By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Kronologi Kasus Jonathan Majors hingga Dipecat Marvel
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Kronologi Kasus Jonathan Majors hingga Dipecat Marvel

Nisrina
Last updated: 2023/12/22 at 1:54 PM
Nisrina
Share
8 Min Read
Kronologi Kasus Jonathan Majors hingga Dipecat Marvel
Credit: Alexi Rosenfeld
SHARE

Kronologi kasus Jonathan Majors hingga ia berhenti secara paksa oleh Marvel ini menarik untuk kita ketahui. Jonathan Majors bersalah atas kasus penyerangan dan pelecehan terhadap mantannya, Grace Jabbari, yang terjadi dalam sebuah mobil di New York City pada Maret 2023. Akibat keputusan tersebut, Marvel memutuskan untuk menghentikan kerja sama dengan Majors, yang memerankan Kang the Conqueror. Meski perannya vital bagi masa depan waralaba Marvel, keputusan ini keluar hanya beberapa jam setelah putusan pengadilan.

Contents
Kronologi Kasus Jonathan Majors hingga Dipecat MarvelTertangkap Atas Tuduhan PenyeranganKuasa Hukum Buka SuaraPerlindungan Bagi PelaporHadiri persidanganMajors Melaporkan JabbariJabbari ditahanHadiri Sidang Bersama PacarKesaksian JabbariHakim Ungkap BuktiJuri Nyatakan Jonathan Majors BersalahMarvel Pecat Jonathan Majors

Meskipun demikian, berdasarkan laporan Page Six pada Senin (18/12), Majors berhasil bebas dari dua tuduhan serius mengenai penyerangan dan pelecehan. Hakim persidangan juga memperbarui perintah perlindungan untuk Jabbari dari Majors. Meskipun keyakinan juri bahwa serangan yang Majors lakukan terhadap Jabbari bersifat tidak sengaja.

Kronologi Kasus Jonathan Majors hingga Dipecat Marvel

Tertangkap Atas Tuduhan Penyerangan

Semua bermula ketika Jonathan Majors tertangkap di New York pada Sabtu (25/3) atas dugaan perselisihan dalam hubungan dengan seorang perempuan. Dia juga melakukan penyerangan terhadap wanita itu. Penangkapan setelah pihak kepolisian menerima panggilan 911 di sebuah apartemen di Chelsea mengenai hal itu. Majors kemudian tertangkap atas tuduhan pencekikan, penyerangan, dan pelecehan. Pada Minggu (26/3), Kejaksaan Wilayah Manhattan mendakwa Jonathan Majors atas sejumlah tuduhan penyerangan dan pelecehan.

Kuasa Hukum Buka Suara

Kuasa hukum mengatakan Jonathan Majors sama sekali tak bersalah dalam kejadian itu. Priya Chaudhry selaku pengacara menyatakan kliennya “merupakan korban” dan bersiap menyerahkan bukti pendukung fakta itu. Chaudhry mengatakan ada rekaman video dari kendaraan dan tempat dugaan insiden itu terjadi, kesaksian dari pengemudi dan orang-orang sekitar, serta dua pernyataan tertulis dari perempuan yang menarik kembali tuduhan tersebut.

“Kami dengan cepat mengumpulkan dan memberikan bukti kepada Jaksa Wilayah dengan harapan bahwa semua tuduhan akan segera membatalkannya,” tuturnya elansir dari Variety, Minggu (26/3).

Perlindungan Bagi Pelapor

Pada 27 April, hakim pengadilan Manhattan memerintahkan agar terduga korban kekerasan Jonathan Majors, Grace Jabbari, mendapat perlindungan secara penuh. Perintah itu diberikan menyusul penetapan Majors sebagai terdakwa dalam kasus itu. Menanggapi itu, pengacara Jonathan Majors, Priya Chaudhry mengaku menerima putusan tersebut. Menurutnya, keputusan itu adalah standar yang memang harus dilakukan dalam proses pengungkapan kasus dugaan kekerasan.

“Ini standar dalam kasus seperti ini, dan kami setuju karena Majors tidak ingin berurusan dengan wanita yang menyerangnya,” kata pengacara Priya Chaudhry, dalam pernyataannya melansir dari New York Post, Kamis (27/4).

Hadiri persidangan

Jonathan Majors menghadiri persidangan atas kasus itu untuk pertama kalinya pada 9 Mei. Berdasarkan Variety kala itu, aktor tersebut muncul melalui panggilan video Zoom dan memilih untuk tak bersaksi atau memberikan pembelaan diri.

Majors Melaporkan Jabbari

Pihak Jonathan Majors pada 21 Juni melaporkan balik Jabbari atas dugaan kekerasan dalam hubungan. Kuasa hukum turut berikan bukti pendukung tuduhan itu, seperti pakaian Majors yang robek karena menjadi korban serangan.

Jabbari ditahan

Grace Jabbari pada 25 Oktober menyerahkan diri ke polisi menyusul tuduhan balik dari Jonathan Majors. Hal itu membuatnya ditahan sesaat atas dugaan penyerangan dan kejahatan kriminal. Kantor Kejaksaan Distrik Manhattan menyatakan tak bakal menuntut Jabbari karena “tak memiliki dasar penuntutan.” Sehingga, kasus atas Jabbari ditutup pada 26 Oktober. Pada hari yang sama dengan Jabbari menyerahkan diri, hakim menolak mosi untuk membatalkan kasus penyerangan terhadap Majors. Persidangannya terjadwal pada 29 November.

Hadiri Sidang Bersama Pacar

Pada Rabu (29/11), Jonathan Majors menjalani persidangan atas dugaan kekerasan dan ia didampingi kekasihnya saat ini, Meagan Good. Persidangan dimulai dengan fokus pada kekhawatiran prasidang dari kedua belah pihak, terutama dalam bukti-bukti yang tak disebutkan secara spesifik dan tersegel yang pihak Majors permasalahkan. Hakim Michael Gaffey dalam sidang Rabu (29/11) mengizinkan pengacara Jonathan Majors memperdebatkan hal itu secara tertutup. Menurutnya, pengungkapan bukti saat ini malah akan merugikan pihak Major dalam keterpihakan juri.

Kesaksian Jabbari

Grace Jabbari buka suara dengan bersaksi pada 5 Desember. Ia kala itu mengaku sangat takut dengan Jonathan Majors hingga tahap aktor tersebut bisa melukai dirinya sendiri. Tak hanya itu, ia juga meyakini mantan kekasihnya itu menggunakan ancaman menyakiti diri sendiri untuk memanipulasinya ketika masih bersama.

Hakim Ungkap Bukti

Hakim merilis bukti utama pada 13 Desember. Hal itu dilakukan meski Hakim Pengadilan Kriminal New York Michael Gaffey sebelumnya memutuskan bukti tertentu akan dirahasiakan dari publik – atas perintah tim Majors. Dia merilis bukti-bukti penting, termasuk rekaman panggilan 911 Majors untuk melaporkan Jabbari mungkin mencoba bunuh diri.

Ada pula foto yang diambil Jabbari setelah kejadian 25 Maret yang menunjukkan memar hitam di jarinya dan luka di belakang telinganya; dan video dari kamera tubuh petugas yang merespons. Bukti yang rilis termasuk pesan teks mereka, seperti ketika Majors menyatakan, “Mungkin saya adalah monster dan pria mengerikan sehingga tidak pantas mendapatkannya [cinta] dan sebaiknya bunuh diri.”

Dalam percakapan yang sama, Majors menyatakan ketakutannya bahwa jika Jabbari mencari pengobatan untuk memar dan lukanya, “hal itu dapat mengarah pada penyelidikan.” Jabbari menjawab bahwa dia akan menunda kunjungannya, tetapi hal itu harus dilakukan karena membutuhkan obat pereda nyeri. “Saya akan beri tahu dokter bahwa kepala saya terbentur,” katanya.

“Untuk apa aku ingin memberi tahu mereka apa yang sebenarnya terjadi padahal sudah jelas aku ingin bersamamu,” tulis Jabbari melalui pesan tertulis.

Juri Nyatakan Jonathan Majors Bersalah

Kasus tersebut kemudian diserahkan kepada juri. Namun, belum ada keputusan yang diambil juri pada 14 Desember. Sehingga, hakim memutuskan untuk mempertimbangkan kembali kasus itu hingga pekan berikutnya. Keputusan pun baru diambil pada 18 Desember. Juri memutuskan onathan Majors bersalah atas dua dakwaan: penyerangan tingkat tiga, dan pelecehan tingkat kedua.

Jonathan Majors tidak memberikan kesaksian pembelaan apapun dalam persidangan dugaan penyerangan dan kekerasan terhadap Grace Jabbari. Jonathan Majors rencananya hadir kembali untuk mendengar keputusan hakim terkait hukuman yang mesti ia terima dalam persidangan yang dijadwalkan berlangsung 6 Februari 2024.

Marvel Pecat Jonathan Majors

Marvel depak Jonathan Majors usai aktor itu dinyatakan bersalah. Keputusan itu diambil beberapa jam setelah Majors ternyata bersalah atas kasus kekerasan. Sejumlah sumber beberapa media Amerika Serikat seperti Entertainment Weekly dan Variety menyebut, Marvel langsung memutuskan ikatan dengan Majors yang berperan sebagai Kang the Conqueror. Padahal peran Majors termasuk vital dalam masa depan waralaba Marvel. Konon, Kang the Conqueror akan menjadi villain utama dari fase berikutnya Marvel Cinematic Universe. Semua berkat penampilan Majors yang menuai pujian sebagai Kang the Conqueror dalam Ant-Man and the Wasp: Quantumania dan dua musim serial Loki.

Itulah kronologi kasus Jonathan Majors. Semoga membantu!

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: CNN
Nisrina Desember 22, 2023 Desember 22, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Wakil Indonesia Gagal Masuk Nominasi Piala Oscar 2024
Next Article Rekomendasi Film Korea Tentang Ibu & Anak yang Penuh Haru Rekomendasi Film Korea Tentang Ibu & Anak yang Penuh Haru
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?