By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Mengenal Gaya Hidup Hedonisme yang Harus Dihindari
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Mengenal Gaya Hidup Hedonisme yang Harus Dihindari

Nisrina
Last updated: 2023/08/14 at 2:57 PM
Nisrina
Share
11 Min Read
Credit: Pinterest
SHARE

Salah satu istilah yang mungkin sering Anda dengar adalah “hedonisme”, yang umumnya didefinisikan sebagai gaya hidup boros yang harus dihindari. Karena hedonisme lebih cenderung menyebabkan gaya hidup yang tidak sehat dan penderitaan di kemudian hari daripada memiliki efek positif.

Contents
Apa yang Dimaksud dengan Hedonisme?Definisi Hedonisme Menurut Para Ahli1. Hedonisme Menurut KBBI2. Collin Gem (1993)3. Burhanuddin dalam Antonius Sepriadi (2010:12)4. Pospoprodijo dalam Antonius Sepriadi (2010:12)5. Benthem dalam Faqih (2004)Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Sifat Hedonisme1. Menjadikan kebahagiaan sebagai tujuan utama2. Konsumtif3. Pilih-pilih teman4. Ingin segala sesuatu yang serba mewah5. Cenderung anti sosialPenyebab Orang Memiliki Sifat Hedonisme1. Faktor Internal (Dari Dalam Diri Sendiri)2. Pola Asuh dan Peran Keluarga3. Pengaruh LingkunganContoh Gaya Hidup Hedonisme1. Menghabiskan Waktu Untuk Kegiatan yang Percuma2. Tidak Memiliki Dana Darurat ataupun Investasi3. Konsumtif / Gemar Berbelanja4. Berlebihan Dalam Konsumsi Makan dan MinumCara Mengatasi Kebiasaan Hedonisme1. Definisikan Tujuan Hidup Anda2. Kurangi Kegiatan yang Tidak Bermanfaat3. Temukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana4. Mintalah Dukungan Dari Orang Terdekat5. Mencari Bantuan Profesional6. Ubah Lingkup Pertemanan Anda7. Pahami Bahwa Kebahagiaan dan Kepuasan Tidak Datang Dari Konsumsi

Apa yang Dimaksud dengan Hedonisme?

Secara harfiah kata hedonisme berasal dari bahasa Yunani ‘hedone’ yang memiliki arti kesenangan. Hedonisme adalah sebuah ideologi atau pandangan hidup yang meyakini jika kebahagiaan hanya bisa didapat dengan cara mencari kesenangan sebanyak-banyaknya dan menghindari perasaan menyakitkan.

Dalam filsafat, hedonisme adalah aliran yang menganggap bahwa kebahagiaan adalah hal terpenting dalam hidup, dan menegaskan jika kebahagiaan dapat dicapai melalui pemenuhan kebutuhan dan hasrat pribadi.  Aliran ini turut berpendapat bahwa kebahagiaan seharusnya menjadi tujuan utama dalam hidup seseorang dan segala sesuatunya akan memiliki nilai jika mampu membuat kita bahagia.

Sedangkan pemaknaan kata hedonisme dalam gaya hidup mengacu pada tindakan dan kebiasaan yang berfokus pada pemenuhan hasrat dan kenikmatan pribadi, seperti berlebihan dalam konsumsi makan, minum, dan belanja, serta menghabiskan waktu dan uang untuk aktivitas yang hanya memuaskan keinginan pribadi.

Dari pengertian yang ada ini dapat kita simpulkan jika hedonisme adalah gaya hidup yang fokus pada kenikmatan serta kepuasan pribadi tanpa mementingkan dampaknya terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Hedonisme sangat erat kaitannya dengan kekayaan, kenikmatan batin, kekuasaan, kebebasan, dan sebagainya.

Definisi Hedonisme Menurut Para Ahli

Melansir dari berbagai sumber, para ahli turut mendefinisikan hedonisme dalam berbagai perspektif yang cukup luas.

1. Hedonisme Menurut KBBI

Dikutip dari kamus besar bahasa Indonesia (KBB), hedonisme adalah suatu pandangan yang menganggap kesenangan dan kenikmatan materi sebagai tujuan utama hidup di dunia.

2. Collin Gem (1993)

Gem mengartikan hedonisme sebagai doktrin yang menyatakan jika kesenangan adalah hal yang paling penting di dunia. Kesenangan atau kenikmatan merupakan tujuan hidup dan tindakan manusia.

3. Burhanuddin dalam Antonius Sepriadi (2010:12)

Hedonisme adalah sesuatu yang dianggap baik, sesuai dengan kesenangan yang didatangkannya.

4. Pospoprodijo dalam Antonius Sepriadi (2010:12)

Hedonisme merupakan suatu anggapan bahwa kesenangan atau kenikmatan adalah tujuan akhir hidup dan yang baik yang tertinggi.

5. Benthem dalam Faqih (2004)

Gaya hidup hedonis merupakan suatu dorongan individu untuk berperilaku dengan memegang prinsip kesenangan duniawi.

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Sifat Hedonisme

Hedonisme adalah sebuah pandangan hidup yang meyakini jika setiap orang akan menjadi bahagia jika mereka terus mencari kebahagian dan menghindari rasa sakit yang ada. Menjadikan kesenangan sebagai tujuan hidup dan tindakan manusia. Berikut ini ciri-ciri orang yang memiliki sifat hedonisme.

1. Menjadikan kebahagiaan sebagai tujuan utama

Tidak pernah merasa puas, selalu ingin sesuatu yang lebih, dan terus menerus menepis perasaan sakit atau lari dari hal yang dianggap menjadi sebuah beban adalah ciri pertama dari orang yang memiliki sifat hedonisme. Mereka percaya bahwa kebahagiaan adalah tujuan utama yang harus dipenuhi setiap insan, khususnya diri mereka sendiri.

2. Konsumtif

Sifat konsumtif bisa dikatakan sebagai sifat mutlak yang dimiliki oleh mereka para penganut hedonisme. Tidak peduli apakah barang yang mereka inginkan merupakan suatu kebutuhan atau hanya keinginan semata, mereka akan mencari cara untuk mendapatkannya. Singkatnya, orang hedon tidak memiliki skala prioritas dalam hidupnya. Tak heran jika banyak dari mereka tidak memiliki tabungan apalagi investasi.

Gaya hidup hedonisme sering dikaitkan dengan materialisme, di mana seseorang memperlakukan barang-barang dan pengalaman sebagai sumber kebahagiaan dan kepuasan. Orang yang hidup dengan gaya hidup hedonisme sering merasa kurang puas dengan apa yang mereka miliki, dan mereka cenderung terus mencari lebih banyak kenikmatan dan kepuasan melalui konsumsi.

3. Pilih-pilih teman

Gaya hidup hedonis membuat seseorang cenderung mengotak-ngotakan lingkup pertemanan. Mereka bersikap selektif dalam memilih teman dan akan mengutamakan teman-teman yang dirasa mampu memberikan keuntungan dan sepaham dengan mereka.

Mereka bukanlah tipikal yang mau berteman dengan orang yang tidak mampu secara materi atau bahkan orang kaya yang tidak suka hura-hura seperti mereka.

4. Ingin segala sesuatu yang serba mewah

Mereka yang memiliki gaya hidup hedonisme adalah orang-orang yang cenderung ingin bermewah-mewahan dan larut dalam gemerlap dunia. Orang dengan ciri ini terbagi ke dalam dua jenis. Pertama, mereka yang memang mampu secara finansial. Kedua, mereka yang cenderung memaksakan keadaan dan rela melakukan apa saja untuk memenuhi standar hidup yang mereka inginkan. Tipe yang kedua ini cenderung ekstrim dan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya, seperti berhutang dan menggadaikan aset yang dimiliki untuk kebutuhan konsumtif.

5. Cenderung anti sosial

Selain selektif dalam memilih teman yang sepaham dengan mereka, orang hedon juga memiliki kecenderungan anti sosial atau umumnya orang-orang menyebutnya ‘ansos’. Mereka cenderung bersikap egois, hanya mau mementingkan dirinya sendiri atau dengan kata lain tidak memiliki kepekaan di lingkungan sosial.

 

Penyebab Orang Memiliki Sifat Hedonisme

Hedonisme adalah perilaku manusia yang bisa muncul karena disebabkan oleh berbagai faktor, seperti faktor internal dan faktor eksternal. Untuk penjelasan lengkapnya simak uraian di bawah ini.

1. Faktor Internal (Dari Dalam Diri Sendiri)

Menurut Susanto dalam Nugroho J. Setiadi (2003:24), salah satu faktor penyebab seseorang memiliki sifat hedonisme adalah adanya pengaruh internal yang bersumber dari dalam diri orang tersebut. Faktor tersebut meliputi sikap, kepribadian, motif, persepsi, pengalaman, pengamatan.

Banyak orang merasa perlu memenuhi segala keinginannya untuk dapat merasa bahagia dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Tak ayal, mereka akan senantiasa untuk melakukan apa saja demi memenuhi ‘standar hidup’ yang diidam-idamkan.

2. Pola Asuh dan Peran Keluarga

Faktor kedua dari hedonisme adalah pola asuh dan peran keluarga. Mereka yang terlahir dalam keluarga selalu tercukupi dan dimanjakan oleh berbagai fasilitas yang ada memiliki kecenderungan untuk memiliki gaya hidup hedonisme.

3. Pengaruh Lingkungan

Tekanan yang ada di lingkungan dimana seseorang berada mampu menarik orang tersebut ke dalam gaya hidup hedonisme. Gaya hidup hedonisme seringkali dipromosikan dan diterima dalam masyarakat, dan beberapa orang mungkin merasa terpaksa mengikuti tren ini untuk memenuhi ekspektasi sosial.

Contoh Gaya Hidup Hedonisme

Gaya hidup hedonisme dapat terlihat dengan jelas melalui tindakan seseorang. Adapun contoh gaya hidup hedonisme yang sangat umum dijumpai seperti berikut ini.

1. Menghabiskan Waktu Untuk Kegiatan yang Percuma

Ingatlah bahwa hedonisme tidak hanya berkaitan dengan kebiasaan membelanjakan uang secara suka-suka. Gaya hidup hedonisme ikut tercermin dari bagaimana seseorang memanfaatkan waktu yang ada.

Mereka yang menganut gaya hidup ini senang menghabiskan waktu untuk aktivitas yang hanya memuaskan keinginan pribadi, seperti bermalas-malasan, bermain video game tanpa kenal waktu, belanja yang tidak perlu.

2. Tidak Memiliki Dana Darurat ataupun Investasi

Lantaran uang yang digunakan dipakai untuk memenuhi keinginan dan kepuasan sesaat, mereka cenderung tidak memiliki tabungan maupun investasi. Bagi mereka hidup adalah perihal masa kini dan oleh karenanya mengejar kesenangan adalah hal yang paling utama.

3. Konsumtif / Gemar Berbelanja

Orang yang memiliki gaya hidup hedonisme cenderung menjadi konsumtif karena mereka mencari kepuasan dan kenikmatan dalam hidup mereka melalui konsumsi produk dan jasa. Mereka percaya bahwa memiliki banyak barang dan mengalami banyak kenikmatan adalah cara untuk mencapai kebahagiaan.

4. Berlebihan Dalam Konsumsi Makan dan Minum

Orang hedon cenderung tidak punya patokan dalam mengkonsumsi sesuatu, tanpa terkecuali makanan. Jika makanan yang mereka pilih membawa kenikmatan dan kepuasan batin, mereka akan terus-menerus membelinya tanpa mau mempertimbangkan kondisi finansial dan kesehatan tubuh.

 

Cara Mengatasi Kebiasaan Hedonisme

Setiap permasalahan sepaket dengan jalan keluar, begitu pula dengan gaya hidup hedonisme. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi hedonisme, antara lain sebagai berikut.

1. Definisikan Tujuan Hidup Anda

Luangkan waktu sejenak untuk berpikir dan mendefinisikan ulang tujuan hidup yang ingin Anda raih. Fokus pada sesuatu yang membawa kebahagian jangka panjang dan bermakna untuk kehidupan Anda.

2. Kurangi Kegiatan yang Tidak Bermanfaat

Hedonisme erat kaitannya dengan kesenangan. Sayangnya, tidak semua hal yang menyenangkan adalah suatu hal yang baik ataupun memberikan manfaat untuk diri kita. Oleh karenanya, cobalah untuk menghindari kegiatan yang sekiranya tidak membawa manfaat untuk Anda.

3. Temukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana

Carilah kebahagiaan dalam hal-hal sederhana namun sarat akan makna. Misalnya membaca buku, berbicara dengan orang terdekat atau keluarga tercinta, berkebun, berolahraga, atau membantu sesama.

4. Mintalah Dukungan Dari Orang Terdekat

Diskusikan masalah yang Anda miliki ke orang terdekat dan mereka yang dapat Anda percaya sepenuhnya. Nasihat dan dukungan dari mereka menjadi penguat untuk perubahan yang lebih baik di kehidupan Anda.

5. Mencari Bantuan Profesional

Jika Anda merasa kesulitan untuk mengatasi gaya hidup hedonisme, carilah bantuan dari seorang profesional, seperti psikolog atau konselor.

6. Ubah Lingkup Pertemanan Anda

Lingkungan tempat kita berada, salah satunya lingkup pertemanan menjadi salah satu faktor terbesar dalam membentuk kepribadian kita. Bilamana Anda merasa lingkup pertemanan Anda saat ini mendorong diri Anda untuk menjadi pribadi yang senang hura-hura, membeli dan melakukan sesuatu yang kurang bermanfaat, ada baiknya mulai dari sekarang Anda mengubah lingkup pertemanan Anda.

7. Pahami Bahwa Kebahagiaan dan Kepuasan Tidak Datang Dari Konsumsi

kebahagiaan dan kepuasan hidup tidak datang dari konsumsi, tetapi dari hal-hal yang lebih esensial dan bermakna dalam hidup seperti hubungan yang baik, kesehatan, dan kontribusi positif pada lingkungan dan masyarakat.

Sobat Riang, itulah tadi pembahasan seputar Gaya Hidup Hedonisme: Definisi, Penyebab, dan Cara Mengatasinya. Meskipun hedonisme dapat memberikan kepuasan dan kenikmatan jangka pendek, gaya hidup seperti ini dapat menimbulkan masalah untuk jangka panjang. Mulai dari kesehatan yang memburuk, masalah finansial, dan masalah sosial. Maka dari itu, penting untuk kita membatasi gaya hidup hedonisme demi menjalani hidup yang lebih bermakna.

 

 

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: mediaindonesia
Nisrina Agustus 14, 2023 Agustus 14, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Mengenal Piercing, Mengekspresikan Diri dalam Tubuh
Next Article Perkembangan Pasar Modal Papua tumbuh 25,89 persen
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?