Mitos kedutan kelopak mata kiri ini penting untuk kita ketahui agar tidak adanya salah paham. Umumnya, kedutan mata bersifat ringan dan dapat menghilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa detik atau menit, tanpa menunjukkan tanda-tanda penyakit yang mendasarinya. Fenomena ini terkenal dengan istilah medis sebagai myokymia, yang biasanya terjadi hanya di salah satu sisi mata. Myokymia sering berkaitan dengan faktor-faktor seperti stres, kelelahan, dan konsumsi kafein yang berlebihan.
Sisi mata sebelah kiri seringkali menjadi bagian yang rentan mengalami kedutan. Terkait dengan hal ini, berbagai mitos telah berkembang seputar kondisi ini, meskipun kebenarannya belum dapat membuktikannya. Ingin tahu lebih lanjut tentang mitos-mitos tersebut? Mari kita bahas lebih lanjut.
Mitos Kedutan Kelopak Mata Kiri
Di bawah ini beberapa mitos kedutan yang berkembang di berbagai negara di belahan dunia:
1. Membicarakan hal buruk
Di karibia, kedutan pada mata kiri dikaitkan dengan orang yang kamu cintai atau teman terdekat membicarakan hal buruk di belakangmu. Mitos ini juga diartikan sebagai datangnya berita buruk atau masalah hidup.
2. Pertanda buruk dan keberuntungan
Di India, mitos seputar kedutan di kelopak mata kiri berbeda antara wanita dan pria. Kedutan pada kelopak mata kiri wanita sering dianggap sebagai pertanda buruk, sedangkan pada pria dianggap sebagai pertanda keberuntungan.
3. Masalah di masa depan hingga kerugian finansial
Di Tiongkok arti mata kedutan akan berbeda sesuai dengan waktu kejadian:
- Pukul 00.00-03.00 dini hari dikaitkan dengan adanya masalah atau hambatan di masa depan.
- Pukul 09.00-11.00 berarti akan terjadi sesuatu yang baik pada diri sendiri.
- Pukul 13.00-15.00 berarti acara yang kamu laksanakan akan berjalan sesuai rencana.
- Pukul 15.00-18.00 bisa menjadi tanda peringatan kerugian finansial.
4. Kedatangan pengunjung
Di negara-negara Afrika, kedutan pada kelopak mata bagian atas mata kiri meramalkan akan datangnya pengunjung yang tidak terduga. Sedangkan kedutan pada kelopak mata bagian bawah menandakan akan keluar air mata.
5. Berada dalam bahaya
Masyarakat Kuba mengklaim bahwa jika mata kiri berkedut, seseorang yang kamu sayangi mungkin berada dalam bahaya. Bisa masalah apa saja, mulai dari kesalahpahaman kecil hingga masalah yang lebih serius. Nah, itulah mitos-mitos mengenai kedutan pada kelopak mata yang belum terbukti kebenarannya.
Penyebab Kedutan Kelopak Mata Kiri Menurut Medis
Dalam kacamata medis, penyebab utama dari kedutan kelopak mata kiri adalah perasaan cemas atau stres yang menjadi pemicu ketegangan pada otot. Ketegangan yang berkepanjangan ini yang menyebabkan otot jadi berkedut. Selain itu, kedutan kelopak mata kiri juga bisa terjadi karena:
1. Kelelahan
Bahan kimia di otak yang terkenal sebagai neurotransmiter mengirimkan informasi dari otak ke saraf yang mengontrol pergerakan otot. Kelelahan akibat kurang tidur dapat memengaruhi cara kerja neurotransmiter. Hal ini dapat menyebabkan otot berkedut, terutama di sekitar mata.
2. Kafein
Kafein adalah stimulan. Jika mengonsumsinyaa terlalu banyak, dapat merangsang gerakan otot yang tidak disengaja atau kedutan. Kedutan bisa terjadi di mana saja, termasuk kelopak mata.
3. Dehidrasi
Massa otot sebagian besar terdiri dari air dengan jumlah sekitar 75%. Hidrasi pada otot ini membantu mendukung fungsi normalnya. Dehidrasi dapat mengganggu fungsi otot sehingga menyebabkan kedutan.
4. Kekurangan vitamin
Vitamin seperti kalsium, magnesium, dan vitamin D penting untuk fungsi otot yang baik. Jika kekurangan satu atau lebih zat ini, dampaknya dapat menyebabkan kelemahan otot dan/atau kedutan.
