Replika tas mewah kreasi seniman ini terbuat dari mis instan menjadi perhatian di media sosial Siapa yang tidak suka mi instan? Makanan ini menjadi comfort food bagi banyak orang. Mi instan sering menjadi pilihan saat membutuhkan asupan di tengah malam saat lembur, di hari hujan yang dingin, atau saat persediaan makanan menipis di akhir bulan. Selain mudah diolah, rasanya juga nikmat.
Replika Tas Mewah Kreasi Seniman Ini Terbuat dari Mi Instan
Hermès Birkin dan Jacquemus Le Chiquito ala Katerina Shuksina

Para seniman terkenal memiliki fantasi yang bebas, bahkan liar. Itulah yang Katerina Shuksina lakukan ketika membayangkan bagaimana jika Hermès berkolaborasi dengan BIGBON dan Rollton, dua merek mi instan lokal di Rusia.
Ia mengadopsi desain tas Hermès Birkin yang terkenal seantero dunia, lalu menggunakan bahan baku mi instan dari merek lokal paling terkenal di Rusia, yang tak lain dan tak bukan adalah Rollton dan BIGBON.
Ia menghabiskan dua bungkus mi Rollton dan dua bungkus mi BIGBON untuk satu replika tas Hermès Birkin. Empat bungkus mi instan itu ia rebus supaya mudah membentuknya.
Tasnya sendiri memakai kerangka kawat yang terbentuk semirip mungkin dengan Hermès Birkin yang asli. Mi yang sudah direbus dan jadi lentur kemudian dililit ke kawat tersebut hingga menutupi seluruh permukaannya. Sebagai sentuhan akhir, ia memasang bumbu-bumbu mi instan ke tas tersebut. Maka jadilah Hermès Birkin lengkap dengan bag charm yang penuh gaya.
Selain Hermès Birkin, Katerina juga membuat tas mewah dari brand lain yang tak kalah menarik yaitu Jacquemus Le Chiquito. Hasilnya benar-benar mirip dan unik dengan warna kuning mi instan yang khas. Untuk tas yang ini, ia menggunakan merek mi instan Mareven.
“Dengan AI, kini kita memiliki kesempatan untuk memvisualisasikan semua ide yang ada di kepala. Saya tidak menggunakan AI untuk ide gila ‘tas mewah dari mi instan’. Pertama, karena saya tidak terlalu kompeten dengan teknologi baru. Kedua, karena saya tertarik untuk melihat bagaimana otak dan tangan saya akan merealisasikan ide ini dan apa hasil sebenarnya yang akan terjadi,” tulis Katerina Shuksina dalam bahasa Rusia, di sebuah postingan Instagram.
Katerina memang kerap mengambil inspirasi dari barang dan benda yang ia temui sehari-hari. Idenya paling banyak berasal dari alam, mengingat ia tumbuh besar di pedesaan.
Mulai dari sepatu hak tinggi dari dandelion, sandal dari zucchini, baju atasan dari daun labu, pita rambut dari daun kale, tas tangan dari rumput barley, gaun indah dari bunga mawar, dan masih banyak lagi. Tas Hermès Birkin dan Jacquemus Le Chiquito merupakan kreasinya yang pertama menggunakan barang jadi non-alam.