By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Mengenal Istilah Brand Quiet Luxury yang Digemari Old Money
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Mengenal Istilah Brand Quiet Luxury yang Digemari Old Money

Nisrina
Last updated: 2023/09/25 at 10:18 AM
Nisrina
Share
3 Min Read
SHARE

Sepanjang tahun 2023, quiet luxury telah menjadi salah satu tren mode yang paling mencuat. Apakah kamu termasuk dalam kategori tim quiet luxury?

Contents
Bagaimana Sejarah Singkat Quiet Luxury?Mengapa Quiet Luxury Identik dengan Old Money?Mengapa Quiet Luxury Tidak Lekang oleh Waktu?Apakah Quiet Luxury adalah Sebuah Kesalahan?

Untuk memberikan gambaran, seseorang dapat dianggap sebagai bagian dari kelompok quiet luxury jika memiliki kemampuan finansial yang cukup untuk membeli barang-barang bermerk yang terlihat sederhana, dengan logo yang kecil atau bahkan tidak terlihat sama sekali. Tren mode ini sering kali dikaitkan dengan kalangan old money. Tetapi, mengapa hal ini bisa terjadi? Mari kita eksplorasi penjelasannya di bawah ini.

Bagaimana Sejarah Singkat Quiet Luxury?

Quiet luxury/ Foto: Pexels/Monstera

Semakin mahal sebuah produk, terkadang justru kian terlihat sederhana. Bahkan dalam sekali lihat, orang awam mungkin tidak akan menyadari bahwa barang yang tergolong dalam quiet luxury mempunyai harga yang sangat fantastis. Salah satu kelebihan tren mode ini adalah jenis pakaian yang tahan lama dan tidak termakan zaman.

Dilansir dari FLAIR Magazine, quiet luxury sebenarnya sudah ada sejak berabad-abad lalu. Orang kaya nan elit di era renaisans akan menugaskan seniman dan pengrajin untuk membuat pakaian serta aksesori yang unik dan berkualitas tinggi. Kain halus, sulaman rumit, dan hiasan halus merupakan ciri-ciri quiet luxury.

Pada abad ke-20, quiet luxury meluas ke seluruh dunia, saat label desainer mulai membuat koleksi eksklusif untuk pelanggan kelas atas. Merek-merek seperti Bottega Veneta, The Row, dan Anderson menjadi identik dengan tren tersebut.

Mengapa Quiet Luxury Identik dengan Old Money?

Alasan quiet luxury identik dengan old money/ Foto: Freepik/@halayalex
Bukan hal baru apabila quiet luxury dikaitkan dengan old money. Bagi yang belum tahu, dikutip dari Highsnobiety, old money mengacu kepada orang kaya yang berhasil mempertahankan kekayaannya dari generasi ke generasi.

Oleh karena fashion item dengan logo yang mini atau tanpa adanya logo dari brand tertentu menunjukkan kesan yang jauh dari kata pamer, maka orang-orang penganut quiet luxury dianggap tidak sedang berusaha menunjukkan kekayaannya lewat barang-barang yang digunakannya. Biasanya, hal tersebut lebih sering  dilakukan oleh kaum old money, nih, Beauties.

Mengapa Quiet Luxury Tidak Lekang oleh Waktu?

Quiet luxury tidak lekang oleh waktu/ Foto: Pexels/Monstera
Quiet luxury tidak lekang oleh waktu karena tidak bergantung pada tren yang sedang berkembang, branding mencolok, atau mode cepat. Tren mode ini justru fokus pada pembuatan karya dengan kualitas terbaik yang awet sampai beberapa tahun atau bahkan puluhan tahun ke depan.

Dengan kata lain, perhatian dicurahkan pada proses pengerjaan dan detailnya. Tujuannya adalah memastikan barang-barang yang dihasilkan akan bertahan dalam waktu yang lama serta tidak pernah ketinggalan zaman.

Apakah Quiet Luxury adalah Sebuah Kesalahan?

Pilih barang branded yang tergolong 'timeless'
Dibalik popularitasnya, ternyata quiet luxury juga mendulang kritik. Menurut Fashionhedge, quiet luxury adalah omong kosong karena masih bergantung pada pembelian barang-barang mahal yang hanya mampu dibeli oleh orang kaya.

Pada kenyataannya, konsumsi barang mewah sangat erat kaitannya dengan persoalan ketimpangan sosial. Umumnya, ketimpangan sosial disebabkan oleh ekonomi, perbedaan status sosial, ekonomi, politik, serta budaya.

Orang yang mampu membeli barang-barang mewah biasanya merupakan bagian dari sekelompok kecil elit yang mempunyai kekayaan dan kekuasaan dalam jumlah yang tidak proporsional dalam masyarakat. Dengan begitu, orang-orang ini hanya berusaha membenarkan konsumsi berlebihan mereka sendiri dengan cara yang lebih disukai orang lain.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: beautinesia
Nisrina September 25, 2023 September 25, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Tory Burch Keluarkan Koleksi Sepatu Baru yang Unik
Next Article 6 Barang yang Dianggap Mewah di Indonesia Tapi Biasa Saja di Luar Negeri
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?