By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Mengenal Narkolepsi, Penyakit Sebabkan Ngantuk Berlebih
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Mengenal Narkolepsi, Penyakit Sebabkan Ngantuk Berlebih

Nisrina
Last updated: 2024/05/30 at 4:02 PM
Nisrina
Share
4 Min Read
Mengenal Narkolepsi, Penyakit Sebabkan Ngantuk Berlebih
Credit: Pinterest
SHARE

Mengenal narkolepsi di mana kondisi yang menyebabkan seseorang ngantuk berlebih di siang hari penting untuk kita tahu. Narkolepsi adalah gangguan neurologis kronis yang memengaruhi kemampuan otak dalam mengatur siklus tidur dan bangun.

Contents
Mengenal NarkolepsiGejala NarkolepsiPenyebab NarkolepsiDiagnosis NarkolepsiPengobatan NarkolepsiStrategi Penanganan Narkolepsi Lainnya

Penderita narkolepsi sering merasakan kantuk berlebihan di siang hari, meskipun sudah cukup tidur di malam hari. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup mereka.

Mengenal Narkolepsi

Gejala Narkolepsi

Gejala utama narkolepsi adalah rasa ngantuk berlebih di siang hari (excessive daytime sleepiness atau EDS). Selain itu, penderita narkolepsi mungkin juga mengalami:

  • Katapleksi: Kehilangan sementara kendali otot, yang sering dipicu oleh emosi yang kuat seperti tertawa atau marah.
  • Halusinasi Hipnagogik: Pengalaman visual atau auditorial yang menyeramkan dan terjadi saat seseorang sedang tertidur atau bangun.
  • Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis): Ketidakmampuan untuk bergerak atau berbicara saat tertidur atau bangun.
  • Tidur Terpecah: Pola tidur yang tidak teratur di malam harii.

Penyebab Narkolepsi

Mengenal Narkolepsi, Penyakit Sebabkan Ngantuk Berlebih

Penyebab pasti narkolepsi belum sepenuhnya dipahami, tetapi penelitian menunjukkan bahwa kondisi ini mungkin terkait dengan kurangnya hipokretin (oreksin), sebuah neurotransmitter di otak yang mengatur terjaga dan tidur REM.

Melansir dari Standford Medicine, Emmanuel Mignot dari Stanford University mengidentifikasi bahwa defisiensi hipokretin adalah faktor kunci dalam narkolepsi dengan katapleksi. Temuan ini didukung oleh studi yang diterbitkan di berbagai jurnal ilmiah, termasuk “Nature Neuroscience” dan “The New England Journal of Medicine” Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan narkolepsi meliputi:

1. Faktor Genetik

Riwayat keluarga yang menderita narkolepsi dapat meningkatkan risiko. Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh American Academy of Sleep Medicine, ada hubungan genetik yang signifikan pada penderita narkolepsi dengan katapleksi.

2. Autoimun

Beberapa bukti menunjukkan bahwa narkolepsi mungkin melibatkan respons autoimun yang menyerang sel-sel penghasil hipokretin. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nature menyatakan bahwa autoimunitas memainkan peran penting dalam patogenesis narkolepsi .

3. Faktor Lingkungan

Infeksi atau stres berat bisa memicu munculnya narkolepsi pada individu yang rentan. Penelitian dari Stanford University mengindikasikan bahwa faktor lingkungan seperti infeksi streptokokus dapat memicu narkolepsi pada individu dengan predisposisi genetik .

 

Diagnosis Narkolepsi

Diagnosis Narkolepsi/Foto: Freepik/benzoix

Diagnosa narkolepsi biasanya melibatkan beberapa langkah, termasuk:

1. Riwayat Medis dan Pemeriksaan Fisik

Dokter akan mengevaluasi gejala dan riwayat tidur pasien.Polisomnografi (PSG): Tes tidur malam hari di laboratorium untuk mengamati pola tidur pasien.

2. Multiple Sleep Latency Test (MSLT)

Mengukur seberapa cepat seseorang tertidur di siang hari di bawah kondisi yang tenang.

Pengobatan Narkolepsi

Mengenal Narkolepsi, Penyakit Sebabkan Ngantuk Berlebih

Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan narkolepsi, tetapi berbagai perawatan dapat membantu mengelola gejala. Beberapa pilihan pengobatan meliputi:

1. Stimulansia

Obat-obatan seperti modafinil atau amfetamin dapat membantu mengurangi rasa ngantuk di siang hari. Sebuah ulasan yang diterbitkan dalam The Lancet menunjukkan bahwa modafinil efektif dalam mengurangi EDS pada penderita narkolepsi.

2. Antidepresan

Beberapa antidepresan dapat membantu mengontrol katapleksi, halusinasi, dan kelumpuhan tidur. Sodium Oxybate: Obat ini dapat meningkatkan kualitas tidur malam dan mengurangi gejala katapleksi serta ngantuk di siang hari.

 

Strategi Penanganan Narkolepsi Lainnya

Selain pengobatan medis, beberapa strategi gaya hidup dapat membantu penderita narkolepsi mengelola kondisinya:

  • Tidur Siang yang Teratur: Tidur singkat di siang hari dapat membantu mengurangi rasa ngantuk.
  • Jadwal Tidur yang Konsisten: Mempertahankan jadwal tidur yang teratur dapat meningkatkan kualitas tidur.
  • Lingkungan Tidur yang Nyaman: Mengoptimalkan kondisi tidur, seperti mengurangi kebisingan dan cahaya, dapat membantu.

Narkolepsi adalah gangguan tidur yang serius yang dapat berdampak signifikan pada kehidupan penderitanya. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang gejala, penyebab, dan pengobatan, penderita narkolepsi dapat mengelola kondisi mereka dengan lebih efektif dan menjalani kehidupan yang lebih produktif.

Itulah informasi untuk mengenal narkolepsi yang penting untuk kamu ketahui. Edukasi dan dukungan dari keluarga, teman, dan tenaga medis sangat penting dalam membantu penderita narkolepsi menghadapi tantangan sehari-hari yang ditimbulkan oleh kondisi ini.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: beautinesia
Nisrina Mei 30, 2024 Juni 1, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Daftar Negara dengan Angka Pengangguran Tertinggi di Dunia Daftar Negara dengan Angka Pengangguran Tertinggi di Dunia
Next Article 9 Makanan dan Minuman Bikin Bad Mood Makin Parah! 9 Makanan dan Minuman Bikin Bad Mood Makin Parah!
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?