Mengenal slowcation yang akan menjadi tren liburan di tahun 2024 ini menarik untuk kita ketahui. Setiap tahun, platform media sosial Pinterest memproyeksikan tren-tren yang akan populer pada tahun 2024. Dengan menganalisis data pencarian pengguna untuk menyusun lebih dari 20 ide. Untuk tahun 2024, beberapa tren unik yang mencuat termasuk mode eclectic grandpa, pesta pernikahan terinspirasi tahun 70-an, dan fenomena liburan yang menyebutnya slowcation.
Menurut laporan tersebut, “Tahun depan, Gen Z dan millennial cenderung memilih destinasi wisata yang tenang dengan rencana perjalanan yang tidak terlalu padat. Mereka dapat merasakan kehidupan lokal dan meresapi kebudayaannya.”
Mengutip dari Off Beat Stays, slowcation adalah tren liburan yang menekankan pada membangun hubungan dengan destinasi yang kamu kunjungi. Contohnya berinteraksi dengan masyarakat setempat, mencicipi beragam kuliner, menikmati kekayaan budaya, dan banyak lagi.
Mengenal Slowcation yang Akan Jadi Tren Liburan di 2024

Dalam laporan tersebut, Pinterest juga mengungkapkan wisatawan akan menghindari bepergian ke perkotaan dan lebih menikmati perjalanan di mana mereka bisa menghabiskan lebih banyak waktu bersantai di tempat yang sunyi. Tahun depan, slowcation akan menjadi pilihan banyak wisatawan dengan keyword pencarian di Pinterest meliputi: hotel staycation, solo traveling, hidup santai, tantangan detoks digital, dan tidur ASMR.

Dilansir dari Holidify, slowcation memiliki beberapa keuntungan bagi wisatawan yang melakukannya. Keuntungan pertama dari menikmati slowcation adalah wisatawan dapat mempelajari lebih dalam budaya dari tempat yang dituju. Selain itu, slowcation juga membantu wisatawan untuk menghemat biaya.

Tren liburan ini juga memungkinkan wisatawan untuk menikmati lingkungan sekitar semaksimal mungkin. Keuntungan terbaik lainnya dari slowcation adalah tren liburan ini bisa membantu kurangi tingkat stres, lho! Berikut beberapa keuntungan lain dari slowcation:
- Mempromosikan ekowisata.
- Membantu lebih banyak terhubung dengan penduduk lokal.
- Membantu meningkatkan rasa kasih sayang pada masyarakat.
- Memberikan pengalaman makan seperti penduduk lokal.
Slowcation bukan hanya sekadar tren liburan semata, tapi juga sebuah perspektif. Ini mencerminkan pemikiran bahwa kualitas pengalaman jauh lebih penting daripada kuantitas. Kamu harus mencobanya
