By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Lakukan 5 Hal Ini Ketika Kamu Tersesat di Hutan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Lakukan 5 Hal Ini Ketika Kamu Tersesat di Hutan

Nisrina
Last updated: 2023/07/27 at 4:22 PM
Nisrina
Share
5 Min Read
ilustrasi suasana saat di hutan (foto: pinterest)
SHARE

Kegiatan pendakian selalu bersentuhan dengan alam, dan petualangan yang dilakukan akan menjadi seru dan menantang jika dipersiapkan dengan baik, mulai dari persiapan peralatan pendakian terbaik hingga mental yang kuat. Namun, kemungkinan tersesat di hutan selalu ada. Anda juga harus tahu apa yang harus dilakukan ketika skenario ini terjadi, serta cara bertahan hingga menemukan jalan keluar atau tim evakuasi datang.

Contents
1. Tetap Tenang, Jangan Panik2. Tentukan Lokasi untuk Berlindung3. Saat Tersesat, Pastikan Tinggalkan Tanda4. Perhatikan Arah Matahari5. Alokasikan Makanan, dan Temukan Sumber Mata Air

Tidak diragukan lagi, sebagai penjelasan awal, disebutkan bahwa artikel ini tidak dimaksudkan untuk menakut-nakuti orang untuk pendakian atau melakukan petualangan di alam bebas. Sebaliknya, tujuan dari artikel ini adalah untuk memberikan nasihat tentang apa yang dapat dilakukan jika keadaan menjadi lebih buruk dan hal-hal tidak berjalan sesuai rencana. Anda harus segera mempersiapkan diri agar setiap pendaki, termasuk Anda sendiri, bisa selamat hingga kembali ke rumah.

Berikut beberapa tips agar selamat saat tersesat di hutan dalam kegiatan pendakian atau penjelajahan yang kamu lakukan.

1. Tetap Tenang, Jangan Panik

Memang tips pertama ini terdengar agak klasik, tapi percaya atau tidak sikap tenang bisa membantu keadaan agar tidak bertambah buruk. Lakukan pengamatan area sekitar, pastikan persediaan yang masih dibawa, dan pastikan kondisi rombongan (jika bersama rombongan).

Pemetaan awal ini memerlukan ketenangan yang tinggi, sehingga dapat mengetahui kondisi terkini dari kamu sendiri dan rombongan. Jika kamu panik, hal ini tak akan bisa dilakukan, serta mungkin saja hal-hal buruk yang seharusnya tak terjadi bisa terjadi.

Tenangkan pikiran, petakan lingkungan dan keadaan dengan baik, lalu buat rencana awal untuk bertahan dan menemukan jalur yang benar untuk kembali melanjutkan perjalanan atau kembali ke basecamp.

2. Tentukan Lokasi untuk Berlindung

Pada skenario kamu tidak bisa melanjutkan perjalanan atau usaha pencarian jalan, temukan tempat atau lokasi untuk berlindung dari hawa dingin, angin, atau hujan. Lokasi ini bisa berupa gua, pohon tumbang, atau hal lain, yang sudah dipastikan keamanan dan kekuatannya.

Jika tidak, kamu bisa mendirikan tenda atau tempat berteduh darurat untuk berlindung saat malam hari. Tempat berlindung ini diperlukan untuk menjaga tubuh tetap dalam kondisi hangat dan terhindar dari angin, hujan, suhu dingin, atau hewan yang mungkin saja ada di area tersebut.

Beberapa hal yang wajib dipastikan saat mencari tempat berlindung adalah keamanan, kekuatan tempat berlindung, jauh dari jangkauan hewan buas, serta cukup tinggi sehingga terhindar dari jangkauan hewan buas.

3. Saat Tersesat, Pastikan Tinggalkan Tanda

Selama kamu melakukan perjalanan mencari jalan keluar atau mencari sumber air, pastikan kamu meninggalkan tanda. Tanda ini bisa berupa apapun, pakaian yang diikat, tali yang diikat ke pohon, atau tanda buatan manusia lain yang mudah diidentifikasi.

Selain menjaga agar kamu tidak tersesat lebih jauh, tanda ini juga bisa menjadi faktor identifikasi awal tim evakuasi saat ingin menemukan keberadaan kamu dan rombongan. Tim evakuasi sudah memiliki pengalaman, sehingga bisa mengenali tanda apapun yang kamu ciptakan.

Tersesat di hutan memang bukan hal yang menyenangkan, tapi dengan bekal pikiran yang tenang, kamu bisa tetap melakukan hal-hal esensial ini, seperti meninggalkan tanda. Pastikan tanda tersebut berada di lokasi yang mudah dijangkau oleh penglihatan.

4. Perhatikan Arah Matahari

Salah satu penanda arah yang paling mudah diidentifikasi adalah matahari. Saat tersesat di hutan, coba cari arah sinar matahari datang dan saat tenggelam. Hal ini bisa jadi penanda arah alami yang jelas dan mudah dipahami.

Umumnya kejadian tersesat di hutan disebabkan oleh ketidaktahuan arah dari pendaki gunung. Perangkat kompas disarankan untuk selalu dibawa. Namun pada kondisi tertentu, perhatikan sinar matahari dan kamu akan mengetahui arah mata angin dengan jelas.

Cara lain jika matahari tak kunjung tampak adalah memperhatikan lumut. Lumut, pada umumnya, tumbuh di sebelah timur di mana sinar matahari datang. Acuan ini bisa jadi opsi lain ketika sinar matahari terhalang awan atau lebatnya pepohonan.

5. Alokasikan Makanan, dan Temukan Sumber Mata Air

Setelah memetakan kondisi dan perbekalan, buat alokasi makanan untuk beberapa hari ke depan. Pastikan setiap hari kamu mendapatkan asupan makanan dan air yang cukup, sehingga tubuh bisa bertahan.

Yang tidak bisa dikesampingkan adalah kamu sebaiknya bisa menemukan sumber air bersih yang bisa dikonsumsi. Dengan menemukan mata air, kamu bisa menjamin pasokan air dalam waktu yang diperlukan untuk selamat, sehingga resiko dehidrasi bisa diminimalkan.

Kemampuan mengidentifikasi dan menemukan sumber mata air memang idealnya dimiliki setiap petualang, sehingga dalam kondisi seperti ini bisa berguna untuk bertahan hidup.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: eigeradventure
Nisrina Juli 27, 2023 Juli 27, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Sejarah Sepatu Adidas: Dari Awal Pendiriannya hingga Menjadi Ikon Global
Next Article Zodiak 28 Juli: Sagitarius Harus Berani Bertanggungjawab
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?