By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Perjalanan Rumah-Kantor Lebih dari 1 Jam Rentan Stres
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Perjalanan Rumah-Kantor Lebih dari 1 Jam Rentan Stres

Nisrina
Last updated: 2023/12/22 at 2:58 PM
Nisrina
Share
3 Min Read
Perjalanan Rumah-Kantor Lebih dari 1 Jam Rentan Stres
Credit: fairwheels
SHARE

Perjalanan rumah-kantor lebih dari 1 jam menurut para ahli bisa membuat karyawan rentan stres. Bagi para pekerja di wilayah Jabodetabek, menjalani perjalanan selama 1-2 jam untuk mencapai kantor setiap harinya. Durasi perjalanan tersebut bahkan dapat menjadi lebih panjang jika terjadi kemacetan tak terduga. Namun, hasil dari sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang menghabiskan waktu lebih dari 1 jam. Dalam perjalanan menuju tempat kerja memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami depresi.

Melansir dari Science Alert, studi terbaru yang melibatkan lebih dari 23 ribu responden di Korea Selatan. Hasilnya menemukan bahwa sekitar 16 persen dari mereka yang menghabiskan waktu perjalanan selama satu jam atau lebih cenderung berisiko mengalami depresi. Situasinya sangat kontras jika membandingkan dengan mereka yang hanya menghabiskan waktu perjalanan kurang dari 30 menit.

Dong-Wook Lee, seorang peneliti kesehatan masyarakat di Inha University Korea, menggunakan data peserta usia kerja dari survei perwakilan nasional pada tahun 2017, yaitu Fifth Korean Working Condition Survey, dalam penelitiannya. Dalam survei ini, para responden diminta untuk menilai kesejahteraan mereka berdasarkan lima poin indeks yang Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tetapkan.

Perjalanan Rumah-Kantor Lebih dari 1 Jam Rentan Stres

Berdasarkan hasil skor indeks, seperempat dari 23.415 responden yang memiliki rata-rata waktu perjalanan 47 menit per hari atau setara hampir empat jam per minggu dalam waktu bekerja lima hari melaporkan mengalami gejala depresi.

Meskipun penelitian ini tidak menunjukkan sebab dan akibat, kelompok laki-laki lebih menunjukkan hubungan kuat antara jam perjalanan dan kesehatan mental, terutama bagi mereka yang belum menikah, bekerja lebih dari 52 jam per minggu, dan tidak memiliki anak. Sementara itu pada kelompok perempuan, waktu perjalanan yang lama berkaitan erat dengan gejala depresi di kalangan pekerja berpenghasilan rendah, pekerja shift, dan mereka yang memiliki anak.

“Dengan waktu luang yang lebih sedikit, orang kekurangan waktu untuk menghilangkan stres dan melawan kelelahan fisik, seperti melalui tidur, hobi, dan aktivitas lainnya,” kata para peneliti kepada Korean Biomedical Review, Kamis (21/12/2023).

Meskipun analisis ini menyesuaikan dengan usia, jam kerja mingguan, pendapatan, pekerjaan, dan shift kerja, faktor risiko individu lain yang memengaruhi gejala depresi, yakni seperti riwayat keluarga, tidak dapat memperhitungannya.

“Hubungan antara waktu perjalanan yang lama dan gejala depresi yang memburuk lebih kuat di kalangan pekerja berpenghasilan rendah,” catat para peneliti.

Sementara itu terkait moda transportasi, studi pada 2018 terhadap hampir 4.500 responden di Inggris menemukan bahwa beralih dari menggunakan transportasi menjadi bersepeda atau berjalan kaki dapat meningkatkan kesehatan mental.

“Mengurangi waktu dan jarak perjalanan melalui peningkatan transportasi dapat memberikan lingkungan perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat dan meningkatkan kesehatan mereka,” ujar para peneliti menyimpulkan.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: CNBC
Nisrina Desember 22, 2023 Desember 22, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Boikot Produk Israel Sukses, Ini Nilai Kerugiannya! Boikot Produk Israel Sukses, Ini Nilai Kerugiannya!
Next Article Jurusan Kuliah yang Paling Alumni Sesali, Ada Jurusanmu? Jurusan Kuliah yang Paling Alumni Sesali, Ada Jurusanmu?
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?