By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Ruangriang.co.idRuangriang.co.idRuangriang.co.id
  • Beranda
  • Fashion
  • Finance
  • Food
  • Health
  • Hiburan
  • Travel
  • Work and Money
  • Zodiak
Search
© 2021 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Reading: Ternyata Ini 7 Penyebab Bayi Susah BAB, Ibu Wajib Tahu!
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Font ResizerAa
Search
Follow US
© 2021 ruangriang.co.id. All Rights Reserved.

Ternyata Ini 7 Penyebab Bayi Susah BAB, Ibu Wajib Tahu!

Nisrina
Last updated: 2023/10/06 at 9:08 AM
Nisrina
Share
5 Min Read
SHARE

Ketika bayi mengalami kesulitan buang air besar (BAB) tiba-tiba, para orang tua sering kali merasa cemas. Ibu mungkin menganggap bahwa kesulitan BAB pada bayi disebabkan oleh fakta bahwa Si Kecil hanya mengonsumsi air susu ibu (ASI). Namun, pertanyaannya adalah, apakah bayi benar-benar bisa mengalami kesulitan BAB meskipun hanya mengonsumsi ASI?

Contents
Alasan Bayi Susah BAB Ketika Hanya Mengonsumsi ASIApa Penyebab Bayi 0 Bulan Susah BAB?1. Adaptasi sistem pencernaan2. Asupan susu formula3. Mengalami perut kembung4. Mengalami gangguan pencernaan5. Mengalami dehidrasi6. Mengidap penyakit tertentu7. Mulai mengonsumsi makanan padatBagaimana Ciri-Ciri Bayi Susah BAB

Polanya dan frekuensi BAB pada bayi bisa menjadi indikator penting untuk memahami kesehatan mereka. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk terus memantau dan memerhatikan segala perubahan yang mungkin terjadi, termasuk perubahan warna atau tekstur tinja serta seberapa sering Si Kecil BAB dalam satu minggu.

Adalah hal yang normal jika bayi jarang buang air besar, terutama saat mereka hanya mengonsumsi ASI. Namun, perlu diberikan penjelasan lebih lanjut tentang fenomena ini.

Alasan Bayi Susah BAB Ketika Hanya Mengonsumsi ASI

Kondisi bayi susah BAB saat hanya mengonsumsi ASI sebenarnya tergolong normal dan tidak perlu kamu khawatirkan. Bukan tanpa alasan, hal itu terjadi karena komposisi ASI yang masuk ke dalam tubuh akan dibagi.

Tubuh bayi akan memanfaatkan kandungan dari ASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Nah, sisa dari pembagian itulah yang nantinya akan dikeluarkan dari tubuh melalui BAB.

Karena hampir semua zat dalam ASI digunakan, jumlah yang dikeluarkan dalam bentuk feses atau BAB cenderung sedikit. Itulah yang menjadi alasan bayi ASI jarang atau susah BAB. Bayi umumnya akan mengeluarkan tinja beberapa kali dalam seminggu, tapi tidak ada patokan khusus.

Namun, frekuensi buang air besar pada bayi ASI biasanya akan berbeda dengan bayi yang diberi susu formula. Bayi yang mengonsumsi susu tambahan berupa susu formula biasanya akan lebih sering BAB.

Apa Penyebab Bayi 0 Bulan Susah BAB?

Bayi baru lahir sangat rentan mengalami konstipasi. Lalu, apa yang menyebabkan bayi 0 bulan susah BAB? Berikut penyebabnya:

1. Adaptasi sistem pencernaan

Adaptasi sistem pencernaan menjadi salah satu alasan bayi 0 bulan mengalami kesulitan BAB. Kondisi ini cukup normal terjadi. Namun, pastikan ibu tetap memperhatikan kondisi kesehatan bayi.

2. Asupan susu formula

Pemberian susu formula pada bayi yang baru lahir juga bisa menjadi alasan bayi baru lahir kesulitan BAB. Ibu bisa tanyakan langsung pada dokter anak mengenai jenis susu formula yang cocok dengan bayi.

3. Mengalami perut kembung

Anak-anak yang mengalami perut kembung akan rentan mengalami kesulitan BAB. Untuk mengatasi perut kembung, ibu bisa memijat lembut area perut, memutar kaki dengan gerakan melingkar, hingga melakukan burping.

4. Mengalami gangguan pencernaan

Bayi yang mengalami gangguan pencernaan juga berisiko mengalami kesulitan BAB. Ada beberapa gejala yang perlu diperhatikan, seperti menjadi lebih rewel, mual, muntah, hingga dehidrasi.

5. Mengalami dehidrasi

Bayi susah BAB bisa menandai bahwa dirinya mengalami kondisi dehidrasi. Hal ini terjadi saat tubuh kekurangan air, maka usus besar akan menyerap air dari sisa makanan yang ada di dalam usus.

Hasilnya, feses akan menjadi keras dan sulit untuk dikeluarkan.  Untuk itu, pastikan ibu memberikan ASI atau susu formula lebih banyak agar kondisi kesehatan bayi membaik dan terhindar dari konstipasi.

6. Mengidap penyakit tertentu

Pada beberapa kasus, sembelit pada bayi bisa mengindikasikan adanya penyakit tertentu.

Ada beberapa gangguan kesehatan yang menyebabkan bayi susah BAB, seperti:

  • Gangguan masalah saraf pada bagian usus.
  • Masalah penyakit pada sumsum tulang belakang.
  • Defisiensi tiroid.

7. Mulai mengonsumsi makanan padat

Saat bayi memasuki usia 6 bulan ke atas, bayi akan mengonsumsi MPASI. Meskipun tahap pertama MPASI yang diberikan memiliki tekstur cair, biasanya sistem pencernaan bayi juga perlu beradaptasi untuk menyesuaikan dengan kondisi makanan yang baru.

Pastikan ibu memberikan asupan serat yang cukup agar bayi terhindar dari konstipasi. Namun, hati-hati, sebab terlalu banyak serat juga bisa memicu sembelit pada bayi.

Bagaimana Ciri-Ciri Bayi Susah BAB

Meski kondisi ini sebenarnya adalah hal normal, susah buang air besar pada bayi juga tidak boleh dianggap sepele.

Sebab, kondisi ini bisa saja menjadi gejala dari gangguan kesehatan, misalnya konstipasi pada bayi.

Sebenarnya, konstipasi jarang terjadi pada bayi yang mengonsumsi ASI eksklusif, tapi bukan berarti tidak mungkin.

Bayi juga rentan mengalami konstipasi saat sudah mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI).

Ada beberapa tanda bayi mengalami konstipasi, di antaranya:

  • Jarang buang air besar, yaitu kurang dari 2 kali dalam satu minggu.
  • Kesulitan dan merasa tidak nyaman saat buang air besar.
  • Tinja susah keluar, hal ini umumnya terjadi karena feses keras dan kering.
  • Perut bayi menjadi lebih keras saat disentuh.
  • Bayi tidak memiliki keinginan untuk menyusu atau menolak diberi ASI.

You Might Also Like

bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak

bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024

Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!

Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024

Kisah Menyedihkan Festival Qixi, Valentine Penduduk China

SOURCES: halodoc
Nisrina Oktober 6, 2023 Oktober 6, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Share
Previous Article Inilah Manfaat Menyanyikan Nina Bobo pada Bayi
Next Article Kenali Bahaya Menggunakan Bedak Bayi pada Kulit Remaja
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tetap Terhubung

Facebook Like
Instagram Follow
- Advertisement -

Berita Terbaru

simpeda
bank bjb Dukung dan Sukseskan Gelaran Penarikan Undian Simpeda di Kota Pontianak
Finance Agustus 9, 2024
Katadata Green Initiative Awards 2024
bank bjb Raih Katadata Green Initiative Awards 2024
Finance Agustus 9, 2024
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Usap Pantat Domba Bisa Bantu Hilangkan Stres, Tren di China!
Health Juli 31, 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Deretan Atlet Palestina yang Berjuang di Olimpiade Paris 2024
Hiburan Juli 31, 2024

Ruangriang.com merupakan portal berita masa kini yang membahas tentang lifestyle dan berita terupdate

Social Media

Facebook Like
Twitter Follow
Instagram Follow
Ruangriang.co.idRuangriang.co.id
Follow US
© 2020 Ruangriang.co.id. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?