By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Inilah Alasan Ekonomi Thailand Lebih Tahan Krisis Politik Ketimbang RI
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Inilah Alasan Ekonomi Thailand Lebih Tahan Krisis Politik Ketimbang RI

Nisrina
Last updated: 2023/08/30 at 10:06 AM
Nisrina
Share
4 Min Read
Credit: Pinterest
SHARE

Thailand merupakan salah satu negara yang sering dibandingkan perekonomiannya dengan Indonesia. Tidaklah mengherankan, mengingat keduanya termasuk dalam ASEAN 6, yaitu kelompok enam negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara, bersama dengan Singapura, Vietnam, Malaysia, dan Filipina.

Jika kita melihat dari segi Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun 2021, Indonesia memiliki angka yang jauh lebih tinggi, yaitu sekitar US$1,18 triliun, sementara Thailand hanya mencapai US$505,9 miliar. Inilah yang menjadikan Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang menjadi anggota G-20.

Namun, jika kita membandingkan kedua negara dalam hal industri manufaktur, Thailand memiliki keunggulan lebih dibandingkan Indonesia. Meskipun industri manufaktur dalam negeri terus berkembang di Indonesia, namun Thailand masih unggul dalam aspek ini.

Dalam pengembangan tahun 2023, penilaian Purchasing Managers Index (PMI) untuk sektor manufaktur Indonesia mencapai angka 52,7, yang ternyata masih di bawah perolehan Thailand yang berada pada tingkat 60,4.

Bahkan dalam situasi politik yang krisis, perekonomian Thailand tetap menunjukkan ketahanan yang kuat. Faktanya, meskipun sering kali mengalami pergolakan politik, negara Gajah Putih ini mampu menjaga stabilitas ekonominya. Keadaan ini terjadi karena Thailand kerap mengalami pergolakan politik dan kudeta. Oleh karena itu, mereka telah terbiasa menghadapi situasi krisis politik.

Kudeta terakhir di Thailand terjadi pada bulan Mei 2014, saat Jenderal Prayut Chan-o-cha memimpin militer untuk menggulingkan Niwatthamrong Boonsongpaisan dari jabatannya. Sejak saat itu, Prayut memegang kekuasaan dan baru-baru ini mengumumkan pensiun dari dunia politik pada bulan Juli.

Indeks daya beli manufaktur Indonesia pada bulan April 2023 mencapai skor 52,7, sementara Thailand mencapai 60,4. Ini menunjukkan performa Thailand yang lebih baik dalam sektor manufaktur dibandingkan Indonesia.

Terlepas dari krisis politik, Thailand berhasil menjaga stabilitas ekonomi. Hal ini dikarenakan negara tersebut memiliki fokus pada sektor ekspor dan pertanian, yang memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonominya. Indonesia, di sisi lain, cenderung mengandalkan konsumsi masyarakat yang cenderung melambat saat tekanan ekonomi muncul.

Penting untuk dicatat bahwa sekitar 58 persen dari PDB Thailand berasal dari ekspor, yang merupakan motor penggerak utama ekonomi mereka. Selain itu, Thailand juga memiliki kekuatan dalam sektor pertanian, memberikan negara ini daya saing yang kuat.

Di samping itu, sektor pariwisata Thailand juga memberikan kontribusi besar terhadap perekonomiannya. Thailand telah menjadi destinasi wisata pilihan di Asia Tenggara, sehingga sektor pariwisata dapat mengalami pemulihan setelah situasi politik mereda.

Berdasarkan data, indeks saham Thailand yaitu Stock Exchange of Thailand, mencatat kenaikan sebesar 8,2 persen sepanjang tahun, mencapai 1.405,21 pada 22 Mei 2014. Di tengah krisis politik, perekonomian Thailand tetap menunjukkan ketahanan yang kuat, yang dapat diatribusikan pada struktur monarki demokrasi yang ada di negara tersebut. Sistem ini memungkinkan campur tangan kerajaan saat menghadapi masalah.

Kesimpulannya, Thailand memiliki perekonomian yang lebih stabil dalam menghadapi krisis politik jika dibandingkan dengan Indonesia. Faktor-faktor seperti struktur politik, fokus pada sektor ekspor dan pertanian, serta industri pariwisata yang kuat, membuat Thailand lebih mampu menghadapi gejolak politik dan tetap menjaga pertumbuhan ekonominya.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: CNN
Nisrina Agustus 30, 2023 Agustus 30, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Daftar Lembaga dan Kementrian yang Sudah Umumkan Formasi CPNS 2023
Next Article Profil Toko Buku Gunung Agung yang Akan Tutup Tahun Ini
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?