By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Lebih Baik Makan Cepat atau Lambat? Ini Penjelasannya!
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Lebih Baik Makan Cepat atau Lambat? Ini Penjelasannya!

Nisrina
Last updated: 2024/07/15 at 8:54 AM
Nisrina
Share
3 Min Read
Lebih Baik Makan Cepat atau Makan Lambat? Ini Penjelasannya!
Credit: Hola
SHARE

Lebih baik makan cepat atau lambat? Pertanyaan tersebut seringkali menjadi perbincangan. Kamu tim yang mana nih, mengunyah cepat atau lambat asal habis? Di balik cara kamu mengunyah, banyak orang yang mengaitkannya dengan kepribadian diri.

Contents
Makan Cepat: Meningkatkan Berat Badan dan Memperburuk Pencernaan?Makan Lambat: Porsi Jadi Sedikit, Terhindar dari ObesitasLebih Baik Makan Cepat atau Lambat?

Beberapa orang mengaitkan mengunyah cepat dengan kepribadian yang gesit dan kompetitif. Sementara itu, orang yang makan lambat teranggap sebagai pribadi yang lebih sabar tetapi mungkin lamban dalam bekerja atau belajar. Hmm, apakah memang begitu?

Terlepas dari itu, bagaimana jika meninjau dari sisi kesehatan? Mana yang lebih baik, makan cepat atau lambat? Yuk, simak sampai akhir!

Makan Cepat: Meningkatkan Berat Badan dan Memperburuk Pencernaan?

Tanpa disadari, mengunyah terlalu cepat menjadi salah satu penyebab Beauties menghabiskan banyak makanan hingga berujung kenaikan berat badan. Lho, kok bisa? Otak membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk memproses sinyal kenyang dari tubuh. Waktu tersebut terhitung dari kamu mulai.

Mwngunyah terlalu cepat akan mendorong kamu mengonsumsi lebih banyak dari yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh. Hasilnya? Tubuh kelebihan kalori. Seiring waktu, asupan kalori yang berlebih bisa menyebabkan penambahan berat badan.

Dalam Journal of Preventive Medicine and Public Health dijelaskan bahwa sebanyak 60 persen anak-anak yang mengunyah terlalu cepat berisiko 3 kali lebih mengalami kelebihan berat badan.

Selain berdampak pada berat badan, mengunyah cepat juga memperlambat proses pencernaan. Orang yang mengunyah dengan cepat lebih sering menyantap dalam potongan besar dan tidak mengunyahnya sampai halus. Kebiasaan seperti itu akan membuat lambung, usus, dan enzim pencernaan di dalamnya bekerja lebih keras dalam mengolah makanan.

 

Makan Lambat: Porsi Jadi Sedikit, Terhindar dari Obesitas

Lebih Baik Makan Cepat atau Makan Lambat? Ini Penjelasannya!

Nafsu dan asupan kalori sebagian besar terkenadali oleh hormon. Setelahnya, usus akan menekan hormon yang disebut ghrelin, yang mengontrol rasa lapar sekaligus melepas hormon rasa kenyang.

Melansir Healthline, orang muda dengan obesitas mengalami peningkatan hormon kenyang ketika mereka mengunyah dengan lambat. Makan terlalu lama dapat menurunkan asupan kalori dalam tubuh. Pengurangan asupan kalori akan menyebabkan penurunan berat badan seiring berjalannya waktu.

“Orang yang mengunyah paling lambat memiliki risiko obesitas paling rendah”, ujar psikolog Leslie Heinberg, PhD yang dikutip dari Cleveland Clinic.

Lebih Baik Makan Cepat atau Lambat?

Perlu kita tahu, makan cepat atau lambat sebenarnya tergantung dari situasi orang tersebut. Seseorang mengunyah dengan lambat kemungkinan terpengaruh oleh gangguan distraksi saat makan atau masalah kesehatan gigi. Begitu juga orang yang mengunyah dengan cepat. Bisa saja karena gaya hidupnya yang sibuk.

Tidak ada batasan berapa kali seseorang perlu mengunyah setiap makanan yang terkonsumsi. Namun, mengutip dari Healthline, mengunyah sebanyak 32 kali tidak sepenuhnya salah. Makanan yang mudah mengunyah atau bertekstur lembut cukup mengunyah sebanyak 10-15 kali.

Banyak sedikitnya kunyahan yang dilakukan, sangat berperan penting untuk pencernaan. Demi pencernaan yang sehat, lebih baik mangunyah dengan tenang tanpa tergesa-gesa. Jangan terlalu membiasakan diri terlalu cepat jika tidak perlu.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: beautinesia
Nisrina Juli 15, 2024 Juli 13, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Terapkan Hal Ini Agar Kamar Tidurmu Terlihat Minimalis Terapkan Hal Ini Agar Kamar Tidurmu Terlihat Minimalis
Next Article Tanda WhatsApp Kamu Disadap dari Jauh dan Cara Mengatasinya Tanda WhatsApp Kamu Disadap dari Jauh dan Cara Mengatasinya
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?