By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Kenali 5 Motif Batik khas Sulawesi yang Pernah Dipakai Elon Musk
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Kenali 5 Motif Batik khas Sulawesi yang Pernah Dipakai Elon Musk

Nisrina
Last updated: 2023/10/03 at 1:10 PM
Nisrina
Share
5 Min Read
SHARE

Salah satu warisan budaya Indonesia yang sangat membanggakan adalah batik, seni tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi oleh nenek moyang kita. Hampir setiap provinsi di Indonesia memiliki batik khasnya sendiri, yang dihiasi dengan berbagai motif yang beragam.

Contents
1. Batik Bomba2. Batik Karowo3. Batik Pa’barre Allo4. Batik Pinawatengan5. Batik Tongkonan

Setiap motif batik memiliki makna dan filosofi yang mendalam, seringkali mencerminkan nilai-nilai adat, budaya, dan bahkan dipengaruhi oleh karakteristik geografis dan keunikan daerah asalnya.

Salah satu jenis batik yang memiliki motif yang sangat indah, unik, dan seringkali terlupakan adalah batik khas Sulawesi, khususnya motif Batik Bomba. Keindahan motif ini terbukti dengan Elon Musk, pendiri Tesla, mengenakan batik ini pada acara virtual B20! Mari kita eksplorasi beberapa jenis batik khas Sulawesi dalam artikel ini.

1. Batik Bomba

Batik Bomba/ Foto: goodnewsfromindonesia.id
Memiliki motif yang mengadopsi unsur tumbuhan, batik Bomba pertama kali dikenalkan oleh Langganunu atau seorang pemimpin di Kerajaan Tawaeli yang terletak di Lembah Palu, Sulawesi Tengah, bernama Putri Manukaluli.

Menurut sejarah yang dikutip dari Good News From Indonesia, Putri Manukaluli menciptakan motif bunga di atas kain ivo atau kulit kain kayu dan kain sutra. Hasil karyanya inilah yang dikenal sebagai Vuya Bomba atau Sarung Bomba.

Dalam bahasa Kaili, bahasa asli Palu, Bomba berarti kembang atau bunga. Motif dari batik bomba melambangkan kehidupan sosial masyarakat Palu yang sangat terbuka dan menghargai keberagaman dalam kebersamaan. Contohnya adalah motif Bomba Taiganja yang merupakan lambang kasih sayang.

2. Batik Karowo

Dalam bahasa Gorontalo, Karowo berarti sulaman. Sehingga terlihat untuk batik berjenis Karowo mempunyai ilustrasi timbul dari hasil sulamannya. Tradisi menyulam Karawo ini ternyata diwariskan secara turun temurun oleh perempuan Gorontalo sejak abad ke-17 lho.

Terdapat dua jenis Karowo. Pertama adalah Karowo Manila yang dibuat menggunakan teknik sulam dan biasanya akan digunakan sebagai bahan pembuatan pakaian. Kedua adalah Karawo Ikat yang dibuat menggunakan teknik ikat dan biasanya digunakan untuk membuat barang dekoratif, seperti taplak meja dan sarung bantal.

Kain Karowo memiliki berbagai macam motif yang umumnya terinspirasi dari alam. Melansir dari laman The Textile Map, ragam motif kain Karowo mempunyai maknanya masing-masing, seperti:

  • Motif pohon pinang, bermakna lurus dan jujur.
  • Motif mahkota, bermakna untuk berguna bagi orang lain.
  • Motif buaya, bermakna hukum dan nasehat.
  • Motif tali atau simpul, bermakna persaudaraan.
  • Motif kelapa, bermakna kemuliaan dan keteguhan.
  • Motif gula aren, bermakna status yang tinggi.
  • Motif gapura, bermakna masyarakat yang religius.
  • Motif janur, bermakna pemimpin yang cinta rakyat.
  • Motif pisang, bermakna semangat memberi sumbangsih dalam hidup.
  • Motif tebu, bermakna hangat dan ekspresif.

3. Batik Pa’barre Allo

Berasal dari Sulawesi Selatan, motif batik Pa’barre Allo merupakan ukiran berbentuk lingkaran menyerupai matahari yang memancarkan sinarnya dengan motif kepala kerbau di bagian tengah, sebagai simbol kemuliaan etnis Toraja. Dalam bahasa setempat, Barre berarti bulatan dan Allo berarti matahari. Motif batik Pa’Barre Allo diartikan sebagai sains dan kebijaksanaan yang menerangi seperti sinar matahari. Melansir dari laman Detik Sulsel, motif Pa’Barre Allo memiliki makna sakral tersendiri, yaitu:

  • Sebagai tanda kemuliaan kepada Tuhan yang telah menciptakan Matahari.
  • Sebagai lambang kebesaran, keagungan, serta kebanggaan bagi orang-orang Toraja.
  • Sebagai lambang kesatuan yang utuh dan tujuan yang sama milik masyarakat Tondok Lepongan Bulan Tana Matari Allo, sebutan lain dari Tana Toraja.

4. Batik Pinawatengan

Batik Pinawatengan

Melansir dari laman Fit in Line, nama kain Pinawatengan pertama kali ditemukan pada tahun 1888 dari sebuah guratan di atas watu atau batu oleh penduduk Kanonang di Sulawesi Utara.

Di batu besar inilah, para kepala adat dari berbagai suku di Minahasa berikrar untuk hidup damai antar persaudaraan. Guratan di atas batu menjadi inspirasi masyarakat setempat untuk membuat kain tenun dengan corak watu Pinawatengan. Saat ini, terdapat beberapa motif batik Pinawatengan, yakni:

  • Motif bunga matahari.
  • Motif lukisan orang-orangan.
  • Motif tulisan kuno.
  • Motif flora dan fauna.
  • Motif toar, menyerupai guratan dan gambar watu Pinawatengan.
  • Motif lingkan wene, menggambarkan dewi kesuburan.

5. Batik Tongkonan

Berasal dari Sulawesi Selatan, batik motif Tongkonan terinspirasi dari rumah tradisional Toraja yang disebut dengan Tongkonan. Dalam kegiatan sehari-hari, Tongkonan menjadi tempat bagi masyarakat setempat untuk berkonsultasi dan menyelesaikan masalah komunitas.

Menurut laman I Ware Batik, hampir semua rumah Toraja menghadap ke utara karena diyakini bahwa utara adalah arahan Tuhan. Dengan mengikuti arahan Tuhan, masyarakat Toraja percaya bahwa mereka akan dibimbing oleh kehendak ilahi dan keberuntungan ketika menginjakkan kaki di luar rumah.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: beautinesia
Nisrina Oktober 3, 2023 Oktober 3, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article 4 Batik Ini Dijual dengan Harga Selangit, Tertarik Mengoleksi?
Next Article 5 Fakta Menarik Perjalanan Desainer Didiet Maulana
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?