Makanan jatuh ‘5 detik’ masih aman untuk kita kembali konsumsi? Hal ini sering menjadi pertanyaan setiap orang. Banyak orang masih mempercayai mitos bahwa jika makanan jatuh dan belum mencapai 5 detik, maka masih aman untuk dimakan. Namun, dari perspektif kesehatan, apakah anggapan ini benar? Seorang dokter di Inggris telah memberikan pandangannya.
Tidak sengaja, kita mungkin pernah menjatuhkan makanan sehingga mendarat di lantai atau permukaan lain. Namun, makanan tersebut seringkali tidak langsung membuangnya, melainkan tetap mengonsumsi karena keyakinan bahwa dalam waktu singkat jatuhnya, makanan masih aman untuk dikonsumsi.
Namun, apakah kepercayaan ini benar? Dr. Sermed Menzher, seperti yang mengutip dari Mirror UK, telah memberikan pandangannya. Dalam video klip yang diunggahnya di TikTok dengan username @drsermedmezher dan telah tertonton lebih dari 3.000 orang, ia mengatakan penting untuk memperhatikan hasil penelitian terbaru tentang apakah makanan yang jatuh masih aman untuk mengonsumsinya jika hanya berada di lantai selama 5 detik.
Makanan Jatuh ‘5 Detik’ Masih Aman Terkonsumsi?
“Sebuah penelitian baru-baru ini mengungkapkan bahwa separuh orang merasa aman menyantap makanan mereka setelah makanan itu jatuh di lantai. Para ilmuwan bernama Dawson dan rekannya memutuskan untuk menjawab anggapan ini dengan meneliti perpindahan bakteri ke makanan dari berbagai permukaan seperti kayu, ubin, dan karpet,” jelas Dr Sermed.
Menurut penelitian, koloni bakteri berbahaya seperti Salmonella dan Campylobacter dapat bertahan hidup di permukaan hingga 4 minggu. Ketika makanan jatuh ke lantai ubin, 99% koloni yang ada akan langsung menempel. Durasi hari menempelnya bervariasi, tetapi biasanya, sekitar 50% koloni atau kurang berada di permukaan kayu, sehingga sedikit lebih aman.
Untuk makanan yang jatuh di karpet, kurang dari 0,5% koloni bakteri benar-benar berpindah ke makanan ketika mengambilnya kurang dari 5 detik setelah terjatuh.
“Perpindahan koloni bakteri akan meningkat semakin lama ketika makanan berada di sana. Jadi aturan lima detik tidak berlaku kecuali itu di atas karpet. Namun jangan ambil risiko jika kamu memakan makanan yang terjatuh di lantai,” bunyi hasil penelitian tersebut.
Dr Sermed mengatakan bakteri berbahaya yang hidup di permukaan lantai seperti Salmonella dan Campylobacter berpotensi menyebabkan penyakit jika tertelan melalui makanan, air, atau kontak dengan hewan atau permukaan yang terinfeksi.
“Bakteri ini dapat bertahan hidup dan berkembang biak di saluran pencernaan, menyebabkan berbagai gejala mulai dari gastroenteritis ringan hingga penyakit parah dan berpotensi mengancam nyawa,” kata sang dokter.
Video penjelasan dr Sermed soal apakah makanan yang dimakan setelah jatuh belum 5 detik masih aman dimakan atau tidak, ternyata menuai perdebatan. Beberapa setuju, tapi beberapa tidak.
Bagi yang setuju merasa bahwa makanan yang sudah jatuh, meski terambil kurang dari 5 detik, tetap saja sudah kotor. Sementara bagi yang tidak setuju mengatakan makan makanan yang sudah jatuh bukan perkara besar, justru bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
