Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi dan berkaitan erat dengan sistem pernapasan adalah tuberkulosis (TBC). TBC adalah penyakit menular yang mempengaruhi paru-paru dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini dapat menyebar melalui udara, terutama saat seseorang yang mengidap TBC aktif batuk, melepaskan droplet ke udara yang berisi kuman penyebabnya.
Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar sepertiga dari populasi dunia telah terinfeksi oleh bakteri penyebab TBC, dan setiap detiknya ada satu orang yang baru terinfeksi TBC. Bahkan, Indonesia saat ini menduduki peringkat kedua sebagai negara dengan jumlah kasus TBC terbanyak di dunia, setelah India.
Kondisi ini menunjukkan bahwa TBC masih merupakan masalah serius di Indonesia dan harus terus diupayakan penanggulangannya.
Ciri Penyakit TBC yang Perlu Diwaspadai
Gejala TBC pada mulanya berupa batuk. Selain itu, masih ada beberapa ciri penyakit TBC yang perlu diwaspadai. Apa saja?
1. Suhu tubuh meningkat
Tanda-tanda awal munculnya TBC adalah suhu tubuh yang meningkat (demam), terutama di malam hari. Meskipun pada pagi dan siang hari tubuhnya sehat dan bugar, menjelang malam, tubuh pengidap TBC akan melemah dan disertai oleh demam. Meningkatnya suhu tubuh ini biasanya berlangsung selama lebih dari 3 minggu, meskipun sudah mengonsumsi obat penurun demam.
2. Berkeringat di malam hari
Suhu tubuh meningkat dan demam di malam hari juga disertai dengan munculnya keringat. Jumlah keringat yang keluar pun jauh lebih banyak dibandingkan keringat di siang hari. Walaupun tidak terjadi pada semua pengidap TBC, berkeringat di malam hari juga bisa disertai dengan badan yang menggigil.
3. Sering merasa lelah
Meskipun tidak melakukan aktivitas fisik, tubuh pengidap TBC akan sering merasa kelelahan. Hal ini ditandai dengan tubuh yang pegal-pegal dan sakit kepala. Hubungi dokter apabila sering merasakan kelelahan seperti ini.
4. Kulit pucat
Gejala lain dari TBC adalah kulit pucat. Keadaan ini disebabkan oleh tubuh yang mengalami kekurangan sel darah merah atau anemia. Kondisi inilah yang membuat warna kulit pengidap TBC cenderung pucat.
5. Nafsu makan dan berat badan menurun
Ciri fisik yang tampak dari pengidap TBC adalah berat badan yang menurun. Keadaan ini diawali dengan menurunnya nafsu makan. Ketika ini terjadi, tubuh akan mengeluarkan zat yang dapat membuat tubuh menggunakan banyak energi, sehingga proses pemecahan cadangan makanan pun akan berlangsung. Hal inilah yang akhirnya bisa menyebabkan penurunan berat badan.
Bagaimana Langkah-Langkah Pencegahan TBC?
TBC merupakan penyakit menular. Itu mengapa diperlukan langkah-langkah pencegahan agar kamu terhindar dari penyakit ini.
Lantas, bagaimana sih langkah-langkah pencegahan TBC?
- Tutupi mulut saat bersin dan batuk. Kamu bisa menutupinya dengan tangan atau menggunakan tisu dan masker. Jika kamu menutupi mulut dengan tangan, jangan lupa untuk segera mencuci tangan pakai sabun.
- Jangan membuang dahak atau ludah sembarangan.
- Pastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik. Antara lain dengan membuka pintu dan jendela agar udara dan sinar matahari bisa masuk ke rumah.
