Cepat Tengik

Jika kamu ingin mendapatkan hasil yang maksimal dari memperpanjang umur simpan kacang maka penting untuk mengetahui cara menyimpannya dengan benar. Hal ini karena menurut Academy of Nutrition and Dietetics, sebagaimana yang dilansir dari Martha Stewart, lemak tak jenuh yang ada pada kacang sangat rapuh dan lembut sehingga bisa membuatnya cepat terurai.
Akibatnya, kacang menjadi rentan tengik dan dapat merusak rasa maupun kesegaran teksturnya. Oleh karena itu, untuk mengawetkannya, Richard LaMarita, chef-instruktur di Institute of Culinary Education, mengatakan bahwa sebaiknya simpan kacang di dalam lemari es, kulkas, atau freezer.

Sebab, dinginnya lemari es dapat mencegah penguraian lemak tak jenuh, yang pada akhirnya akan memperlambat pembusukan pada kacang yang bisa menyebabkan kacang menjadi tengik. Selain itu, perlu kamu tahu jika cahaya, oksigen, dan panas merupakan musuh terbesar kacang dalam memperpanjang usia kacang.
Oleh karena itu, menyimpannya di dalam freezer dapat membantu membatasi paparan terhadap ketiga elemen tersebut sehingga memperlambat laju pembusukan. Selain itu, melansir dari Food and Wine, alasan lain mengapa freezer merupakan pilihan yang tepat untuk menyimpan kacang adalah karena fakta bahwa kacang memiliki kandungan air yang rendah dibandingkan daging atau sayuran.

Kendati demikian, kamu tidak boleh asal langsung menyimpan kacang ke dalam freezer. Pastikan terlebih dahulu, wadah penyimpanan kacang adalah wadah kedap udara atau stoples maupun plastik yang kedap udara. Hal ini karena kacang cenderung menyerap bau atau aroma dari bahan-bahan lain yang ada di sekitar kacang.
Lebih lanjut, akan lebih baik jika kamu menyimpan kacang jauh dari bahan-bahan yang menyengat seperti bawang merah dan bawang putih. Sementara itu, kacang-kacangan yang disimpan di freezer bisa bertahan selama enam bulan hingga minimal satu tahun.
Hal ini tentunya bergantung dari kandungan lemak yang ada pada kacang tersebut. Sebab, setiap kacang memiliki tingkat kandungan lemak yang berbeda-beda.
