By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Kenali Ciri dan Penyebab Seseorang Menjadi Apatis
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Kenali Ciri dan Penyebab Seseorang Menjadi Apatis

Nisrina
Last updated: 2023/10/16 at 9:12 AM
Nisrina
Share
6 Min Read
Credit: Pinterest
SHARE

Apatis adalah ketidakminatan, kurangnya perhatian, atau kekurangan emosi terhadap suatu hal. Orang yang apatis cenderung tidak tertarik atau tidak termotivasi untuk terlibat dalam situasi atau masalah tertentu.

Contents
Penyebab Seseorang Menjadi ApatisCiri-Ciri Orang yang ApatisSikap Apatis Bisa Menjadi Gejala Gangguan JiwaCara Mengatasi Sikap Apatis1. Terapi2. Pengobatan3. Perubahan kebiasaan dan gaya hidup

Secara umum, apatis adalah reaksi yang normal dalam beberapa situasi. Namun, jika seseorang mengalami apatis secara terus-menerus, maka segera diperlukan bantuan dari seorang profesional kesehatan mental. Ini karena apatis bisa menjadi salah satu gejala dari gangguan kesehatan mental yang serius dan berpotensi berbahaya, seperti depresi.

Selain itu, sikap apatis juga bisa mengindikasikan adanya masalah kesehatan fisik yang memengaruhi fungsi dan kerja otak.

Penyebab Seseorang Menjadi Apatis

Apatis bisa terjadi karena banyak hal, sering kali karena tidak lagi percaya kepada orang lain. Ini karena seseorang terlalu sering kecewa atau dibohongi sehingga kehilangan rasa percaya. Selain itu, apatis juga bisa terjadi karena tekanan emosional. Misalnya, seseorang yang kerap mendapatkan perilaku yang tidak menyenangkan dari orang lain, entah dari keluarga seperti kekerasan fisik hingga dari teman seperti perundungan.

Kurangnya rasa percaya diri juga bisa menyebabkan munculnya sikap tidak acuh atau tidak peduli pada seseorang. Ini karena tidak adanya penghargaan pada diri mereka dari orang lain. Tak ketinggalan, kurang mendapatkan kasih sayang yang turut memicu munculnya sikap ini pada seseorang.

Ciri-Ciri Orang yang Apatis

Salah satu ciri orang apatis misalnya kurang peduli dengan orang lain. Seseorang yang mengalami kondisi ini, bisa jadi menunjukkan tanda seperti sudah tidak peduli terhadap hobi, minat, dan berbagai kegiatan lainnya yang bisa membuat dirinya senang.

Bahkan, mereka yang mengalaminya juga bisa jadi berhenti peduli pada hubungan yang penting untuk dirinya. Selain itu, berikut beberapa ciri apatis lainnya yang perlu kamu ketahui:

  • Kurang tertarik untuk mempertahankan hubungan atau menghabiskan waktu dengan orang lain.
  • Kurang memberikan respon pada peristiwa dan perubahan hidup yang terjadi, baik positif maupun negatif.
  • Kerap mengalami kelelahan dan perasaan seperti kehabisan energi.
  • Sulit untuk fokus, mempertahankan atau menyelesaikan suatu tugas.
  • Kurangnya motivasi untuk mencapai tujuan dan membuat perubahan dalam hidup.

Sikap Apatis Bisa Menjadi Gejala Gangguan Jiwa

Meski kerap dihubungkan dengan berbagai masalah kesehatan mental, faktanya apatis merupakan hal yang berbeda dari depresi. Hanya, sikap ini menjadi bagian dari masalah depresi atau kondisi penurunan kognitif.  Inilah sebabnya, ciri apatis mirip dengan gejala depresi. Keduanya bisa berhubungan pada suatu kasus, tetapi bisa juga tidak.

Seseorang bisa menunjukkan sikap ini karena pernah mengalami suatu peristiwa yang traumatis, stres, atau mengidap gangguan kesehatan mental tertentu. Maka dari itu, pemeriksaan menjadi hal yang penting untuk membantu memastikan jika masalah yang terjadi adalah akibat dari gejala apatis atau depresi.

Meski tidak termasuk gangguan jiwa, tetapi dalam beberapa konteks, sikap apatis yang parah dan berkepanjangan bisa menjadi gejala atau bagian dari beberapa gangguan jiwa. Misalnya, dalam gangguan depresi mayor atau gangguan depresi berat, apatis seringkali menjadi salah satu gejala utamanya.

Pada kasus seperti itu, apatis bisa lebih dalam dan lebih luas, memengaruhi berbagai aspek kehidupan seseorang, termasuk minat pada aktivitas yang sebelumnya dinikmati. Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua orang yang mengalami apatis memiliki gangguan jiwa. Terkadang, sikap ini dapat muncul sebagai respons alami terhadap stres, kelelahan, atau peristiwa hidup yang sulit.

Jika seseorang merasa bahwa apatisnya mengganggu kehidupan sehari-hari atau berlangsung dalam jangka waktu yang lama, sebaiknya temui psikolog atau psikiater untuk mendapatkan penilaian dan bantuan yang tepat.

Cara Mengatasi Sikap Apatis

Guna membantu mengatasi sikap tidak peduli, psikolog atau psikiater akan melakukan identifikasi terkait penyebab yang mendasarinya. Diagnosis yang tepat akan membantu memudahkan ahli memberikan pilihan pengobatan yang sesuai, termasuk:

1. Terapi

Sikap ini dapat terjadi oleh stres, peristiwa traumatik, hingga kondisi kesehatan mental. Psikoterapi atau terapi bicara dapat membantu mengatasi berbagai penyebab ini. Psikolog atau psikiater akan mendengar keluhan atau perasaan yang sedang pengidap alami.

Setelah itu, ahli akan mengajarkan berbagai teknik baru untuk mengubah cara berpikir dan memproses perasaan maupun perilaku tertentu. Cara ini dapat membantu  menurunkan sikap ini secara perlahan.

2. Pengobatan

Hingga saat ini, belum ada obat khusus yang bisa menyembuhkan kondisi ini. Meski begitu, dokter dapat memberikan beberapa obat untuk mengatasi penyebab utamanya, misalnya depresi. Jenis obat tersebut antara lain:

  • Antidepresan untuk membantu menyeimbangkan kadar neurotransmitter dan memperbaiki suasana hati, seperti SSRI.
  • Obat antipsikotik untuk mengobati apatis yang terjadi karena skizofrenia.
  • Inhibitor kolinesterase untuk mengobati apatis yang muncul karena demensia atau penyakit Alzheimer. Obat untuk meningkatkan aliran darah ke otak jika apatis terjadi karena stroke.

3. Perubahan kebiasaan dan gaya hidup

Mengubah kebiasaan dan gaya hidup sehari-hari juga dapat membantu mengurangi sikap apatis sekaligus memperbaiki suasana hati. Beberapa caranya, yaitu:

  • Rutin berolahraga.
  • Ketahui sumber penyebab stres.
  • Coba hobi baru.
  • Ambil rehat dari media sosial.
  • Hindari mengambil keputusan hingga merasa lebih baik.

Dengan mendapatkan penanganan yang tepat, sikap tidak peduli bisa sembuh dan tidak menimbulkan komplikasi berupa masalah kesehatan yang serius, baik fisik maupun kesehatan mental yang lain.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina Oktober 16, 2023 Oktober 16, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Waktu yang Dibutuhkan 12 Zodiak Jatuh Cinta
Next Article 5 Sikap Agar Tetap Bahagia saat Orang Membencimu
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?